• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Raja Klungkung dan Omas di Bali Tolak Keras Intervensi Asing Yang Ganggu WWF ke-10

Raja Klungkung dan Omas di Bali Tolak Keras Intervensi Asing Yang Ganggu WWF ke-10

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 21 May 2024

Raja Klungkung dan Omas di Bali Tolak Keras Intervensi Asing Yang Ganggu WWF ke-10

Bali – Raja Klungkung Bali, Ida Dalem Semara Putra angkat bicara terkait pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke -10 yang berlangung di Bali sejak 18-25 Mei 2024. Menurutnya pertemuan forum air sedunia tersebut merupakan event penting untuk merawat kelestarian alam, khususnya sumber daya air.

“Saya menyambut dengan baik acara World Water Forum tersebut” ungkap Raja Klungkung.

Ia menjelaskan pelaksanaan World Water Forum yang dilaksanakan di Bali sangat relevan lantaran masyarakat yang sangat menghormati air.

“sesuai dengan kepercayan kami, air adalah sumber kehidupan jadi air itu harus kita rawat dan kita jaga” ungkapnya.

Dirinya berharap Forum Air Sedunia yang dilaksanakan di kawasan Nusa Dua Bali dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan berbagai upaya konkret. Sehingga, kelestarian air dapat terus terjaga dan menjamin kehidupan hingga seterusnya

“Kami mengharapkan pertemuan World Water Forum ke-10 dapat berjalan dengan aman dan lancar, sehingga dapat bermanfaat bagi seluruh manusia” ucapkan

Di tempat yang sama, Pimpinan Ormas Dynasti Kaluhuran Galuh Pakuan Padjadjaran The Big Family of Nusantara (KGGP), KGP.Ramlan Samsuri SE . CLA mengimbau masyarakat untuk ikut menyukseskan WWF ke-10

“Mari kita sukseskan World Water Forum ke -10 ini untuk air dijadikan sumber kehidupan di muka bumi yang diatur dalam regulasi yang tepat dan benar” tuturnya.

Ia berpesan agar seluruh masyarakat mendukung keamanan dan kondusivitas di Bali selama pelaksanaan WWF ke-10

Tak hanya itu, dirinya menolak dengan keras adanya upaya intervensi NGO atau LSM Asing yang mencoba mengganggu pelaksanaan acara World Water Forum ke-10.

Menurut pria akrab disapa Kakang Prabu Anom itu, PBB seharusnya dapat melakukan sejumlah langkah agar LSM asing tidak mengganggu pelaksanaan WWF ke-10 maupun berbagai kepentingan Indonesia lainnya.

“Para NGO luar negeri untuk tidak mengganggu event KTT WWF ke 10 Nusa Dua Bali karena event tersebut kehormatan buat keluarga besar Dynasti Nusantara” pungkasnya.

***

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

September 1, 2026

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

September 1, 2026

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Jakarta – Pembahasan RUU Perampasan Aset…

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan Oleh: Revan Ananda Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan cakupan program yang luas, pelaksanaannya membutuhkan tata kelola yang kuat, standar pelayanan yang jelas, serta pengawasan berkelanjutan. Karena itu, langkah pemerintah dalam mendisiplinkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penting untuk memastikan MBG tidak sekadar mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan keamanan, kualitas, dan kelayakan makanan. Penguatan disiplin menjadi semakin penting seiring bertambahnya jumlah SPPG dan luasnya wilayah pelaksanaan MBG. Setiap unit memiliki tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan makanan yang dikonsumsi masyarakat. Kesalahan dalam pengadaan bahan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi dapat berdampak terhadap penerima manfaat. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) karena itu tidak dapat dipandang sebagai formalitas, melainkan menjadi fondasi untuk menjaga kualitas pelayanan. Pengawasan terhadap pelaksanaan MBG menunjukkan bahwa persoalan yang ditemukan di lapangan mendapat perhatian dan menjadi bahan evaluasi. Langkah pemerintah mengevaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional Presiden menunjukkan komitmen yang serius. Masukan dari berbagai pihak untuk melakukan pemantauan langsung di sejumlah daerah dan mengevaluasi pelaksanaan MBG menjadi koreksi yang positif bagi pemerintah. Fakta menemukan adanya pelaksanaan yang berjalan kurang baik, masih terdapat persoalan, khususnya kasus keracunan makanan. Atas temuan tersebut, mereka merekomendasikan BGN menutup secara permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti menyebabkan keracunan, sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak dalam penyelenggaraan program MBG. Rekomendasi tersebut menunjukkan bahwa evaluasi dan penindakan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program. Ketika terdapat unit yang tidak menjalankan standar secara benar, tindakan korektif diperlukan agar persoalan tidak berulang dan tidak memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap keseluruhan MBG. Penutupan SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan juga dapat menjadi bentuk penegakan standar sekaligus pembelajaran bagi unit lainnya. Keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh banyaknya makanan yang berhasil disalurkan. Program berskala nasional membutuhkan kualitas pelaksanaan yang konsisten di setiap daerah. Penerima manfaat membutuhkan makanan yang tersedia tepat waktu, bergizi, higienis, aman, dan diproses melalui prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, penerapan SOP perlu dilakukan sejak pemilihan bahan baku, pemeriksaan kualitas, kebersihan dapur, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi.…

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG Oleh: Rivka Mayangsar Program Makan Bergizi Gratis…

Pemerintah Jaga Mutu MBG lewat Pengawasan Ketat Kepala Dapur

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Jaga Mutu MBG lewat Pengawasan Ketat Kepala Dapur Jakarta – Pemerintah memperketat pengawasan operasional…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.