• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Tolak Referendum Papua, Ratusan Seniman Bandung Gelar Aksi Kreatif

Tolak Referendum Papua, Ratusan Seniman Bandung Gelar Aksi Kreatif

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 September 2019

Sebanyak Lebih dari 200 orang yang tergabung dalam Komunitas Seni Ruang Budaya Kalamenta menggelar aksi damai nan kreatif.

Aksi damai nan kreatif tersebut berupa kegiatan seni dengan tujuan menolak referendum Papua di area Car Free Day Dago (CFD), di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Minggu (1/9/2019).

Aksi ini menarik perhatian pengunjung CFD. Terlebih dengan lantunan suara alat musik serta tari-tarian khas Sunda yang ditampilkan, membuat pengunjung CFD antusias menyaksikan pertunjukan. Selain itu, tidak sedikit warga yang mengabadikan momen ini menggunakan kamera ponsel.

Koordinator kegiatan aksi seniman tersebut Anjar Tatang Januar menyatakan sebagai pelaku seni pihaknya amat menolak aksi kekerasan di Papua.

Menurutnya warga Papua dikenal santun dan jujur sehingga aksi kekerasan bisa dinegosiasikan untuk dihindari.

“Kami ingin Papua agar tetap berada dalam pangkuan Ibu Pertiwi. Papua tidak bisa terpisahkan, bahkan di Kota Bandung itu sendiri, warga Papua sangat dihormati dan dicintai karena kesantunannya,” kata Anjar.

Menurut Anjar para peserta aksi damai dari kalangan seniman ini dengan tegas menolak referendum dari provinsi yang ada di Indonesia Timur tersebut.

Saat disinggung mengapa memilih jalur seni dalam aksinya, Anjar menyatakan bahasa seni merupakan bahasa yang mudah dimengerti. Bahkan dengan seni bisa menyentuh hingga bagian terdalam dari hati seseorang.

Jangan sampai lah kita terjebak berita bohong yang bisa memecah belah NKRI. Sekali lagi Papua adalah bagian dari NKRI yang tak terpisahkan,” tutupnya.

Keandalan Infrastruktur Energi Jadi Fokus Pasca Gangguan Listrik Sumatra

May 30, 2026

Pemerintah Pastikan Sistem Listrik Sumatra Pulih Total dan Evaluasi Terus Dilakukan

May 30, 2026

Keandalan Infrastruktur Energi Jadi Fokus Pasca Gangguan Listrik Sumatra

By Kata IndonesiaMay 30, 20260

Keandalan Infrastruktur Energi Jadi Fokus Pasca Gangguan Listrik Sumatra Oleh : Debi Arianti Gangguan listrik…

Pemerintah Pastikan Sistem Listrik Sumatra Pulih Total dan Evaluasi Terus Dilakukan

By Kata IndonesiaMay 30, 20260

Pemerintah Pastikan Sistem Listrik Sumatra Pulih Total dan Evaluasi Terus Dilakukan Jakarta — Pemerintah memastikan…

Sistem Interkoneksi Listrik Sumatra Kembali Normal Disertai Evaluasi dan Penguatan Jaringan Transmisi

By Kata IndonesiaMay 30, 20260

Sistem Interkoneksi Listrik Sumatra Kembali Normal Disertai Evaluasi dan Penguatan Jaringan Transmisi JAKARTA — Sistem…

Danantara Sumberdaya Indonesia dan Agenda Besar Reformasi Tata Niaga Ekspor

By Kata IndonesiaMay 30, 20260

Danantara Sumberdaya Indonesia dan Agenda Besar Reformasi Tata Niaga Ekspor Oleh : Abdul Razak Langkah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.