Oleh: Rizal Nur Pradipta (Mahasiswa Universitas Al Azhar Kebayoran) Beberapa hari terakhir media massa sedang gencar-gencarnya memberitakan peristiwa pengepungan mahasiswa asrama Papua di kota Surabaya. Aksi ini dipicu karena adanya dugaan pengrusakan bendera pusaka yang berada di depan asrama. Sehingga masyarakat sekitar yang mendengar kabar ini pun sontak berbondong-bondong mendatangi asrama tersebut. Mirisnya selama pengepungan ini terjadi, tak sedikit terlontar umpatan atau kata-kata bernada rasis menggunakan nama binatang kepada mahasiswa Papua. Alhasil peristiwa ini pun menyusul ke insiden lainnya yang terjadi di kota Malang dan Semarang. Kemudian puncaknya, ratusan orang di Papua dan Papua Barat melalukan aksi blokade sejumlah ruas…
Author: Kata Indonesia
Oleh : Dian Triwibowo Pada saat ini teknologi mempunyai peranan penting di kehidupan masyrakat Indonesia, mulai dari lingkup bisnis, mencari informasi, menjadi tempat belajar dan masih banyak lagi. Namun, disamping dampak positifnya tekonologi juga bisa memiiki dampak negatif yang sangat membahayakan salah satunya adalah hoax. Hoax adalah suatu pemberitaan palsu/pemberitahuan yang tidak jelas sumbernya dan isi yang tidak benar. Padahal teknologi sangat diperlukan oleh masyarakat, salah satunya adalah untuk mempermudah dalam mendapatkan berita, namun justru dapat disalah gunakan oleh oknum-oknum tertentu. Salah satunya upayanya adalah menyebarkan hoax, mereka hanya mencari keuntungan dari kegiatan tersebut dan tidak memikirkan apa akibat dari…
“Karena kabar hoax dibuat oleh orang jahat, disebar oleh orang bodoh, dan dipercaya oleh orang idiot.” Oleh : Atiyattul Mawaddah “Kemerdekaan Indonesia yang didapat dengan perjuangan dan pengorbanan, harusnya diisi dengan melawan hoax dan tidak memproduksi hoaks. Bukan malah menyebar dan menciptakan hoaks, yang pada akhirnya memecah belah keberagaman indah yang ada di Indonesia sejak dahulu kala. Anak jaman sekarang mulai berani menaburkan benih-benih penyebaran hoaks. Karena rata-rata dari mereka menjadi pengguna aktif internet.” ujar salah seorang rekanku yang kini mulai aktif dalam kampanye melawan hoaks di masyarakat. Hal ini adalah masalah yang harus dipikirkan oleh semua orangtua, bahwa memproduksi/…
Oleh : Ardan Marua Hoax, kata yang bermakna kasar, namun bertubuh licin dan mudah menyebar. Selain karena sifatnya yang acap kali sensasional, faktor sosial-budaya juga turut menjadi pendorong beredarnya hoax, seperti minimnya budaya literasi, dan terutama kegemaran dalam berbagi cerita alias bergosip. Berdasarkan data UNESCO, minat masyarakat Indonesia mengonsumsi literasi sangat rendah. Riset bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked pun menunjukkan hal serupa, bahwa Indonesia berada di urutan kedua terbawa dari 62 negara soal minat literasi. Itu artinya minat cerita kita lebih tinggi 60 kali lipat dari minat kita mengonsumsi literasi, dalam hal ini membaca buku. Padahal dari segi infrastruktur…
Oleh : Abdul Razak (Penulis adalah pengamat sosial politik) Banyaknya opini bergulir mengenai Penerapan Pancasila yang terkadang dinilai tidak sesuai dengan Pandangan Islam. Agaknya dinilai bagi sebagian orang merupakan masalah besar dan sangat prinsipil. Namun, secara positif dan garis besar penerapan Pancasila dirasa seimbang atau berada di tengah-tengah. Mengingat Indonesia ialah negara multikultur. Dewasa ini pendiri bangsa agaknya telah sepakat untuk terapkan Pancasila sebagai ideologi serta dasar negara Indonesia. Pihaknya antusias jika semua ormas (organisasi Massa) harus cantumkan Pancasila. Implikasinya sebagai asas organisasi dalam anggaran dasarnya. Sementara pihak ormas yang tidak menggunakan Pancasila sebagai asas organisasi dinilai melanggar hukum. Sehingga…
Oleh : Edward Krey (Penulis adalah mahasiswa Papua, tinggal di Yogyakarta) Masyarakat di Sorong pada Hari Rabu 21 Agustus 2019, telah kembali beraktifitas seperti biasa, setelah aksi massa menolak rasisme yang berujung pada kericuhan. Aktifitas Bandara juga telah lancar sejak pukul 06.00 WIT. Namun karena fasilitas untuk dapat masuk ke halaman parkir bandara rusak, maka kendaraan bebas-pun dapat masuk keluar tanpa kendali. Petugas parkir juga belum melakukan aktifitas seperti biasanya karena rusaknya fasilitas, sehingga kendaraan yang keluar – masuk bandara, terbebas dari pembayaran retribusi. Selain itu beberapa warga juga telah keluar dari rumah untuk bergotong-royong membersihkan kayu dan batu yang…
Oleh : Dede Sulaiman Menurut Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), masyarakat adat adalah komunitas – komunitas yang hidup berdasarkan asal usul leluhur secara turun – temurun di atas suatu wilayah adat, yang memiliki kedaulatan atas tanah dan kekayaan alam, kehidupan sosial budaya yang diatur oleh hukum adat dan lembaga adat yang mengelola keberlangsungan kehidupan masyarakatnya. Sedangkan menurut Undang – undang No.32 / 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, BAB I Pasal 1 butir 31 menuliskan bahwa, Masyarakat Hukum adat adalah kelompok masyarakat yang secara turun temurun bermukim di wilayah geografis tertentu karena adanya ikatan pada asal usul leluhur, adanya…
Oleh : Edward Krei (Penulis adalah Mahasiswa Papua, tinggal di Yogyakarta) Pada 6 Agustus 2019 lalu, Benny Wenda menyempatkan diri untuk bertemu dengan Perdana Menteri Solomon Islands, Hon. Manaseh Sogavare di Kantor Perdana Menteri Solomon Islands di Honiara. Selain itu, dirinya juga bertemu dengan pimpinan oposisi pemerintah Solomon Islands, Hon Mathew Wale. Ia juga didampingi oleh NCD Governor Port Moresby PNG, Hon Powes Parkop. Hon Powes Parkop mengatakan bahwa perjalanan pertemuan tersebut merupakan kampanye kemerdekaan Papua untuk ke level berikut demi masa depan yang makmur dan damai. Setelah pertemuan tersebut, kelompok oposisi membuat surat kepada pemerintah Solomon Island untuk memberikan…
Oleh : Tuty Alawiyah (Penulis adalah pengamat sosial politik) Apapun yang terjadi di Indonesia, hukum haruslah ditegakkan, jika merujuk pada insiden yang ada di Jawa Timur, maka para penegak hukum juga harus menunjukkan ketegasannya kepada oknum yang menurunkan bendera merah putih dan juga mereka yang menghina Mahasiswa asal Papua yang berada di Malang dan Surabaya. Dalam insiden tersebut penting kiranya kita agar tidak mudah terprovokasi, sehingga tidak menimbulkan chaos yang lebih luas. Pihak Kepolisian juga harus mengusut tuntas siapa oknum yang menurunkan bendera dan memasukkan benderanya ke selokan, juga siapa yang memviralkan video tersebut. Selain itu kepolisian juga harus memberikan…
Oleh : Edward Krey (Penulis adalah mahasiswa Papua, tinggal di Yogyakarta) Wajar kiranya apabila kita marah ketika martabat bangsa dilecehkan, namun ingat bukan berarti kita menganggap semua orang sama saja. Padahal setiap insan itu unik dan tidak bisa disamakan dengan sebuah objek, apalagi objek cacian yang tidak pantas. Isu Rasis sebenarnya telah lama hilang di Nusantara, apalagi setelah munculnya konsep kota ramah HAM yang dicanangkan di beberapa wilayah di Indonesia. Sehingga perbedaan dan keberagaman tidak menjadi halangan untuk menjalin persatuan. Sebelumnya, sejumlah Ormas menggeruduk asrama Mahsiswa Papua yang berada di Surabaya. Mereka bahkan berusaha masuk ke dalam asrama namun dicegah…
Oleh: Mutia Ramadhani Bapak Proklamator, Ir. Soekarno pernah berkata, “Kemerdekaan barulah kemerdekaan sejati jikalau dengan kemerdekaan itu kita menemukan kepribadian kita sendiri.” Kepribadian bangsa Indonesia di antaranya semangat gotong royong dan semangat persatuan. Republik Indonesia baru saja berulang tahun ke-74. Gotong royong zaman sekarang tak lagi sebatas bersama membersihkan sampah untuk menciptakan lingkungan sehat secara fisik. Semangat gotong royong diperlukan untuk membersihkan lingkungan sehat di dunia maya, tempat berita palsu atau hoax bertebaran. Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) pada 2017 pernah merilis survei dampak penyebaran hoax yang melibatkan 1.116 responden dari berbagai usia. Hasilnya sekitar 84,5 persen responden terganggu berita hoax.…
Oleh: Novianti Islahiah INDONESIA GAWAT HOAX… Itulah kira-kira gambaran bangsaku ini. Bagaimana tidak, hampir setiap berita yang sedang viral tiba-tiba menjadi semakin terkenal akibat ulah jempol yang langsung membagikan berita tanpa dicek terlebih dahulu kebenarannya. Baru setelah berita tersebar, ada berita lanjutan yang berisi klarifikasi bahwa berita sebelumnya adalah hoax. Menyebarkan berita bohong ini bukan hal main-main. Karena akibat tersebarnya berita bohong ini bisa fatal. Kita ambil contoh ada berita yang heboh tentang adanya penyelenggaraan operasi katarak gratis dari RS A. Hampir semua yang membutuhkan operasi katarak gratis ini akan berbondong-bondong untuk mendaftar. Namun bisa kita bayangkan, bagaimana kecewa dan sedihnya orang tersebut…