Author: Kata Indonesia

Kata Indonesia (kataindonesia.com) adalah sebuah portal web yang berisi berita dan artikel daring di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, Kata Indonesia hanya mempunyai edisi daring yang berusaha menjadi salah satu situs berita yang penyajiannya fokus untuk informasi-informasi positif. Situs berita ini, menyediakan berbagai macam berita yang terjadi baik itu berita lokal, nasional, hingga internasional secara aktual.

Oleh : Edward Krey (Penulis adalah Mahasiswa Papua, tinggal di yogyakarta) Insiden Rasialisme di Surabaya yang akhirnya berdampak pada kerusuhan di Manokwari Papua Barat, ternyata meningkatkan tuntutan akan referendum Papua untuk mendukung agenda kemerdekaan bagi Papua Merdeka. Mereka seakan memanfaatkan chaos yang ada untuk mengibarkan bendera bintang kejora dan menggalang dukungan. Aksi protes di sejumlah wilayah di Papua Barat dan Papua berdampak pada pada blokade sejumlah jalan arteri. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elisabeth menilai bentrokan dan aksi protes yang dilakukan masyarakat Papua merupakan letupan atas permasalahan yang selama ini dirasakan. Misalnya, diskriminasi dan ekonomi, ketika masyarakat Papua…

Read More

Oleh : Agung presetya (Penulis adalah pengamat hubungan Internasional) Beberapa hari terakhir ramai kabar tentang pembesar FPI, Habib Rizieq Syihab yang tersandung beragam masalah. Mulai dari kasus asusila hingga berbau politik lainnya. Kini yang sedang viral kasus pemulangannya dari Saudi yang dinilainya sebagai pencekalan oleh Pemerintah Indonesia. Ia menuding pemerintahan rezim ini sengaja agar dirinya tak bisa pulang saat pemilu berlangsung. Kabarnya ia meminta dengan penuh pengharapan, agar pemerintah RI segera mencabut pencekalannya di Saudi Arabia. Pernyataan tersebut diunggah Rizieq di Mekah melalui video yang disiarkan langsung dari akun YouTube Front TV. Yakni, dalam rangka Milad ke-21 FPI. Sebelumnya, pembesar…

Read More

Oleh : Yusak Caesar (Penulis adalah pengamat sosial politik) Gubernur Papua Lukas Enembe menyayangkan bahwa presiden tidak tegas dan belum dapat mengobati hati masyarakat Papua yang sedang terluka. Ia mengatakan bahwa presiden harus menangkap orang – orang yang menjadi pelaku pada tindakan rasisme, bahkan rasisme juga terjadi terhadp pemain sepak bola. Apabla tidak ada jaminan keamanan dan keadilan, Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat pun sudah memiliki opsi untuk memulangkan seluruh mahasiswa yang tengah berkuliah di luar Papua. Dewan adat Papua mengatakan bahwa selama ini pemerintah dan aparat telah menggunakan cara diskriminatif dalam tugasnya terhadap warga negaranya. Dirinya juga berharap…

Read More

Oleh : Alfa (Penulis adalah pengamat sosial politik) Isu Rasisme yang bergulir di tengah masyarakat Papua baru-baru ini ditengarai sebagai pemicu kerusuhan. Pembakaran serta tindakan radikal sama sekali tidak mencerminkan seorang Indonesia. Budaya Gemah ripah lohjinawi, dan kerukunan antar umat beragama agaknya hanya sebagai angin lalu dan pengisi ruang kosong tanpa arti. Beberapa berita muncul mengenai dugaan kerusuhan Di wilayah Manokwari muncul akibat tindak kekerasan. Serta dipicu oleh pengusiran sejumlah mahasiswa Papua di Kota Malang dan Surabaya. Setelah melalui ketegangan, akhirnya Wilayah Papua dan Papua Barat dinyatakan kondusif. Massa telah menyampaikan aspirasi dan telah kembali ke rumah masing-masing. Situasi terpantau…

Read More

Oleh : Muhammad Zaki  Belum lama ini, potongan video ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) menjadi perbincangan,baik di medi sosial maupun di media massa. Potongan video tersebut dinilai melecehkan agama tertentu. Namun kasus ini berbeda dari kasus penistaan agama biasanya yang terjadi di Indonesia. Dimana kasus ini datang dari penceramah di kalangan Muslim yang merupakan mayoritas. Padahal kasus penodaan agama di Indonesia biasanya menjerat kelompok agama minoritas lainnya dengan umat Muslim menjadi Korban / Pelapor. Dalam video yang viral tersebut, ada jemaah yang menanyakan kepada UAS, Mengapa dirinya merasa menggigil ketika melihat salib. Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Inteligensia…

Read More

Oleh : Rosyid Bagus Ginanjar Saat terjadi kerusuhan di Papua tanggal 19 Agustus kemarin, Teguh Arifiyadi geram bukan main. Pasalnya ia gagal berangkat ke Sorong untuk mengajar sebuah lembaga di sana. Setelah memastikan semua informasi yang dikumpulkan valid, penggagas Indonesia Cyber Law Community itu memutuskan untuk menunda keberangkatan sambil memantau situasi. Perayaan kemerdekaan 17 Agustus dua hari sebelumnya, agak sedikit ternoda dengan kejadian ini. Berawal dari salah paham antara kepolisian dan mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, banyak sekali informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Informasi yang dibagikan di grup whatsapp, media sosial, dan media konvensional lainnya banyak yang tidak lengkap…

Read More

Oleh : Muhammad Reyza Kemajuan teknologi informasi komunikasi saat ini tidak hanya memberikan dampak yang positif tetapi juga memberikan dampak yang sebaliknya, Penyampaian akan informasi begitu cepat. Dimana setiap orang dengan mudah memproduksi informasi yang begitu cepat tersebut melalui beberapa media sosial. seperti facebook, twitter, ataupun pesan telpon genggam whatsapp dan lain sebagainya yang tidak dapat difilter dengan baik. Sangat disayangkan apabila informasi yang disampaikan tersebut adalah informasi yang tidak akurat terlebih adalah informasi bohong (hoax) dengan judul provokatif mengiring pembaca dan penerima kepada opini yang negatif. Akhir-akhir ini dunia maya banyak dimunculkan informasi dan berita palsu atau lebih dikenal…

Read More

Oleh : Nurul Yaumilda Hasibuan Kemerdekaan sejatinya sudah kita raih sejak 74 tahun lalu. Indonesia diakui sebagai negara berdaulat pun hampir sama dengan usia kemerdekaannya. Namun semangat kemerdekaan yang dilakukan para pahlawan dan pendahulu kita apakah masih sama? Semakin meningkat? Atau malah semakin menurun? Saya kira kita semua bisa menjawabnya dalam pikiran kita masing-masing. Belakanganini kemerdekaan hanya diperingati untuk berbagai perlombaan dan menghias daerah. Apakah diri kita sendiri sudah terhias dengan semarak dan semangat kemerdekaan? Masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memaknai kemerdekaan termasuk saya sendiri. Tidak perlu untuk masalah yang menyangkut negara, masalah diri sendiri pun belum bisa kita…

Read More

Oleh : Maya Andita Sebuah berita tidak menyenangkan datang dari Surabaya beberapa hari yang lalu. Masalahnya (diduga) soal rasis. Lagi – lagi rasis. Sejak itu pula hastag #sayabukanmonyet menjadi trending di sosial media. Ada banyak versi yang saya lihat dari kisruh yang terjadi saat ini. Menurut berita yang di muat oleh web CNN Indonesia pada Rabu (21/08) diduga kericuhan dipicu oleh kedatangan Tri Susanti selaku korlap aksi yang juga merupakan Caleg DPRD partai Gerindra ke asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Untuk detail pastinya, masih sangat abu. Menurut Tri Susanti seperti yang di beritakan, ia berdalih kedatangannya kesana hanya untuk membela…

Read More

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan penataan Kawasan Kota Lama Semarang (KKLS) tahap I. Sebelumnya KKLS yang dikenal banyak terdapat bangunan bersejarah dengan arsitektur bergaya Eropa sebagai pusat perdagaaan pada masa Hindia Belanda, kurang terawat, kusam bahkan menjadi daerah rawan kejahatan karena minim penerangan saat malam. Setelah dilakukan penataan, KKLS siap membuat mata dunia sekali lagi tertuju kepadanya. “Penataan dilakukan agar kawasan lebih rapi, nyaman dan bisa menjadi tujuan wisata. Selama ini, wisatawan yang datang ke Semarang lebih banyak memilih berkunjung ke Candi Borobudur atau Pulau Karimunjawa,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu. Setelah dilakukan…

Read More

Social Media for Civic Education (SMCE) bersama Forum Pegiat Media Sosial Independen/FPMSI akan menggelar diskusi media sebagai bagian dari upaya memaknai 74 tahun kemerdekaan Indonesia. “Tema yang diangkat menyoal Medsos, Rekonsiliasi Nasional dan Ancaman Radikalisme,” kata Wakil Ketua SMCE Wasil melalui keterangan tertulisnya, Selasa (20/8/2019). Wasil menyebut tema diskusi ini menarik perhatian berbagai kalangan khususnya kalangan warganet dan sangat relevan dengan kondisi teraktual saat ini. “Pemilihan tema di atas juga untuk menjelaskan kondisi terkini terutama kaitannya dengan realitas media sosial yang kerap kali salah digunakan seperti memproduksi berita hoaxs, menyebarkan konten-konten radikal,” jelasnya. “Tentu bila dibiarkan mengancam integrasi (keutuhan) dan…

Read More

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) mendukung penuh upaya pemerintah melakukan siaran digital bagi masyarakat di perbatasan yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus di Nunukan, Kalimantan Utara. Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif mengatakan siaran digital bagi masyarakat di perbatasan sejalan dengan upaya yang tengah dilakukan BAKTI mewujudkan pemerataan sinyal telekomunikasi di seluruh Indonesia hingga ke pelosok kian digencarkan yang ditargetkan terwujud pada 2020. “Sebagai bagian dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), BAKTI yang ditugaskan membangun prasarana telekomunikasi di area terdepan, terluar dan tertinggal (3T) maka siaran digital merupakan hal yang kami dukung…

Read More