Jakarta- PLN kembali ke pasar modal internasional (global capital market) dan mencetak sukses dalam penerbitan Global Bond senilai US$1,4 Milyar, dengan harga lebih rendah dari yield di secondary market. Global Bond tersebut diterbitkan dengan tingkat bunga terendah sepanjang sejarah penerbitan obligasi US$, baik oleh PLN maupun dari BUMN manapun di Indonesia untuk tenor 10 dan 30 tahun. Dual-trance US$ Global Bond masing-masing sebesar US$700 juta diterbitkan dengan tingkat bunga 3,875% untuk tenor 10 tahun dan 4,875% untuk tenor 30 tahun. PLN berhasil meyakinkan potensial investor melalui serangkaian Roadshow ke beberapa negara yaitu Hongkong, Singapura, UK dan Amerika Serikat sejak tanggal…
Author: Kata Indonesia
Dalam rangka membangitkan semangat sportifitas dan memperingati semangat juang 1945, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Baku menyelenggarakan berbagai kompetisi olahraga termasuk lomba-lomba tradisional khas Indonesia, yang sudah dimulai sejak 13 Juli 2019 lalu. Lomba-lomba ini akan diselenggarakan pada setiap akhir pekan dan diperuntukkan bagi komunitas WNI yang berada di Baku, Azerbaijan, para mahasiswa Azerbaijan, komunitas Malaysia di Azerbaijan dan para Friends of Indonesia di Azerbaijan, yang antara lain berkewarganegaraan Jepang, Korea, Palestina, Saudi Arabia, Nigeria, Peru dan lain sebagainnya. Kompetisi pertama yang sekaligus menjadi pembuka bagi rangkaian lomba lainnya adalah turnamen bowling. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Duta Besar RI…
Oleh : Rahmad Kurniawan Media merupakan hal yang sangat penting bagi Indonesia, selain itu keberadaan media yang sehat adalah salah satu upaya untuk menjaga negeri ini tetap utuh. Kita tentu tidak bisa melupakan sejarah ketika proklamasi dibacakan oleh Ir Soekarno dan disebarkan melalui siaran Radio Republik Indonesia. Selain itu, ajakan perjuangan bung Tomo melalui Radio juga telah membakar semangat para pejuang untuk bersatu dan berperang melawan penjajah, hingga akhirnya bendera Belanda yang berwarna Merah Putih Biru dapat disobek menjadi Bendera Merah Putih. Hal tersebut membuktikan bahwa media merupakan jembatan yang sangat penting, dalam membentuk sikap dan perilaku seseorang. Hal ini…
Oleh : Muhammad Ridwan Dalam pidatonya pada acara Visi Indonesia, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan ketegasannya terkait dengan pemerintahan yang akan dipimpinnya selama 5 tahun kedepan. Jokowi mengawalinya dengan mengajak audiens untuk sadar bahwa bahwa saat ini kita hidup dalam sebuah lingkungan global yang sangat dinamis. Dimana fenomena tersebut penuh dengan kecepatan, resiko, kompleksitas dan kejutan yang sering jauh dari kalkulasi kita. Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus mencari sebuah model baru, sebuah cara baru, nilai – nilai baru dalam mencari solusi dari setiap masalah – masalah yang dihadapinya, tentunya dengan inovasi – inovasi, dimana kita semuanya…
Oleh : Janindri Prameswari Di era digital ini, media semakin di mudahkan dalam menyebarkan beragam informasi, pelan tapi pasti berita di media konvensional perlahan ditinggalkan dan masyarakat mulai mengakses segala informasi dari gawai yang dimilikinya. Dalam ranah media online, kuantitas bisa menjadi lebih penting daripada kualitas, berbeda dengan media mainstream seperti media cetak yang harus menunggu 24 jam untuk terbit, sedangkan media online, hampir setiap detiknya mengisi berbagai lini masa sosial media, entah informasi tersebut benar ataupun sesat yang penting informasi tersebut tersampaikan. Yang tak kalah berbahaya adalah media yang berisi konten provokatif dan jauh dari kesan sejuk, seperti ajakan…
Oleh : Gita Warsita Dengan berakhirnya drama Pilpres 2019 berupa pilihan presiden dan pilihan legislatif, semestinya ketegangan antar kubu sudah mulai mereda, hingga akhirnya mencapai ekuilibrium. Namun keseimbangan itu harus dicapai melalui berbagai tahap, salah satunya adalah rekonsiliasi yang telah terjadi antara Prabowo dengan Jokowi di dalam MRT. Harapan masyarakat untuk rekonsiliasi tersebut akhirnya tercapai, media pun memberikan sorotan kepada kedua tokoh tersebut, sejuk, damai seakan tanpa dendam sedikitpun diantara keduanya. Pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa Jokowi senantiasa menjaga pertemanan dengan Prabowo yang merupakan rival politiknya, mantan walikota Surakarta tersebut sudah menunjukkan sebuah arti kemenangan yang sebenarnya. Sedangkan Prabowo telah…
Hanya tiga jam setelah Kapal MV Soul of Luck yang diageni oleh PT Layar Sentosa menyenggol crane di dermaga TPKS Semarang, Minggu, 14 Juli 2019, terminal kontainer yang rusak sudah bisa beroperasi kembali. Langkah cepat KSOP dan Pelindo III sebagai pengelola pelabuhan diapresiasi oleh Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA, Indonesia National Shipowners Association) Surabaya. Kapal MV Soul of Luck menghantam 1 unit container crane 3 sehingga ambruk. Dalan insiden itu, tidak ada korban jiwa tidak ada, dan dilaporkan korban luka ringan 1 orang. Ketua INSA Surabaya Stenven Henry Lasawengen memberikan penilaian sangat positif atas kinerja instansi dalam pengelolaan pelabuhan…
Oleh : Sintya Azharoh (Netizen-Mahasiswi Universitas Paramadina) Perkembangan tekonologi informasi telah banyak mempengaruhi semua aspek kehidupan masyarakat. Termasuk soal urusan persahabatan. Bahkan tidak jarang diantara kita harus bermusuhan dengan teman sejawat karib dikarenakan berbeda pendapat hingga saling bully di media sosial. Memang harus diakui dampak kampanye politik 2019 sangat besar berpengaruh terhadap pembelahan sosial serta bahlan polarisasi hampir semua kehidupan. Hal ini dapat dirasakan dikarenakan terdapat oknum oknum yang mempunyai agenda lain seperti paham.radiklisme yang ikut mendompleng pada setiap momentum bangsa. Disinilah kita semua harus cerdas memilah dan memilih bacaan maupun postingan. Tidak salah bila dikatakan kampanye politik 2019 sebagai…
Oleh : Rishan Fauzi (Blogger-Mahasiswa Sospol Universitas Trisaksi) Drama pemilihan presiden 2019 akhirnya menemukan titik akhir pada 27 Juni 2019 lalu, akhir drama yang diselesaikan oleh mahkamah konstitusi yang akhirnya memenangkan kubu 01 yaitu Pasangan Joko Widodo yang merupakan petahana dan KH. Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden yang akan menahkodai Republik ini dalam 5 tahun mendatang. Mahkamah konstitusi menolak seluruh gugatan dan kecurigaan kubu 02, yang artinya penyelenggaraan pemilu pada tahun 2019 berjalan tanpa kecurangan. Dengan hasil putusan seperti ini, Mahkamah konstitusi mengharapkan semua pihak legowo menerima hasil putusan MK. Dan setelah hasil putusan ini keluar, partai – partai pengusung…
Oleh : Taufiq Rahmat (Netizen- Mahasiswa Komunikasi Politik Universitas Jayabaya) Pilpres telah selesai, begitu juga sengketanya di MK yang dimenangkan duet Jokowi – Mahruf Amin serta Jokowi dan Prabowo telah bertemunguna sepakat membangin bangsa dan menjaga persatuan. Kemudian, muncul dua wacana tentang koalisi dan oposisi. Meskipun oposisi tidak dikenal dalam sistem politik kita, namun kekuatan pengontrol sebagai check and balance harus ada untuk terus menyehatkan kehidupan demokrasi kita. Harmoni antara oposisi konstruktif dengan tidak menggunakan hoaks memang menjadi sangat penting, jadi oposisi sah-sah saja yang penting saling mendukung demi pencapaian terhadap target pembangunan demi kepentingan rakyat. Maka disinilah peran media…
Oleh : Natsir Akbar (Mahasiswa Komunikasi Politik Universitas Diponegoro) Partai politik pendukung pemerintah dipastikan akan mendominasi kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia periode 2019-2024. Meski demikian, partai politik di luar koalisi pemerintah mesti menjadi oposisi , seperti yang disampaikan Jokowi pada pidato kemengannya di Sentul Jaaa Barat bahwa menjadi oposisi juga sebuah tugas mulia sepanjang dilakukan secara baik tanpa dendam.dan tanpa kebencian, karena yang terpenting adalah menjaga persatuan sebab bangsa inimmembutuhkan kebersamaan dalam membangun. Berdasarkan data rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) meraih suara paling banyak yakni 19,38 persen atau 27.053.961 suara. Kemudian, disusul Partai…
Oleh : Dodik Prasetyo (Pengamat Sosial Politik) Cita – cita rekonsiliasi sudah terwujud, Prabowo telah bersedia bertemu dengan Jokowi dengan senyum tanpa dendam, ia pun mengatakan bahwa tidak ada cebong – cebong, tidak ada kampret – kampret, semuanya merah putih. Rakyat Indonesia bersatu “Peluk, peluk, peluk,” ketika Jokowi dan Prabowo berada dalam 1 tempat. Layaknya sahabat karib, keduanya pun berpelukan sembari menebar senyum. Gong perdamaian antar kubu telah menggema, akan menjadi ironi jika polarisasi cebong – kampret masih menjadi topik pemberitaan. Dalam pidatonya Jokowi berkata, tidak ada lagi yang namanya 01, tidak ada lagi yang namanya 02. Tidak ada lagi…