Sebagai seorang calon pemimpin, seorang calon presiden tentunya harus memiliki kepribadian yang dapat diteladani oleh semua kalangan. Jika dahulu presiden hanya fokus mencari dukungan dari suatu kalangan saja, berbeda halnya dengan sekarang dimana presiden dituntut untuk mencari dukungan ke segala kalangang sehingga dapat ‘nyambung’ dengan rakyatnya.
Salah satu kalangan yang sebenarnya memiliki pengaruh yang sangat besar di pemilihan presiden namun jarang ada calon presiden yang fokus kepada kalangan tersebut adalah kalangan muda Gen Z dan juga milenial. Gen Z dan milenial memegang peran yang sangat besar dimana populasi Gen Z di Indonesia ada sekitar 27,94% dan mileinal sebesar 25,87%.
Jika digabungkan, 54% keseluruhan penduduk Indonesia merupakan kalangan muda dan jarang sekali calon presiden memanfaatkan keunggulan tersebut. Hingga muncul-lah seorang wakil presiden dengan formula pendekatan atau kampanye yang sangat baik dengan meraih dukungan Gen Z dan milenial, yakni Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo merupakan seorang calon presiden yang bisa dibilang sangat gaul dan kekinian. Ia seringkali terlihat melakukan hal-hal yang biasanya anak-anak muda lakukan walaupun umurnya sudah tidak muda lagi, yakni 54 tahun. Ganjar Pranowo sangat sadar bahwa partisipasi Gen Z serta milenial di pilpres di 2024 sangat vital dan penting sehingga ia banyak melakukan dan membantu menyelesaikan persoalan di kalangan muda. Sosoknya yang ramah dan hangat kepada anak muda juga hal yang membuatnya disukai oleh Gen Z dan para milenial di Indonesia.
Beliau juga sangat sering mengakui dan memberdayakan kegiatan kegiatan anak muda yang bermanfaat seperti skateboarding, bersepeda, bermain game, dan yang lainnya. Ganjar Pranowo juga kerap aktif di sosial media dan seringkali tertangkap bercengkrama dan bercanda dengan netizen di kolom komentar.
Di lain sisi, calon presiden yang lainnya tetap memilih cara pendekatan ‘primitif’ mereka dengan hanya fokus meraih suara dari kalangan Gen X dan Gen Y dengan memilih kampanye yang kaku dan menggebu-gebu. Salah satu contohnya adalah Prabowo Subianto yang masih tetap melakukan kampanye dengan cara lama-nya. Cara yang sudah tidak efektif dan yang membawanya kalah dan gagal 4 kali dalam pemiliham umum.
Bagaimana tidak, jumlah Gen X dan Gen Y yang kurang dari setengah penduduk Indonesia menjadi salah satu penyebabnya dan juga cara Prabowo menarik minat pemilihnya dirasa mainstream dan kolot. Tak heran, ia kerap kali kalah dan gagal di pemilihan umum yang dia ikuti. Mungkin ia harus mencoba mengubah cara keseluruhan kempanye nya menjadi seperti kampanye Ganjar Pranowo yang enjoy-able, santai, mengundang gelak tawa, dan ramah Gen Z.
Ganjar Pranowo dengan cara kampanye nya yang baru dinilai sangat efektif dan efisien meningkatkan elektabilitas yang Ia miliki di pilpres tahun 2024 nantinya. Sampai saat artikel ini ditulis, menurut litbang Kompas, elektabilitas Ganjar berada jauh di atas Prabowo dengan perolehan 34,1% yang menunjukkan bahwa cara kampanye Ganjar Pranowo dengan pendekatan kepada Gen Z serta milenial sudah menunjukkan hasilnya.
Sementara, Prabowo memiliki elektabilitas yang mandek dan tidak kunjung naik karena cara berkampanye yang tergolong primitif dan tidak bisa beradaptasi mengikuti perkembangan zaman. Namun jika ingin merubah cara kampanye dengan merangkul Gen Z serta milenial, Prabowo Subianto sudah terlambat dan ketinggalan beribu-ribu Langkah di belakang Ganjar Pranowo yang sudah memegang suara dari mayoritas Gen Z dan milenial.
Seorang pemimpin seharusnya memiliki sebuah kemampuan beradaptasi yang sangat sangat mumpuni. Beradaptasi bukan hanya dengan posisi barunya akan tetapi beradaptasi dengan rakyat yang mereka pimpin. Saat masa kampanye, diperlihatkan kepada publik mana yang dapat beradaptasi dengan rakyat dan mana yang tidak bisa beradaptasi dengan rakyatnya.
Jika saja seorang presiden tidak bisa beradaptasi, pasti terdapat kaum kaum Masyarakat yang tidak dapat diraih oleh seorang pemimpin tersebut. Ganjar Pranowo menjadi satu satunya contoh orang yang dapat beradaptasi dengan rakyatnya. Ia merupakan satu satunya calon presiden yang meraih semua kalangan baik dari Gen Y hingga Gen Z sehingga ia dianggap merupakan sesosok pemimpin yang ‘nyambung’ dengan seluruh rakyatnya dari seluruh daerah di Indonesia dan segala kalangan sehingga dapat membangun Indonesia bersama semua kalangan ke arah yang lebih baik.
Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7 kembali menarik perhatian publik lewat peluncuran trailer perdana Panggung…
Optimalisasi CKG dalam Meningkatkan Kesehatan Berkualitas bagi Lansia Oleh: Ayu Swastika Program Cek Kesehatan Gratis…
CKG Perkuat Kesehatan Berkualitas Lansia, Hidup Lebih Sehat dan Produktif Jakarta – Program Cek Kesehatan…
CKG sebagai Solusi Kesehatan Berkualitas untuk Lansia di Era Modern Jakarta - Program Cek Kesehatan…
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen: Penanda Kuat Ketahanan Nasional Oleh: Bima Aryatama Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang…
Pertumbuhan 5,61 Persen dan Optimisme Baru Ekonomi Indonesia Oleh: Raka Adiwijaya Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada…