Pemda Perlu Bersiaga Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Oleh : Anggi Sekartaji Pemerintah Daerah perlu bersiaga guna mengantisipasi bencana hidrometeorologi seiring masuknya Indonesia ke musim penghujan. Mitigasi secara dini ini diharapkan dapat meminimalisasi resiko korban jiwa maupun kerugian material. Kita sudah masuk di bulan november, dan mulai september lalu memasuki musim hujan. Musim ini sepintas telihat indah karena bumi diguyur air yang menyejukkan, dan menyirami pepohonan hingga rindang. Akan tetapi, banyaknya air juga menjadi bumerang, karena tidak maksimal diserap oleh tanah dan akhirnya membuat banjir. Selain banjir, yang patut diwaspadai adalah angin kencang saat hujan, sehingga menyebabkan pepohonan rubuh. Jika ada 1…
Author: Kata Indonesia
Penanaman Nilai Kebangsaan Cegah Radikalisme Oleh : Ade Istianah Radikalisme adalah penyakit menahun yang wajib diberantas, karena bisa menggerogoti negara dari dalam. Salah satu cara untuk mencegah hal tersebut adalah dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Masihkah Anda ingat kasus pengeboman di depan sebuah rumah ibadah? Atau penembakan yang dilakukan seorang gadis muda dengan sengaja, dan sasarannya adalah aparat keamanan? Pelaku utamanya adalah kelompok radikal yang melakukan hal-hal eksterm (bahkan terlihat ‘gila’) karena mereka ingin mewujudkan negara khilafah dan tidak setuju akan UUD 1945 dan pancasila. Oleh karena itu, radikalisme memang wajib dihapuskan dari seluruh bagian Indonesia. Jika masih ada kelompok radikal…
Pemuka Agama Ujung Tombak Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi Oleh : Ismail Pemuka agama merupakan ujung tombang pencegahan radikalisme dan intoleransi. Dengan adanya peran aktif pemuka agama, maka diharapkan paham anti Pancasila tersebut dapat diredam. Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid selaku Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengatakan, para pemuka agama merupakan ujung tombak dalam upaya pencegahan penyebaran radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat. Dalam keterangan tertulisnya, Akhmad Nurwakhid mengatakan, selama ini kelompok radikal kerap membungkus upaya penyebaran pahamnya dengan motif agama. Padahal, hal tersebut tentunya sangat merugikan dan juga memfitnah agama tersebut. Sehingga keberhasilan dalam menanggulangi radikalisme dan Intoleransi…
Waspada Aksi Keji KST Jelang HUT OPM Oleh : Sherina Lokbere Aparat Keamanan terus meningkatkan pengamanan menjelang HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember. Langkah tersebut dilaksanakan guna mewaspadai dan mengantisipasi aksi keji Kelompok Separatis dan Teroris (KST). Ketika pertama kali bergabung sebagai provinsi di Indonesia, rakyat Papua (yang dulu bernama Irian Jaya) mengambil suara dalam Pepera (penentuan pendapat rakyat). Hasilnya mereka memilih untuk ikut Indonesia, dan memang menurut hukum internasional, wilayah eks jajahan Belanda di Indonesia otomatis menjadi wilayah nusantara. Akan tetapi OPM tidak menyetujui hasil Pepera, lalu memilih untuk memberontak hingga saat ini. Padahal Pepera sudah puluhan…
Disiplin Prokes Strategi Jitu Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19 Oleh : Agung Kurniawan Disiplin Prokes menjadi strategi jitu untuk menghadapi gelombang ketiga Covid-19. Dengan adanya langkah proteksi tersebut, maka diharapkan dapat meredam lonjakan Covid-19 akibat relaksasi kegiatan. Pandemi belum 100% selesai dan masyarakat mulai kelelahan, karena hampir 2 tahun berjibaku dengan corona. Memang selain harus menjaga kesehatan fisik, kesehatan mental juga perlu distabilkan, karena mengurangi mobilitas lama-lama membuat stress. Namun kita wajib tahu diri agar tidak sembarangan keluar rumah dan akhirnya tertular virus covid-19. Selama pandemi sudah ada 2 kali serangan corona, dan menurut para epidemiolog, serangan yang ketiga akan muncul…
Mendorong Peran Aktif Kampus Menangkal Radikalisme Oleh : Muhammad Yasin Radikalisme merupakan ideologi yang bisa menyusup kepada siapa saja, tak terkecuali bagi mereka yang tengah menempuh pendidikan khususnya Mahasiswa. Intitusi pendidikan pun diminta waspada dan ikut menangkal penyebaran paham anti Pancasila tersebut. Paham radikal juga telah mengalami kamuflase sesuai tempat dan kondisinya, paham-paham ini menyusup berganti kulit melalui kegiatan-kegiatan mahasiswa dengan cara memberikan bantuan dana kegiatan sehingga mendapat sambutan yang baik dan senyuman lebar di kalangan mahasiswa. Merujuk pada Permenristekdikti No 55 tahun 2018 merespon dengan menekankan mentoring kebangsaan kampus. Setiap kampus wajib membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa Pengawal Ideologi Bangsa…
Presiden Jokowi Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia Oleh : Abdul Kohar Presiden Jokowi ditetapkan jadi tokoh muslim berpengaruh di dunia. Ini adalah sebuah prestasi karena membuktikan bahwa tidak hanya masyarakat Indonesia yang mengagumi beliau, tetapi juga dunia internasional, khususnya negara-negara muslim. Presiden Joko Widodo kembali masuk sebagai salah satu tokoh muslim berpengaruh. Beliau berhasil jadi presiden yang kharismatik dan dicintai rakyat, karena humble dan memikirkan kemajuan Indonesia hingga jauh ke depan. Tak heran beliau selalu dicintai, tidak hanya oleh rakyat kita tetapi juga masyarakat internasional. Masyarakat internasional menyegani sosok Presiden Jokowi karena berpikiran maju dan mampu luwes dalam pergaulan dengan negara-negara…
Pembangunan Infrastruktur di Papua Bermanfaat Bagi Rakyat Oleh : Jazzy Ravina Papua terbukti mendapatkan manfaat dari pembangunan yang dicanangkan pemerintah. Berbagai pembangunan ini terbukti dapat meningkatkan akses transportasi sehingga berdampak positif pula bagi perkembangan ekonomi rakyat. Salah satu pembangunan infrastruktur yang manfaatnya bisa langsung dirasakan adalah pembangunan trans papua. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KPUPR) menyebutkan, panjang jalan trans Papua di Papua mencapai 2.902 km. Jalan tersebut meliputi ruas jalan Merauke-Tanah Merah-Waropko (543), Waropko-Oksibil (136), Dekai-Oksibil (225 km) dan Kenyam-Dekai (180 km). Lalu, Wamena-Habema-Kenyam-Mamug (295 km), Jayapura-Elelim-Wamena (585 km), Wamena-Mulia-Ilaga-Enarotali (466 km), Wagete-Timika (196 km) dan Enarotali-Wagete-Nabire (285 km).…
Oleh : Kenia Putri Pengendalian dan pengawasan Covid-19 tetap dilakukan oleh pemerintah, meski kasus sedang menurun. Saat pandemi kita memang harus waspada, termasuk saat kasus Corona makin sedikit karena bukan berarti keadaan 100% aman mengingat ancaman Corona gelombang ketiga masih dapat terjadi. September dan oktober 2021 ini kita bisa bernafas dengan lega karena Corona lebih terkendali. Jika di bulan juli ada lonjakan pasien hingga 50.000 orang per hari, maka dalam beberapa minggu ini sangat ditekan menjadi hanya 700-an per hari. Prestasi ini tidak boleh membuat kita jumawa, justru harus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan. Menkominfo Johnny G Plate menyatakan bahwa penanggulangan…
Presiden Jokowi Mendapat Apresiasi Pemimpin Dunia Oleh : Rizki Insani Presiden Jokowi mendapatkan apresiasi dari para pemimpin dunia. Hal tersebut tercermin dari terpilihnya Indonesia sebagai presidensi KTT G20 dan kehadiran Presiden Jokowi yang selalu mendapat sambutan hangat di berbagai forum internasional. Dalam pergaulan internasional, Indonesia sejak dulu mendapatkan posisi khusus di dunia internasional. Sejak era orde baru bahkan orde lama, para pemimpin dunia selalu mengangkat topi dan menghormati tiap presiden Indonesia. Saat ini ketika Indonesia dipimpin oleh Presiden Jokowi, beliau juga diapresiasi oleh para presiden atau pemimpin negara lainnya. Hal ini terbukti saat Presiden Jokowi menghadiri KTT G20 pada akhir…
Papua Bagian Integral NKRI, Tolak Provokasi Menjelang HUT OPM Oleh : Janet Theresia Papua merupakan salah satu provinsi dan bagian integral NKRI. Masyarakat pun menolak provokasi separatisme Papua, utamanya menjelang peringatan HUT OPM. Gerakan untuk memisahkan Papua dari NKRI memang gerakan separatis yang harus diwaspadai, gerakan ini pun seakan meminta bantuan dari luar negeri dengan menyebarkan narasi bahwa Papua layak merdeka. Direktur Eropa I Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Ida Bagus Made Bimantara, yang akrab disapa Sade, menegaskan, bahwa berbagai isu di Papua seutuhnya merupakan urusan dalam negeri dan semua negara memahami dan menghormati posisi Indonesia. Sade menegaskan, Papua saat ini…
Masyarakat Mendukung Perpanjangan PPKM Oleh : Nofri Fahrozi Meski kasus nasional mengalami penurunan, pemerintah memilih untuk menerapkan perpanjangan PPKM dengan sejumlah pelonggaran. Masyarakat pun mendukung kebijakan perpanjangan PPKM yang diharapkan dapat menjaga tren positif penanggulangan pandemi Covid-19. Pemerintah kembali melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3-4 di Jawa-Bali untuk menekan penyebaran virus corona. Kebijakan tersebtu diperpanjang selama 14 hari, yakni dari tanggal 2 sampai tanggal 15 November 2021. Keputusan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 57 Tahun 2021 yang ditandatangani oleh Mendagri Tito Karnavian pada 1 November 2021. Meski diperpanjang, pemerintah tetap melakukan pelonggaran pada sejumlah…