• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Komunikolog: Kata “Bajingan-Tolol” Tidak Mencerminkan Nilai Demokrasi

Komunikolog: Kata “Bajingan-Tolol” Tidak Mencerminkan Nilai Demokrasi

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 3 August 2023

Komunikolog: Kata “Bajingan-Tolol” Tidak Mencerminkan Nilai Demokrasi

Pengamat politik Rocky Gerung menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai “bajingan tolol” dalam orasinya pada acara buruh di Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Umpatan dilontarkan dalam merespons kebijakan Jokowi dalam mengelola negara.

Dr. Emrus Sihombing Komunikolog Universitas Pelita Harapan menyebut, pernyataan Rocky Gerung tidaklah sesuai etika dan tidak berdasarkan atas nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, umpatan tersebut tidak mencerminkan keberadaban sesuai asas Pancasila.

”Keberadaban sendiri sesuai dengan nilai-nilai yang ada di Indonesia termasuk etika, kesopanan dan menghargai orang lain. Saya melihat ada diksi yang muncul akhir pekan ini yang tidak tepat, inilah contoh demokrasi yang kebablasan seperti adanya diksi ‘bajingan-tolol’. Tentunya apa yang disampaikan dengan diksi itu sama sekali tidak pas,” Ujarnya dalam salah satu acara stasiun televisi nasional, Rabu (02/08/2023).

Dr. Emrus menjelaskan, kritik yang disuarakan oleh salah satu pengamat politik sangat tidak beretika dan mengandung unsur merendahkan orang lain. Tidak hanya merendahkan presiden tetapi juga merendahkan para pendengar.

”Menurut pandangan saya, saya berpendapat bahwa itu adalah merendahkan orang lain. Bukan hanya Presiden Jokowi, namun dia juga merendahkan para pemirsanya dan merendahkan dirinya sendiri. Padahal dalam konumikasi hendaknya kita harus berposisi egaliter dan ada kesetaraan” ungkapnya.

Dr. Emrus beranggapan bahwa diksi ”bajingan-tolol” sangat tidak pantas untuk disebutkan dalam kritik. Ia beranggapan bahwa diksi tersebut sangat menghina Presiden dan masyarakat.

”Diksi-diksi yang dibangun oleh Rocky Gerung selama ini memposisikan bahwa dirinya superior dan orang lain inferior, orang lain lebih rendah dari dirinya, Selama ini dia juga terus mencari pembenaran. Padahal dalam KBBI, arti dari ‘bajingan’ adalah penjahat, apakah itu layak untuk ditujukan kepada Kepala Negara?” ujarnya.

Dirinya melanjutkan, dalam kritik seharusnya ada unsur membangun bukan dalam bentuk hinaan. Kritik yang membangun adalah kritik yang sehat yang ditujukan terhadap programnya, bukan ditujukan kepada seseorang termasuk presiden.

”Dari sudut komunikasi, hendaknya bisa mengemukakan fakta, data, dan kelemahannya, jangan sampai menyebut nama orangnya. Sebut saja programnya. Tetapi ketika sudah terucap kata ‘tolol’, itu sudah personal kan, tidak baik itu,” ujar dia.

”Kritik yang dilakukan oleh Rocky Gerung sangat diluar adab. Harus kita bedakan keterbukaan komunikasi, tetapi kita tidak setuju dengan keterbukaan yang mendiskreditkan orang lain,” lanjutnya.

Dr. Emrus juga berpesan kepada generasi muda atau milenial untuk dapat menggunakan berbagai sumber informasi dengan arif dan bijak, jangan hanya berdasarkan dari satu sumber semata.

”Kepada generasi muda kita, terutama kepada generasi milenial, tentang sesuatu hal akseslah dari berbagai sumber informasi dan jangan hanya dari satu sumber saja. Karena itu akan mencerdaskan pula,” pungkasnya.

RUU Ketenagakerjaan Didorong Perluas Lapangan Kerja dan Upskilling Pekerja

September 9, 2026

Pemerintah Tepat Mengutamakan Keselamatan Warga dan Penerbangan saat Erupsi

September 9, 2026

RUU Ketenagakerjaan Didorong Perluas Lapangan Kerja dan Upskilling Pekerja

By Kata IndonesiaSeptember 9, 20260

RUU Ketenagakerjaan Didorong Perluas Lapangan Kerja dan Upskilling Pekerja Jakarta – Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan…

Pemerintah Tepat Mengutamakan Keselamatan Warga dan Penerbangan saat Erupsi

By Kata IndonesiaSeptember 9, 20260

Pemerintah Tepat Mengutamakan Keselamatan Warga dan Penerbangan saat Erupsi Oleh: Galih Bagus Wiratama Erupsi Gunung…

Informasi Resmi adalah Kunci agar Waspada Bencana Tidak Berubah Menjadi Kepanikan

By Kata IndonesiaSeptember 9, 20260

Informasi Resmi adalah Kunci agar Waspada Bencana Tidak Berubah Menjadi Kepanikan Oleh: Yandi Arya Adinegara…

Kami Alihkan Pesawatnya ke Surabaya, Catatan perjalanan mengikuti dua konferensi di Jakarta dan Bali

By Kata IndonesiaSeptember 9, 20260

Pada 5 September, saya berangkat dari Kuningan menuju Jakarta dengan kereta api. Tujuan pertama saya…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.