Author: Kata Indonesia

Kata Indonesia (kataindonesia.com) adalah sebuah portal web yang berisi berita dan artikel daring di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, Kata Indonesia hanya mempunyai edisi daring yang berusaha menjadi salah satu situs berita yang penyajiannya fokus untuk informasi-informasi positif. Situs berita ini, menyediakan berbagai macam berita yang terjadi baik itu berita lokal, nasional, hingga internasional secara aktual.

Oleh : Edi Jatmiko Sekelompok masyarakat di beberapa daerah menolak pemakaman jenazah korban virus corona atau Covid-19 di wilayahnya. Publik mengharapkan tidak ada lagi penolakan pemakaman Korban Covid-19 karena aksi tersebut tidak manusiawi dan pemakaman sudah sesuai SOP. Saat Pandemi Covid-19 sedang melanda Indonesia, muncul aksi tidak terpuji dari segelintir masyarakat yang menolak pemakaman korban Covid-19.. Penolakan jasad COVID-19 tentunya juga tak boleh berulang. Pemahaman akan SOP sebagai protokol perlakuan jasad positif Corona agaknya memang perlu dipelajari. Sebetulnya upaya edukasi ini telah disosialisasikan lengkap secara online maupun offline melalui para pemangku kepentingan. seperti pemerintah desa, kabupaten , RT / RW…

Read More

Oleh: Anwar Ibrahim (Ketua Gerakan Literasi Terbit Regional Bandung) RUU Omnibus Law Cipta Kerja akan mendorong industri padat karya yang banyak menyerap lapangan kerja. Maka kepada pihak berkepentingan (kelompok buruh) untuk tidak melakukan penggiringan opini seolah-olah Omnibus Law adalah suatu momok yang menakutkan. Sandiaga Uno juga menyatakan mendukung RUU OmnibusLaw Cipta Kerja dan meminta masyarakat agar jangan mau dipecah belah dengan opini-opini yang dibentuk kelompok tertentu. Dia berharap publik tak melihat sepotong-sepotong respon dirinya terhadap Omnibus Law di media. Sehingga, sikap mendukung keinginan pemerintah tersebut dianggap tidak berpihak pada rakyat. Karenanya, ia minta rakyat tetap bersatu, untuk maju bersama. Jangan…

Read More

Oleh: Yudha Anggara (Blogger/Mahasiswa Universitas Islam Negeri Jakarta) Ancaman terbesar bagi Negara Indonesia belakangan ini bersumber dari dalam negeri sendiri, khususnya tindak terorisme dan radikalisme. Persoalan terorisme dan radikalisme tidak hanya dihadapi oleh Indonesia saja, namun seluruh negara di dunia. Aksi terorisme dan penyebaran paham radikal di Indonesia sendiri terus berkembang dengan berbagai macam bentuk. Radikalisme tidak hanya sebatas paham yang menghasilkan jumlah anteknya saja secara kuantitatif, namun membuat orang-orang yang terpapar menjadi fanatik akan perubahan yang mereka rencanakan. Apalagi jika orang-orang terpapar ini membentuk suatu kelompok yang aktif. Baca juga: Virus Radikalisme Mengancam Ideologi Bangsa Penyebarannya pun sekarang telah merambah…

Read More

Oleh : Nur Alim Segelintir elit politik tega memanfaatkan Pandemi Covid-19 sebagai ajang pencitraan. Salah satu kecenderungan tersebut terlihat dengan adanya surat pembagian sembako Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tanggal 9 April 2020 yang dianggap hanya mencari sensasi untuk kepentingan politik. Masyarakat Indonesia saat ini tengah di sibukkan oleh berbagai upaya untuk memerangi Covid-19. Namun di tengah penderitaan rakyat tersebut, masih saja ada yang mempolitisasi keadaan. Tidak dapat disangkal jika sebentar lagi memang beberapa daerah di Indonesia bakal melaksanakan Pilkada 2020, sehingga gimik politik perlu untuk ditingkatkan Anies Baswedan merupakan salah satu tokoh yang disinyalir mengeksploitasi krisis Covid-19 demi kepentingan…

Read More

Oleh: Billy Mambrasar – Staf Khusus Presiden RI Masih teringat sekitar tahun 2005 hingga 2007 di Kota Kembang Bandung, saat itu saya masih menjadi mahasiswa Sarjana di ITB, dan menjadi penyanyi jalanan yang juga manggung dari kafe ke kafe untuk mencari sesuap nasi. Lagu-lagu yang diciptakan Penyanyi dan Musisi idola saya: Glenn Fredly, yang selalu saya bawakan, mulai dari: “Januari”, “Kasih Putih”, “Akhir Cerita Cinta”, hingga lagu etnik ambon yang dipopulerkan beliau, seperti: “Rame-rame”, dan “Toki-toki Gaba-gaba”. Masih teringat jelas kala tampil di Kampus, atau di jalan saat mengamen, dan di Kafe saat manggung, saya menggunakan baju putih, dengan jaket…

Read More

Shalat lima waktu yang disyariatkan kepada Nabi Muhammad Saw dan para umatnya merupakan pedoman hidup yang telah termaktub dalam Al-Qur’an. Shalat merupakan bentuk penghambaan kita kepada yang maha kuasa. Bukan berarti Allah SWT butuh dengan ibadah kita, tetapi sebagai mahkluk ciptaanya kita harus patuh terhadap ketentuan yang telah disyariatkan demi kebaikan manusia sendiri. Maka dari itu ada beberapa kebaikan yang akan diperoleh oleh umat Rasulullah jika mampu menjaga shalat lima waktu. Sebagaimana dikatakan oleh Sayyidina Ustman bin Affan RA yang diriwayatkan oleh Ibnu Nasr dalam kitab Syarah Nashoihul ‘Ibad karya Imam Nawawi al-Bantani: Allah SWT akan memberikan sembilan kemuliaan untuk orang…

Read More

Oleh : Aldia Putra Omnibus Law Cipta Kerja telah disepakati oleh DPR untuk kemudian dilakukan uji publik oleh Baleg (Badan Legislasi) DPR. Mayoritas masyarakat pun mendukung RUU Omnibus Law Ciptakerja untuk segera disahkan dan diterapkan karena dianggap mampu memperbaiki perekonomian yang melambat akibat Virus Corona. Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas mengatakan, sudah banyak pihak yang meminta audiensi terkait RUU Cipta Kerja. Baca juga: Bersama Lawan Corona yang Mengancam dan Hoax Corona yang Menikam Selain itu Baleg juga akan membahas bagaimana mekanisme uji publik ini dilakukan di tengah darurat corona pada Senin 6 April 2020, sedangkan DPR sudah mengesahkan tata tertib…

Read More

Oleh : Ahmad Prasetyo Covid-19 memang menjadi sesuatu yang membahayakan dan mematikan. Kendati demikian, ada virus yang lebih berbahaya dari Covid-19 yakni virus radikalisme kerena dapat membahayakan ideologi bangsa, memecah persatuan, dan menimbulkan disintegrasi di masyarakat. Sudah seharusnya wabah covid-19 ini menjadikan masyarakat dan pemerintah untuk bersatu dan bekerja sama untuk menangani ancaman penyebaran dan segala dampaknya. Namun kaum radial justru tampak menebarkan isu yang mengarah kepada gerakan radikalisme yang dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Baca juga: Dukung Pemerintah Berantas Radikalisme dan Intoleransi Demi Indonesia Maju Contohnya, ketika pemerintah menerapkan himbauan terkait social distancing, kaum radikal akan sangat terlihat dan…

Read More

Oleh: Martin Ksitana (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Solo) Radikalisme merupakan pikiran sesat penuh kebencian terhadap siapapun yang berbeda pemahaman dengan dirinya. Pemahaman radikal bisa diidap oleh siapa saja, bukan penganut salah satu agama saja. Oleh karena itu, Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma’ruf Amin diminta untuk tetap bersikap tegas terhadap ancaman radikalisme. Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangn Terorisme (BNPT), Irjen (Purn) Ansyaad Mbai mengatakan, Virus paham radikal yang disebarkan oleh ISIS lebih berbahaya ketimbang Virus Corona yang saat ini sedang mewabah di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Baca juga: IMF: Hanya Ada 3 Negara Asia Mampu Bertahan Hadapi…

Read More

Oleh: Siska Aprilia (Relawan Generasi Literasi Terbit Semarang) Omnibus Law Cipta Kerja diyakini menjadi jurus ampuh untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia yang terdampak Pandemi Virus Corona. Rencana Pemerintah untuk membuat Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja terus mendapatkan perhatian luas berbagai kalangan, bahkan tidak jarang ada beberapa pihak yang menginginkan RUU yang sudah masuk Prolegnas tahun 2020 s.d. 2024 ini agar ditunda, namun patut diapresiasi cukup tinggi apa yang diputuskan DPR RI dengan terus melanjutkan pembahasan RUU Omnibus Law yang notabene dapat meningkatkan daya tahan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Hal tersebut berguna untuk menciptakan banyak lapangan kerja dan menumbuhkan inovasi…

Read More

Oleh: Rani Apriliani (Aktivis Pegiat Media Sosial Independen) Hampir setiap kali ada peristiwa besar, selalu diikuti dengan berita hoaks bahkan ujaran kebencian. Jika belum lama ini hoaks ramai karena tahun politik, terkini hoaks merebak karena wabah Virus Corona. Di antara kasus mencolok yang terjadi di media sosial, seperti salah satu publik figur yang mengklaim bahwa setiap hari selalu ada dokter yang meninggal, sontak membuat publik cemas. Pernyataan tersebut memantik adanya perdebatan sengit, hingga narasi-narasi yang justru membuat banyak orang semakin merasa hopeless dan putus asa. Ironisnya, publik figur tersebut memperkenalkan dirinya sebagai seorang dokter sehingga menjadi rujukan banyak pihak bahkan…

Read More

Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Salah satu penyanyi kebanggaan Indonesia, Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya, Rabu (8/4/2020) malam. Baca juga: Presiden Jokowi Janjikan ‘Libur’ Bayar Cicilan Selama 1 Tahun, Begini Syarat dan Ketentuannya “Telah berpulang saudara kami, Glenn friedly, malam ini. Mohon dimaafkan semua salahnya. Dia yang selalu hadir menggerakkan kita semua,” tulis Tompi melalui pesan WhatsApp. Kabar meninggalnya Glenn Fredly juga dibenarkan personel grup band HIVI! Febrian Nindyo.

Read More