• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Disiplin Prokes Strategi Jitu Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19

Disiplin Prokes Strategi Jitu Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 6 November 2021

Disiplin Prokes Strategi Jitu Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19

Oleh : Agung Kurniawan

Disiplin Prokes menjadi strategi jitu untuk menghadapi gelombang ketiga Covid-19. Dengan adanya langkah proteksi tersebut, maka diharapkan dapat meredam lonjakan Covid-19 akibat relaksasi kegiatan.

Pandemi belum 100% selesai dan masyarakat mulai kelelahan, karena hampir 2 tahun berjibaku dengan corona. Memang selain harus menjaga kesehatan fisik, kesehatan mental juga perlu distabilkan, karena mengurangi mobilitas lama-lama membuat stress. Namun kita wajib tahu diri agar tidak sembarangan keluar rumah dan akhirnya tertular virus covid-19.

Selama pandemi sudah ada 2 kali serangan corona, dan menurut para epidemiolog, serangan yang ketiga akan muncul pada awal tahun 2022. Mereka memprediksinya karena saat ini kasus corona sedang turun, dan biasanya ketika kurva sedang landai maka bisa naik lagi. Selain itu, merujuk pada kasus serangan corona gelombang kedua tahun lalu, selalu ada lonjakan pasien covid pasca liburan, dan akhir tahun banyak tanggal merah serta libur sekolah.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyatakan bahwa semua elemen bangsa harus disiplin dalam menjalankan berbagai kebijakan untuk menangani corona, termasuk prokes 10M. Jika satu saja pihak yang tidak disiplin, maka akan mengacaukan upaya pengendalian. Semua pihak mulai dari masyarakat, pelaksana, dan pemangku kepentingan harus menjalankan kebijakan pengendalian corona.
Kekompakan dalam menjaankan prokes 10M memang harus dilakukan semua orang. Misalnya ketika ada pejabat yang taat memakai masker, maka akan diikuti pula oleh bawahannya, dan juga warga sipil. Penyebabnya karena sebagai pejabat ia menjadi tokoh masyarakat sehingga gerak-geriknya disorot dan dicontoh oleh warganya. Sehingga jangan sampai sang pejabat malah memberi contoh yang salah dengan malas pakai masker.
Selain itu, warga sipil juga wajib menaati prokes 10M. Ketika ada yang malah anti masker bahkan anti vaksin, maka akan merepotkan yang lain, terutama para nakes. Masyarakat yang nakal itu bisa kena corona dan menularkannya ke keluarga dan teman-teman, lalu kasus covid naik lagi. Akibatnya kerja nakes jadi ekstra keras dan mereka kelelahan karena harus mengambil long shift (12 jam sehari).
Ketika ada yang nakal dalam melanggar prokes maka bisa membuat efek domino negatif seperti itu, dan akhirnya serangan corona gelombang ketiga benar-beanr terjadi. Memang saat ini masa tenang, karena jumlah pasien covid hanya 600-an per hari. Akan tetapi jangan santai-santai dulu lalu malas pakai masker, karena jika banyak yang lalai, maka serangan corona benar-benar terjadi.
Memang prediksi serangan corona gelombang ketiga baru sebuah perkiraan, tetapi itu adalah sebuah peringatan. Jadi jangan bersikap cuek dan akhirnya mengabaikan prokes 10M. Jangan lupa bahwa epidemiolog adalah ahli di bidangnya, jadi mereka membuat statement berdasarkan teori.
Untuk mencegah serangan corona gelombang ketiga maka memang harus taat prokes 10M. Sudahkah Anda membeli masker hari ini? Masker menjadi benda wajib saat belanja bulanan, dan karena harus pakai masker ganda, maka harus ada masker disposable dan masker kain di rumah. Walau hanya ke warung depan gang, harus tetap pakai masker.
Selain itu, selalu cuci tangan dan jaga kebersihan badan, dan langsung mandi keramas saat sampai di rumah, serta berganti baju. Jaga juga kebersihan lingkungan dan selalu bergaya hidup sehat, demi imunitas tubuh yang tinggi. Jika semua orang disiplin prokes maka serangan corona gelombang ketiga tidak akan terjadi.
Menaati prokes 10M tidak terlalu sulit, karena sejak awal tahun 2020 lalu kita sudah biasa pakai masker, bukan? Untuk menaati poin prokes lain juga mudah, yang penting niat dan tidak menyepelekan. Serangan corona gelombang ketiga bisa dihindari jika semua taat prokes.

)* Penulis adalah kontributor Nusa Bangsa Institute

 

LMA Papua Pegunungan: Jaga Stabilitas Daerah, Jangan Terprovokasi Aksi Reformasi Jilid 2

June 15, 2026

Mensesneg: Pemerintah Berkomitmen Menerima Masukan Mahasiswa dan Selesaikan Berbagai Persoalan Bangsa

June 15, 2026

LMA Papua Pegunungan: Jaga Stabilitas Daerah, Jangan Terprovokasi Aksi Reformasi Jilid 2

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

LMA Papua Pegunungan: Jaga Stabilitas Daerah, Jangan Terprovokasi Aksi Reformasi Jilid 2 Jayapura – Ketua…

Mensesneg: Pemerintah Berkomitmen Menerima Masukan Mahasiswa dan Selesaikan Berbagai Persoalan Bangsa

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Mensesneg: Pemerintah Berkomitmen Menerima Masukan Mahasiswa dan Selesaikan Berbagai Persoalan Bangsa *Jakarta,* Beberapa waktu lalu,…

Reformasi Jilid II Tidak Relevan, Indonesia Dinilai Masih Jauh dari Krisis 1998

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Reformasi Jilid II Tidak Relevan, Indonesia Dinilai Masih Jauh dari Krisis 1998 Jakarta – Wacana…

Pemerintah Respons Isu Reformasi Jilid II dengan Penguatan Koordinasi Perbaikan Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaJune 14, 20260

Pemerintah Respons Isu Reformasi Jilid II dengan Penguatan Koordinasi Perbaikan Ekonomi Nasional JAKARTA – Pemerintah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.