Oleh : Andri Saputro Mudik menjadi tradisi tahunan yang banyak dilakukan mayoritas masyarakat Indonesia, khususnya menjelang Idul Fitri maupun momentum keagamaan lainnya. Namun, mudik di tengah pandemi Covid-19 sangat membahayakan karena para perantau memiliki resiko menulari keluarga yang ada di kampung. Masyarakat pun diimbau untuk menahan hasrat mudik guna memutus mata rantai penularan Corona dan menyelamatkan keluarga tersayang. Dalam kurun waktu yang seratus tahun ini, wabah Corona disebut-sebut lebih mematikan ketimbang virus lainnya. Bahkan menurut para ahli virus ini 10 kali lipat lebih ganas daripada flu babi. Maka, tak heran jika serangan virus ini membuat warga hampir di seluruh dunia…
Author: Kata Indonesia
Warga Sumatera Utara (Sumut) bakal menerima bantuan sosial (Bansos) tunai dari Pemerintah Pusat sebesar Rp600.000/bulan. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga miskin yang terdampak pandemi Covid-19. Hal itu terungkap dalam teleconference (rapat jarak jauh) Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Bupati/Walikota, Kepala Dinas Sosial Kabupaten/Kota Sumut dan Aceh dengan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara, Kamis (16/4) malam, di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Nomor 41 Medan. Mensos menjelaskan Pemerintah melalui Kemensos akan menyalurkan Bansos tunai sebesar Rp600 ribu/bulan selama 3 bulan (April hingga Juni) per kepala keluarga (KK) pada warga Sumut. Sementara untuk Aceh akan memperoleh Rp275.000/bulan dengan hal yang sama.…
Komunitas Generasi Literasi Terbit (GESIT) mengajak komponen masyarakat dan warganet untuk mendukung disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja demi mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan GESIT dengan memberikan literasi agar meningkatkan kesadaran masyarakat luas untuk tidak menebar hoax dan informasi yang tidak benar serta menyesatkan terkait OmnibusLaw Cipta Kerja tersebut. Kampanye kreatif dalam bentuk aksi literasi online tersebut memanfaatkan sarana sosial media dan media online dengan menyebarkan konten konten narasi positip sejak awal April 2020 lalu. Baca juga: Kebijakan Omnibus Law Percepat Pembangunan Ekonomi dan Sosial Pasalnya RUU tersebut merupakan jawaban dari berbagai persoalan, salah satunya tumpang…
Ejakuasi dini ialah suatu proses ejakulasi atau keluarnya sperma pria pada saat melakukan hubungan seksual yang terjadi pada saat waktu yang belum diharapkan, yaitu sebelum terjadinya penetrasi atau tidak lama setelah penetrasi terjadi. Dengan kata lain bahwa pria dapat mengalami ejakulasi dengan sangat cepat bahkan hanya dengan sedikit rangsangan dalam durasi waktu yang terbilang singkat dan terjadi sebelum waktu yang diharapkan. Pada dasarnya tidak ada waktu tetap yang ideal bagi pria dalam hal ejakulasi dini ini. Dalam melakukan hubungan seksual, setiap pria akan ejakulasi sesuai dengan kepuasannya masing-masing. Sebuah penelitian pernah dilakukan mengenai berapa lama durasi yang baik dalam melakukan…
Oleh: Yoga Utama (Blogger/Mahasiswa Sosial Politik Universitas Airlangga) Narasi provokatif baik di media sosial maupun di dunia nyata yang dilakukan oleh segelintir oknum di masa pandemi tidak diragukan merupakan tindakan tuna-moral. Bagaimana tidak? Ketika seluruh bangsa tengah dicekam kecemasan akibat penularan wabah Covid-19 yang sulit diatasi, belum lagi dampak lanjutan seperti lesunya ekonomi, sejumlah orang justru memanfaatkannya untuk tujuan-tujuan pragmatis. Apa pun motif dan latar belakangnya, kelompok penyebar provokasi itu layak disebut sebagai penumpang gelap isu Corona. Dengan melihat perkembangan di media sosial dan realitas di lapangan, para penumpang gelap isu Corona ini dapat diidentifikasi ke dalam sedikitnya dua tipe.…
Oleh : Reza Perdana Pemerintah secara resmi telah membuka program kartu pra kerja bagi masyarakat pada 11 April 2020. Masyarakat yang merupakan korban PHK ataupun belum punya pekerjaan sudah bisa mengakses di situs www.prakerja.go.id untuk mendaftarkan dirinya di program andalan Presiden Jokowi itu. Masyarakat pun mengapresiasi program kartu Pra Kerja saat pandemi Covid-19 karena dianggap mampu menjaga daya beli masyarakat. Corona yang melanda hampir di seluruh belahan dunia ini banyak menggempur kondisi ekonomi publik. Banyak yang kehilangan pekerjaan. Daya beli menurun hingga kesemrawutan ekonomi lainnya. Maka tak mengherankan jika negara-negara di dunia ikut mengeluh atas wabah yang belum juga mereda.…
Oleh: Rahmat Ibrahim (Ketua Gerakan Literasi Terbit Regional Malang) Hingga saat ini masih saja terdengar kabar bahwa Omnibus Law itu akan menghapus pasal pidana bagi perusahaan yang melanggar hak pekerja? Bahkan, ada banyak isu hoaks yang menyatakan bahwa Omnibus Law menggunakan basis hukum administratif, sehingga para pengusaha atau pihak lain yang melanggar aturan hanya dikenakan sanksi berupa denda. Apa benar demikian? Pasal pidana bagi perusahaan yang melanggar hak pekerja akan tetap berlaku seperti sedia kala. Sebab mana mungkin pasal-pasal krusial terutama yang bisa mempidanakan para pengusaha itu dihapus dan digantikan dengan sanksi berupa upah. Inikan tidak masuk akal. Coba kita…
Oleh: Riski Firmansyah (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Semarang) Bangsa ini terbentuk oleh konstruksi sosial masyarakat yang adil, damai, dan mempunyai semangat persatuan dalam wadah yang satu, yaitu Indonesia. Berafiliasi membangun kebaikan secara nasional (menyeluruh) dalam sejuta kebaikan bersama. Akan tetapi secara teoretis, ideologi yang terbentuk sebagai struktur sosial tersebut, saat ini sedang terasingkan oleh paham-paham di luar tubuh Indonesia yaitu radikalisme. Sejatinya, kesadaran secara prinsip, legalitas, dan formalitas kebangsaan mulai terancam punah. Bangsa ini sedang berada pada level “warning” yang berarti darurat ancaman secara keamanan masyarakat dan pertahanan secara geografis. Hingga mewabah kepada ancaman bagi kedaulatan negara…
Oleh: Agus Maulana, Ketua Umum Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor Kembali kita berduka. Salah satu alumni Gontor, anggota Forbis IKPM Gontor berpulang ke rahmatullah. Namanya Pekik Tripurnawan. Biasa dipanggil Pongky. Alumni Gontor tahun 1996 asal Kotagede Yogyakarta. Owner Narty Silver, bisnis kerajinan perak yang kerap dijadikan destinasi wisata belanja turis domestik dan mancanegara, Langganan tujuan rihlah iqtishodiyah Gontor dan UNIDA. Saya sendiri awalnya tidak mengenal secara dekat dengan Pongki. Pertemuan pertama saya Ketika mengadakan silaturahim bersama rekan-rekan IKPM Jogja secara informal di rumah beliau untuk membahas pembentukan Forbis IKPM Wilayah Jogja. Saya menyampaikan kepada peserta pertemuan bahwa Forbis IKPM ini…
Oleh : Rahmad Soleh Kerja keras berbagai pihak dalam menangani Covid-19 sering tersamarkan oleh peredaran hoaks dan politisasi kelompok kepentingan. Peran aktif Media dan kelompok milenial dianggap menjadi ujung tombak dalam meluruskan informasi yang simpang siur di masyarakat dan mendukung upaya penanganan Covid-19. Sudah satu bulan lebih pandemi ini menghampiri Indonesia. Berbagai konten tentang Covid-19 pun dengan mudah ditemukan di berbagai media, termasuk media sosial. Namun, ada kencederungan media sosial agaknya kini menjadi top priority orang-orang untuk sekadar mengais berita. Baca juga: IKPM Gontor Jelaskan Prosedural dan Kronologi Santri Asal Palembang yang Diberitakan Positif Covid-19 Kadangkala, jejaring sosial dengan keunikan…
Oleh: Siska Aprilia (Blogger/Mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Diponegoro) Dengan adanya Virus Corona yang terus mewabah hingga memakan banyak korban, tentu merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat secara global. Perlu disadari pemikiran yang optimis untuk menumbuhkan kesadaran tiap-tiap lapisan masyarakat di dalam melawan Covid-19 harus dibangun. Khususnya untuk segera memutus mata rantai penularan di negara yang kita cintai ini dengan tidak mudik ke kampung halaman untuk sementara waktu. Jika kita mencintai mereka, para keluarga atau kerabat yang ada di rumah, tentu kita harus memiliki kesadaran untuk menjadi pahlawan bagi mereka dengan tidak mudik di tengah wabah pandemi Virus Corona ini. Semata-mata…
Oleh : Raavi Ramadhan Salah satu dampak negatif perkembangan teknologi informasi seperti saat ini adalah banjirnya ideologi asing yang bertentangan dengan Pancasila, salah satunya paham radikal. Seluruh pihak pun diharapkan tidak lengah dan tetap mewaspadai pola penyebaran radikalisme masa kini yang umumnya memanfaatkan dunia digital. Dewasa ini, banyak sekali ditemukan ajaran yang sedikitn banyak mengajarkan paham radikal. Meski sejak dahulu telah ada, kenyataannya paham menyimpang ini terus bertransformasi menyesuaikan perkembangan zaman. Bahkan, terkadang justru lebih canggih. Pasalnya, mereka ini pandai menggunakan segala intrik untuk mampu menggaet korban baru. Tujuannya tentu saja untuk menjadi merekrut kader baru. Pada dasarnya, Penerus-penerus baru…