• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Mewaspadai Penyebaran Radikalisme

Mewaspadai Penyebaran Radikalisme

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 26 May 2020

Oleh : Zakaria

Paham radikalisme telah menyebar luas dari berbagai celah. Tak hanya dikalangan masyarakat, sasarannya telah sampai perguruan tinggi, anak muda dan lembaga sekolah bahkan aparat negara dan pegawai pemerintah. Waspada sangat diperlukan supaya otak tidak mudah tercuci oleh doktrin radikalisme.

Penyebaran paham radikalisme di Indonesia beberapa tahun terakhir ini memang cukup memprihatinkan. Kini doktrin radikal telah menyasar ke berbagai kalangan. Tidak hanya warga biasa dan peserta didik, Pegawai Negri Sipil (PNS) dan Aparat Sipil Negara (ASN) pun telah termasuki oleh paham radikalisme.

Masyarakat dan pihak terkait diharapkan lebih waspada mengenai penyebaran paham radikalisme. Lantaran penyebaran paham radikalisme semakin kuat. Mantan menteri pertahanan, Ryamizard Ryacudu pernah mengatakan bahwa 3 persen dari anggota TNI telah terpapar paham radikalisme.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Gerakan Pemuda Ansor juga mengatakan bahwa telah banyak masjid-masjid di perusahaan BUMN tersusupi oleh paham radikalisme.

Baca juga: Radikalisme Masih Menjadi Ancaman Bersama

Penyebaran radikalisme ini memang harus ditangkal, terutama penyebaran yang dilakukan melalui media sosial.

Penggunaan internet sebagai alat untuk menggali infomasi sudah menjadi hal yang wajar. Adanya transfer informasi yang sangat cepat, seolah telah melenyapkan urgensi atas validasi berita yang disajikan. Berbagai konten dapat dilihat melalui internet. Bahkan, tak jarang yang merasa sudah pintar mengaji hanya dengan belajar kajian di internet.

Apabila yang diakses adalah dakwah moderat dan bertanggung jawab, maka bukan menjadi masalah. Namun, dakwah radikal inilah yang menjadi masalah dan ketika tersebar di internet kemudian ditelan mentah-mentah oleh pengaksesnya.

Mantan Kapolri Tito Karnavian mengatakan bahwa pelaku teror yang melakukan aksinya di Medan, Sumatra Utara beberapa waktu lalu mempelajari aliran dan paham radikalisme melalui internet.

Di era milenial ini, kebanyakan pengguna internet adalah anak muda. Mereka dapat menjadi sasaran yang empuk bagi kelompok penyebar paham radikalisme. Pasalnya, masa transisi yang dialami oleh anak muda ini adalah masa krisis identitas atau masa pencarian jati diri.

Anak muda sangat rentan terhadap pengaruh dan ajakan radikalisme. Terlebih, para pelaku teroris memahami kondisi psikologis anak muda. Para oknum radikalis mengincar mereka yang tidak puas, labil, dan frustasi terhadap pemerintah maupun kondisi sosial di lingkungannya. Kemudian, mereka akan memberikan apa yang dibutuhkan oleh mangsa incarannya, sehingga dengan mudah kader-kader baru didapatkan.

Begitu maraknya penyebaran paham radikalisme di internet, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mencatat telah melakukan pemblokiran pada 1500 situs dan akun sosial media yang terindikasi mengunggah konten radikalisme dan terorisme sepanjang tahun 2019.

Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Seto mengatakan bahwa secara total selama 10 tahun terakhir telah melakukan pemblokiran pada 11.800 situs dan akun sosial media yang menyebarkan paham radikalisme dan ajakan terorisme.

Konten dan situs yang memuat paham radikalisme memang sangat berbahaya. Radikalisme dan aksi terorisme ini menyangkut dengan pertahanan kedaulatan negara. Maka dari itu, harus ada tameng dang sikap waspada terhadap penyebaran radikalisme yang sangat halus dan tidak terasa.

Radikalisme juga dapat tumbuh akibat pemahaman tekstual pada sumber hukum islam dan kurangnya tafsir ilmu dalam konteksnya. Masalah ini dapat teratasi dengan belajar kajian bahasa arab yang benar.

Penggunaan internet dan meningkatnya kemajuan teknologi dapat memengaruhi aspek perubahan etika dan perilaku dalam masyarakat. Semakin masyarakat tergantung terhadap penggunaan media sosial maka tersebarnya informasi menjadi tidak terbendung sehingga masuknya paham radikalisme semakin mudah.

Penulis adalah warganet tinggal di Tangerang

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas Oleh: Rangga Mahendra Program Makan Bergizi…

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.