Author: Kata Indonesia

Kata Indonesia (kataindonesia.com) adalah sebuah portal web yang berisi berita dan artikel daring di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, Kata Indonesia hanya mempunyai edisi daring yang berusaha menjadi salah satu situs berita yang penyajiannya fokus untuk informasi-informasi positif. Situs berita ini, menyediakan berbagai macam berita yang terjadi baik itu berita lokal, nasional, hingga internasional secara aktual.

Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor menjelaskan kronologi perpulangan santri Gontor asal Palembang, Sumatera Selatan yang diberitakan positif COVID-19 setelah pulang dari belajar di Pondok Modern Gontor. “Berdasarkan atas koordinasi kami dengan ketua IKPM Sumsel memang benar ada 1 santriwati yang terindikasi COVID-19 setelah dilakukan rapid test. Tapi ini belum bisa dikatakan benar-benar positif karena masih ada tes lanjutan dengan menguji sampel polymerase chain reaction (PCR) di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang,” kata Ketua I PP IKPM Gontor, Adib Fuadi, Selasa (14/4/2020). Adib menambahkan, jika dari tes PCR hasilnya negatif, maka yang bersangkutan diperkenankan pulang, namun tetap…

Read More

Oleh : Afrizal Rumor penarikan Dubes Australia Gary Quinlan AO yang dikaitkan dengan buruknya penanganan Covid-19 menjadi alasan yang tidak masuk akal. Pasalnya, penanganan Covid-19 telah sesuai standar internasional dan mendapat apresiasi dari badan kesehatan dunia, WHO. Sudah bukan rahasia lagi, kekhawatiran akibat pandemi Covid-19 ini merembet kemana-mana. Rumor terbaru menyebutkan jika Duta besar Australia untuk Indonesia,Gary Quinland pulang kampung karena ada aturan WFH dari pihak otoritas negeri Kanguru. Sehingga, kendati dirinya kembali ke Australia akan tetap memantau pekerjaannya di Indonesia. Namun, bersamaan dengan kabar kepulangan Dubes Australia, rumor lain pun berkembang, yakni disebutkan jika Australia menganggap penanganan covid-19 di…

Read More

Oleh : Ismail Radikalisme sepertinya menjadi sebuah bahasan yang tak kunjung selesai untuk dibahas, selalu saja ada hal yang membuat kelompok radikal mendapatkan tempat di media khususnya media daring. Semenjak internet mulai merambah ke berbagai wilayah di Indonesia, proses radikalisasi mengalami optimasi oleh kaum ekstrimis, segala keresahan terhadap demokrasi seakan menjadi bahan bakar mereka untuk merekrut masyarakat secara masif. Kaum ekstrimis pun dengan mudah menghembuskan doktrin agama yang mengarah pada sesuatu yang berbau radikal. Hal ini sudah terbukti dengan adanya warga Indonesia yang membakar paspornya setelah sampai di Suriah. Di era saat ini, internet seakan menjadi jalan mulus bagi kaum…

Read More

Oleh : Muhammad Yasin Penyebaran virus Corona atau Covid-19 telah memukul perekonomian nasional. Masyarakat pun mendesak agar DPR segera membahas Omnibus Law Cipta Kerja yang diyakini mampu mempercepat pembangunan ekonomi dan sosial akibat terdampak wabah penyakit. Pemerintah dibawah naungan Presiden Joko widodo telah membuat terobosan untuk memangkas regulasi yang menghambat, salah satunya melalui omnibus law cipta kerja. Sejak kemunculan gagasan UU ini pro kontra mulai bergulir. Banyak pihak yang mendukung, namun banyak pula yang menggelontorkan penolakan dengan berbagai alasan. Apalagi, menyinggung tentang para pekerja atau buruh, di Indonesia yang notabene jumlahnya sangat besar. Baca juga: Viral, Kyai Gontor Buat Lagu Karena…

Read More

Sehubungan dengan adanya pesan beredar terkait akan adanya pemadaman di Jakarta Selatan pada Senin (13/4) malam karena ada ledakan kabel tanah, PLN menyatakan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Ikhsan Asaad, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mengatakan bahwa memang benar adanya laporan kebakaran kabel tanah di Jalan Panglima Polim pada senin 13 April 2020 pukul 10.17 WIB. Baca juga: Viral, Kyai Gontor Buat Lagu Karena Fenomena Virus Corona Kurang dari setengah jam semenjak laporan diterima petugas PLN sudah berada di lokasi dan bergabung dengan petugas pemadam kebakaran untuk langsung mematikan api dan melokalisir wilayah agar tidak terjadi pemadaman. “Hanya…

Read More

Sebuah *lagu yang diinisiasi Kyai Gontor*, *KH Hasan Abdullah Sahal*  melihat fenomena *corona* dan berbagai bencana yang ada saat ini. *Kembalilah…* Berlimpah sungguh nikmat yang kita terima Semua terhampar indah Tak satupun cela Langit curahkan rahmatnya lautpun mutiara Dunia teramat lezat seakan di surga… Baca juga: Menyikapi Virus Corona, Begini Arahan Pimpinan Gontor Kepada Santri dan Wali Santri * Namun sungguh malang, manusia merasa menang Lupa akan kuasa Allah, kufuri nikmat-Nya Semua kini penuh duri, terpasung nan perih Itulah murkanya Allah, Sungguh keras azab-Nya… Reff: Kembalilah wahai manusia… Tundukkan wajahmu pada yang Maha Kuasa Tengadahkan tanganmu dan mulailah berdoa Niscaya nikmat-Nya…

Read More

Mufassir Indonesia Profesor KH M Quraish Shihab tidak membenarkan tindakan sebagian masyarakat yang menolak pemakaman jenazah yang meninggal karena Covid-19. Menurut dia, tidak ada alasan untuk menolak jenazah setelah proses perawatannya sesuai protokol yang ditentukan agama dan kesehatan. “Saya kira sikap menghalangi (jenazah untuk dimakamkan) atau apapun namanya itu tidak dapat dibenarkan,” katanya pada program KELAS.MU BELAJAR LIVE yang disiarkan cariustadz.id, Ahad (12/4). Baca juga: Bersama Lawan Corona yang Mengancam dan Hoax Corona yang Menikam Acara tersebut bertema “Menolak Jenazah dalam Pandangan Agama dan Sisi Kemanusiaan”. Prof Quraish tak habis pikir sampai terjadi peristiwa penolakan dari sebagian masyarakat terhadap jenazah Covid-19.…

Read More

Oleh: Andi Prasetyo (Ketua Gerakan Literasi Terbit Regional Banjarmasin) Sebuah visi Indonesia pada tahun 2045 menjadi 5 Besar Kekuatan Ekonomi Dunia, Indonesia akan menjadi negara berpendapatan tinggi pada tahun 2040. Sebuah visi yang harus diimplementasikan dalam misi yang luar biasa. Sehingga perlu ada reformasi kebijakan untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi. Melalui RUU Cipta Kerja dimana ada Regulasi yang baik, akan menciptakan lapangan pekerjaan banyak, masyarakat yang menikmati pekerjaan semakin banyak tentunya dengan penghasilan yang terstandarisasi dan pendapatan masyarakat semakin meningkat, bukan sebaliknya. RUU Cipta Kerja ini muncul karena ada deman and supply yang saling memperkuat, dimana jika permintaan konsumsi meningkat,…

Read More

Oleh : Agung Wahyu Pemerintah telah memilih opso Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam menyikapi Pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut telah diatur dalam peraturan menteri kesehatan (Permenkes) Nomor 9 tahun 2020 tentang pedoman PSBB dalam rangka penanganan covid-19 yang diharapkan dapat meminimalisasi penularan Covid-19. PSBB di wilayah Jakarta khususnya telah disetujui oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto seiring dengan meningkatnya jumlah kasus virus corona di DKI Jakarta. Dalam peraturan Menteri Kesehatan (permenkes) disebutkan bahwa PSBB merupakan pembatasan kegiatan tertentu bagi penduduk dalam satu wilayah yang diduga terinfeksi virus corona. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya penyebaran virus corona yang lebih besar…

Read More

Ayah merupakan sosok yang sangat dominan di dalam keluarga. Peran kepemimpinannyalah yang akan menentukan kondisi keluarga ke depannya. Maka dari itu, menjadi seorang suami sekaligus ayah bukanlah hal yang mudah. Bahkan ada sebagian ayah yang merugi. Berikut ini ciri-ciri ayah yang merugi. 1. Ayah yang Sama Anak Tidak Lengket, Giliran Ngumpul Sibuk Main Gadget Ciri seorang ayah yang merugi adalah tidak lengket dengan anaknya. Lengket dalam hal ini ayah dan anak seolah memiliki batasan dalam berkomunikasi. Terkadang anak lebih memilih bermain dengan paman, tetangga, atau pembantunya dibanding harus bermain dengan sang ayah. Hal ini terjadi karena muncul rasa tidak nyaman…

Read More

Oleh: Zulkarnaen Penerapan skema Omnibus Law, Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker), diyakini dapat meningkatkan perekonomian nasional karena membawa banyak manfaat untuk kaum pengusaha, kelompok buruh, pencari kerja dan investor. Karena itu, percepatan pembahasan dan implementasi Omnibus Law Ciptaker patut mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat di Tanah Air ini. Anggota DPR RI telah sepakat untuk membawa RUU Omnibus Law Ciptaker untuk diserahkan ke Badan Legislasi (Baleg). Hal tersebut dinyatakan di dalam rapat paripurna DPR yang digelar pada Kamis (2/4/2020), di Jakarta. Beberapa anggota dewan mengikuti rapat tersebut secara virtual, dikarenakan kondisi yang sedang melanda Indonesia terkai penyebaran virus…

Read More

Oleh: Akbar Rasyid (Relawan Pegiat Media Sosial) Saat ini, kondisi Indonesia tengah berhadapan dengan musuh besar yaitu virus Corona. WHO (World Heatlh Organization) sebagai organisasi yang membidangi urusan kesehatan internasional, sudah menaikkan status Corona menjadi pandemi dengan artian virus tersebut cepat menular ke seluruh dunia. Dan saat ini Corona adalah musuh bersama dunia. Per tanggal 6 April 2020, jumlah korban yang dinyatakan positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai angka 2.491. Jumlah yang dinyatakan sembuh sebanyak 192 orang, sedangkan jumlah yang dinyatakan meninggal sebanyak 209 orang. Bagaikan terorisme, hoax Corona yang tersebar membuat kepanikan dan kecemasan publik yang berpotensi memicu frustasi…

Read More