Jeli melihat peluang usaha dan pantang menyerah saat memulai usaha dan saat gagal merupakan sebuah resep sukses yang mumpuni. Inilah yang terjadi pada Nayla.
Nayla jeli melihat peluang pada usaha batik dan mendirikan usaha butik Kamaratih Batik yang berarti “cinta sejati”
Kini Nayla memiliki galeri khusus batik dan memasarkan lewat dunia Maya dengan omset ratusan juta per bulannya.
Menurut nya yang membedakan dengan usaha batik lain adalah Kamaratih Batik menggunakan konsep pesisiran.
“Batik kamaratih berangkat dari prinsip pesisiran, maksudnya mengangkat batik dengan tema dinamis dan Egaliter” kata Nayla.
“Produk batik yang multiguna utk acara apapun dan dimanapun, seperti filosofi orang pesisiran” tambah nya.
Kamaratih Batik menggunakan proses batik cap dengan memadukan desain yang terus mengikuti zaman.
“Kami menggunakan pola cap dengan modern dan eye catching, serta memadukan batik klasik dan kontemporer” pungkas nya.
Nayla mengatakan dalam waktu dekat Kamaratih Batik akan ikut meramaikan Indonesia Cultural Festival 2019 di Azerbaijan.
“Doakan kami (Kamaratih Batik) akan menembus Azerbaijan dengan memperkenalkan budaya batik disana” tutup Nayla.
Pencegahan Radikalisme Digital melalui Implementasi PP TUNAS Oleh : Ricky Rinaldi Perkembangan teknologi digital telah…
Safe Screen, Safe Mind: PP TUNAS dan Perlindungan Anak Oleh : Abdul Razak Transformasi digital…
Langkah kaki Datuk Dr. Bungsu Aziz bin Haji Jaafar terhenti sejenak saat memasuki pelataran Pondok…
PP TUNAS Lindungi Anak dari Terorisme dan Radikalisme Digital Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmen…
PP TUNAS Perkuat Perlindungan Anak, Cegah Paparan Radikalisme Digital Jakarta, - Pemerintah terus memperkuat upaya…
Sekolah Rakyat dan Penegasan Negara atas Hak Pendidikan Oleh: Hanif Ridho Pemerintah terus memperkuat peran…