• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Membangun Kedisiplinan dan Produktivitas Masyarakat Ditengah Pandemi Covid-19

Membangun Kedisiplinan dan Produktivitas Masyarakat Ditengah Pandemi Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 19 June 2020

 

Oleh : Ruslan Wahab

Pandemi covid-19 masih melanda Indonesia dan pada awalnya ada aturan untuk stay at home sehingga kita dilarang keras untuk keluar rumah kecuali untuk alasan khusus seperti berobat ke klinik. Namun sekarang sudah ada pengenduran dan mulai memasuki era new normal sehingga boleh beraktivitas lagi.

Selama masa transisi ini, kita diharap bisa lebih produktif dan tidak meneruskan kebiasaan rebahan saat stay at home. Media juga sebaiknya menayangkan berita tentang indahnya kedisiplinan dan produktivitas kerja.

Pandemi covid-19 membuat orang terikat aturan untuk berdiam diri di rumah dan juga work from home. Namun ketika memasuki new normal, pelan-pelan keadaan berubah jadi seperti biasanya dan kita boleh keluar rumah, asal pakai masker dan menjaga higienitas.

Masa transisi ini membuat banyak orang kaget karena terbiasa bersantai-santai di rumah, jadi harus masuk kantor lagi walau tidak setiap hari. Karena tempatnya bekerja menerapkan aturan physical distancing, sehingga jumlah orang dalam satu ruangan dibatasi dan akhirnya dibuatlah sistem kerja shift.

Masa transisi saat awal new normal ini kadang membuat banyak orang jadi mengeluh karena terbiasa rebahan sambil main gadget di rumah. Lantas bagaimana mengubah mindset mereka agar melanjutkan kedisiplinan dan memicu produktivitas? Salah satunya adalah melalui pemberitaan media.

Mengapa harus media? Karena setiap hari kita pasti melihat berita tentang perkembangan dunia dan isu terkini, baik di media cetak maupun elektronik.

Media berpengaruh besar terhadap penontonnya, karena rata-rata diakses dalam kondisi otak yang tenang. Saat itu berita di media mampu menembus pikiran dan mempengaruhi mindset penonton. Oleh karena itu semua media diharap bisa menyangkan berita positif dan memotivasi masyarakat untuk terus produktif walau masih berada di tengah pandemi.

Penulis di media bisa membuat narasi berita tentang sisi positif dari kedisiplinan di era pandemi. Jika masih ada orang yang malas memakai masker, jangan ada tayangan yang malah mem-bully mereka. Namun yang ditayangkan adalah berita tentang bagi-bagi masker gratis dan manfaat dari masker kain. Misalnya bisa mencegah masuknya droplet sehingga aman dari penularan virus covid-19.

Masyarakat yang masih malas cuci tangan pun diberi tayangan tentang manfaat dari menjaga higienitas. Jadi mereka termotivasi untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan. Bukan malah ditakut-takuti tentang bahaya tangan yang kotor dan jadi mudah terkena corona. Media diharap untuk menayangkan berita dari segi positif dan bukannya menayangkan berita sampah atau hoax.

Produktivitas masyarakat di era pandemi covid-19 memang masih kurang stabil. Media sebaiknya memberi motivasi bagaimana cara meningkatkannya. Seperti menayangkan berita tenang public figure Putri Ayudya yang menyeru masyarakat untuk terus produktif, serta meningkatkan skill walau masih berada dalam pandemi covid-19. Kalau bisa keterampilan kita bertambah walau hanya 1 jenis.

Media juga bisa memberi alasan mengapa harus meningkatkan produktivitas dan menambah skill. Misalnya jika masyarakat terus aktif dan belajar hal baru, maka bisa membuat karya baru dan dijual dengan harga lumayan.

Baca juga: Mewaspadai Ujaran Kebencian dan Radikalisme Saat Pandemi Corona

Para pengangguran jadi belajar ketermpilan seperti merajut dan membuat kue lalu mulai berbisnis dan tidak lagi cemas karena mendapat pemasukan kembali. Lagipula di era internet ini, sudah banyak tutorial yang tersedia, baik melalui artikel maupun video.

Keberadaan media seharusnya menampilkan berita positif untuk memotivasi masyarakat agar terus disiplin dan menjaga higienitas, untuk mencegah penularan corona. Media juga sebaiknya menayangkan berita tentang pentingnya meningkatkan produktivitas kerja, agar orang-orang lebih semangat dan ingin belajar hal yang baru. Masyarakat jadi senang karena tayangan di TV dan berita di internet terus memotivasi agar tetap optimis, walau kita masih berada dalam pandemi covid-19.

Penulis aktif dalam forum Literasi Cilacap

Merawat Demokrasi Yang Dewasa, Ketenangan Publik dan Penegakan Hukum Berbasis Bukti 

September 2, 2026

Menahan Diri Pascademo adalah Cara Menjaga Demokr si Tetap Bermartabat

September 2, 2026

Merawat Demokrasi Yang Dewasa, Ketenangan Publik dan Penegakan Hukum Berbasis Bukti 

By Kata IndonesiaSeptember 2, 20260

Merawat Demokrasi Yang Dewasa, Ketenangan Publik dan Penegakan Hukum Berbasis Bukti  Oleh : Desti Aisyah Demokrasi yang sehat tidak hanya ditandai dengan kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat, tetapi juga kemampuan semua pihak menjaga ketenangan publik dan menghormati proses hukum. Di tengah perbedaan pandangan yang semakin mudah berkembang di ruang publik, kedewasaan demokrasi menjadi semakin penting. Kritik terhadap pemerintah harus tetap memiliki ruang, sementara tindakan yang melanggar hukum harus diproses secara adil. Keduanya tidak seharusnya dipertentangkan karena kebebasan berpendapat dan kepastian hukum merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Prinsip negara hukum menempatkan hukum sebagai dasar untuk menjaga ketertiban sekaligus melindungi hak masyarakat. Peristiwa kericuhan setelah aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR pada 27 Agustus 2026 menjadi salah satu gambaran mengenai pentingnya keseimbangan tersebut. Aksi yang pada awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi kemudian berkembang menjadi kericuhan yang diwarnai perusakan dan gangguan terhadap ketertiban umum. Polda Metro Jaya menyebut sebanyak 322 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan, termasuk 160 anak. Dari proses pemeriksaan tersebut, sejumlah orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan dugaan keterlibatan dalam tindak pidana. Pada perkembangan berikutnya, jumlah tersangka dilaporkan bertambah menjadi 49 orang. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan demonstrasi tidak hanya berkaitan dengan pengamanan massa, tetapi juga bagaimana aparat memilah antara peserta aksi yang menyampaikan aspirasi secara damai dengan mereka yang diduga melakukan pelanggaran hukum. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan pentingnya membedakan masyarakat yang menjalankan hak menyampaikan aspirasi dengan pihak yang diduga melakukan tindakan pidana. Dalam proses penanganannya, kepolisian melakukan pemeriksaan berdasarkan usia, peran, dan dugaan keterlibatan masing-masing orang yang diamankan. Pendekatan tersebut penting untuk memastikan proses hukum tidak dilakukan secara serampangan. Setiap tindakan aparat mengindikasikan dasar yang jelas, sementara masyarakat yang diperiksa juga mendapatkan kepastian mengenai alasan mereka diamankan. Dengan demikian, penegakan hukum dapat berjalan secara terukur dan tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian dari pelaksanaan hak berpendapat yang harus dilindungi negara. Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa demokrasi membutuhkan ruang yang aman bagi semua pihak untuk menyampaikan ketidakpuasan, termasuk melalui demonstrasi. Selama dilakukan secara damai dan sesuai ketentuan hukum, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari mekanisme kontrol masyarakat terhadap pemerintah. Karena itu, menjaga ketenangan publik seharusnya berjalan bersamaan dengan memastikan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap dihormati. Dalam demokrasi, masyarakat tidak hanya berperan sebagai penerima kebijakan, tetapi juga memiliki hak untuk mengawasi dan memberikan kritik terhadap jalannya pemerintahan. Kritik yang disampaikan secara terbuka dapat menjadi masukan untuk memperbaiki kebijakan yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, semua pihak perlu membangun pendekatan yang mampu membedakan kritik, aksi damai, dan tindakan yang benar-benar mengarah pada pelanggaran hukum. …

Menahan Diri Pascademo adalah Cara Menjaga Demokr si Tetap Bermartabat

By Kata IndonesiaSeptember 2, 20260

Menahan Diri Pascademo adalah Cara Menjaga Demokr si Tetap Bermartabat  Oleh: Ricky Rinaldi Demonstrasi merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi karena menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan penolakan terhadap kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan kepentingan publik. Kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum juga telah dijamin dalam konstitusi dan diatur melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Namun, demokrasi tidak hanya membutuhkan keberanian untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga kedewasaan untuk menahan diri setelah aspirasi disampaikan. Menahan diri pascademonstrasi bukan berarti menghentikan kritik atau mengabaikan tuntutan masyarakat. Sikap tersebut justru menjadi bagian dari upaya menjaga agar perbedaan pendapat tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Setelah aksi berakhir, semua pihak memiliki tanggung jawab untuk mengembalikan persoalan pada ruang dialog, evaluasi, dan penyelesaian melalui mekanisme hukum yang berlaku. …

Masyarakat Diminta Tenang, Aparat Selidiki Kekerasan Pascademonstrasi

By Kata IndonesiaSeptember 2, 20260

Masyarakat Diminta Tenang, Aparat Selidiki Kekerasan Pascademonstrasi JAKARTA — Pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap tenang…

Pemerintah Tegaskan Kericuhan Pascademo Diproses Berdasarkan Bukti 

By Kata IndonesiaSeptember 2, 20260

Pemerintah Tegaskan Kericuhan Pascademo Diproses Berdasarkan Bukti Jakarta — Pemerintah menegaskan penanganan kericuhan setelah aksi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.