• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Semangat Perdamaian Hadir dalam Forum Air Dunia WWF 2024 Bali

Semangat Perdamaian Hadir dalam Forum Air Dunia WWF 2024 Bali

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 21 May 2024

Semangat Perdamaian Hadir dalam Forum Air Dunia WWF 2024 Bali

Bali – Indonesia membawa semangat perdamaian dalam diplomasi air atau hydro-diplomacy di perhelatan akbar 10th World Water Forum yang berlangsung di Bali.

Dengan kerja sama dan komitmen yang kokoh, Indonesia ikut memastikan bahwa air harus bisa menjadi penyokong terciptanya perdamaian, stabilitas, pertumbuhan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi semua makhluk hidup di Planet Biru ini.

Hal ini ditunjukkan oleh 13 pemimpin delegasi yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke – 10 di Nusa Dua, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinisi Bali. Para pemimpin delegasi yang hadir makin memperkuat upaya kerja sama dan kolaborasi dalam mengatasi masalah pengelolaan air dan sanitasi global.

Kehadiran 13 pimpinan dari berbagai unsur tersebut, menandakan World Water Forum ke – 10 membuka peluang para pemangku kepentingan itu menjalin kolaborasi berkaitan dengan solusi air dan sanitasi.

Sebab, dalam pertemuan tingkat tinggi itu, para pemangku kepentingan itu akan saling berinteraksi secara intensif untuk menghasilkan kesepakatan atau komitmen bersama berkaitan dengan solusi air dan sanitasi yang diimplementasikan secara nyata. Dalam pembukaan World Water Forum ke – 10 di Nusa Dua, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinisi Bali pada Senin (20/5/2024), Presiden Jokowi berulang kali menegaskan mengenai pentingnya kerja sama dunia dalam mengatasi persoalan air global.

“Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Forum Air Sedunia yang ke-10 untuk meneguhkan komitmen bersama dan merumuskan aksi nyata pengelolaan air yang inklusif dan berkelanjutan” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam Forum Air Dunia ini, terdapat tiga poin yang secara konsisten didorong Indonesia, yaitu pertama meningkatkan prinsip solidaritas dan inklusivitas untuk mencapai solusi bersama negara-negara pulau kecil dan yang mengalami kelangkaan air; kedua, melakukan hydro diplomacy untuk kerja sama konkret dan inovatif menghindari persaingan dalam pengelolaan air lintas batas; dan ketiga memperkuat political leadership sebagai kunci sukses kerja sama menuju ketahanan air berkelanjutan.

Melalui forum ini, Indonesia juga mengangkat empat inisiatif baru, yaitu penetapan world lake day, pendirian center of excellence di Asia Pasifik, tata air berkelanjutan di negara pulau kecil, serta penggalangan proyek-proyek air.

Presiden Jokowi menyebut, air bukan sekedar produk alam tetapi produk kolaborasi yang mempersatukan kita, sehingga butuh upaya bersama untuk menjaganya. Presiden Jokowi berharap, antarpemangku kepentingan yang hadir dalam ajang World Water Forum ke – 10 dapat menjalin kerja sama di masa depan. Jadikan, ajang tersebut, sebagai pintu masuk untuk memperkuat jalinan kerja sama, khususnya dalam solusi air dan sanitasi. []

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

September 1, 2026

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

September 1, 2026

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Jakarta – Pembahasan RUU Perampasan Aset…

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan Oleh: Revan Ananda Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan cakupan program yang luas, pelaksanaannya membutuhkan tata kelola yang kuat, standar pelayanan yang jelas, serta pengawasan berkelanjutan. Karena itu, langkah pemerintah dalam mendisiplinkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penting untuk memastikan MBG tidak sekadar mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan keamanan, kualitas, dan kelayakan makanan. Penguatan disiplin menjadi semakin penting seiring bertambahnya jumlah SPPG dan luasnya wilayah pelaksanaan MBG. Setiap unit memiliki tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan makanan yang dikonsumsi masyarakat. Kesalahan dalam pengadaan bahan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi dapat berdampak terhadap penerima manfaat. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) karena itu tidak dapat dipandang sebagai formalitas, melainkan menjadi fondasi untuk menjaga kualitas pelayanan. Pengawasan terhadap pelaksanaan MBG menunjukkan bahwa persoalan yang ditemukan di lapangan mendapat perhatian dan menjadi bahan evaluasi. Langkah pemerintah mengevaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional Presiden menunjukkan komitmen yang serius. Masukan dari berbagai pihak untuk melakukan pemantauan langsung di sejumlah daerah dan mengevaluasi pelaksanaan MBG menjadi koreksi yang positif bagi pemerintah. Fakta menemukan adanya pelaksanaan yang berjalan kurang baik, masih terdapat persoalan, khususnya kasus keracunan makanan. Atas temuan tersebut, mereka merekomendasikan BGN menutup secara permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti menyebabkan keracunan, sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak dalam penyelenggaraan program MBG. Rekomendasi tersebut menunjukkan bahwa evaluasi dan penindakan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program. Ketika terdapat unit yang tidak menjalankan standar secara benar, tindakan korektif diperlukan agar persoalan tidak berulang dan tidak memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap keseluruhan MBG. Penutupan SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan juga dapat menjadi bentuk penegakan standar sekaligus pembelajaran bagi unit lainnya. Keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh banyaknya makanan yang berhasil disalurkan. Program berskala nasional membutuhkan kualitas pelaksanaan yang konsisten di setiap daerah. Penerima manfaat membutuhkan makanan yang tersedia tepat waktu, bergizi, higienis, aman, dan diproses melalui prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, penerapan SOP perlu dilakukan sejak pemilihan bahan baku, pemeriksaan kualitas, kebersihan dapur, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi.…

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG Oleh: Rivka Mayangsar Program Makan Bergizi Gratis…

Pemerintah Jaga Mutu MBG lewat Pengawasan Ketat Kepala Dapur

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Jaga Mutu MBG lewat Pengawasan Ketat Kepala Dapur Jakarta – Pemerintah memperketat pengawasan operasional…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.