• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Waspada Provokasi Demo, Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas dan Daya Beli Rakyat

Waspada Provokasi Demo, Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas dan Daya Beli Rakyat

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 19 June 2026

Waspada Provokasi Demo, Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas dan Daya Beli Rakyat

Jakarta — Aksi demonstrasi terkait kondisi perekonomian nasional dinilai sebagai bagian dari hak demokratis yang dijamin konstitusi. Namun, berbagai kalangan mengingatkan agar ruang penyampaian aspirasi tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memprovokasi masyarakat, menyebarkan disinformasi, maupun mengganggu stabilitas nasional yang menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengungkap bahwa pemerintah terus bekerja keras melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menyelesaikan berbagai tantangan ekonomi.

 

“Beberapa hari ini kan saudara saksikan bahwa kita juga betul-betul bekerja sama dan bekerja sangat keras untuk mengatasi masalah-masalah perekonomian kita,” ujar Prasetyo Hadi.

 

Menurutnya, penyelesaian berbagai persoalan ekonomi membutuhkan proses, konsistensi kebijakan, dan dukungan seluruh elemen bangsa agar hasilnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

 

Sejalan dengan itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hoaks dan provokasi di ruang digital yang berpotensi memperkeruh situasi di tengah gelombang demonstrasi.

 

“Jangan langsung menganggap linimasa sebagai gambaran lengkap keadaan. Ilusi algoritma bisa membuat kita merasa semua orang sedang marah, semua orang membenarkan kekerasan, atau semua informasi yang kita lihat adalah fakta. Padahal, belum tentu demikian. Karena itu, periksa informasi dari berbagai sumber, pahami konteksnya, dan jangan mudah terprovokasi,” ungkap Meutya.

 

Ia juga menegaskan bahwa ruang digital tidak boleh dijadikan sarana memperbesar provokasi maupun penyebaran informasi yang menyesatkan.

 

“Ruang digital tidak boleh menjadi tempat untuk memperbesar provokasi. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi hoaks, hasutan kekerasan, dan manipulasi informasi tidak boleh diberi ruang. Mari kita jaga aspirasi tetap tersampaikan secara damai dan bertanggung jawab,” tegasnya.

 

Di sisi lain, pemerintah terus memperkuat berbagai instrumen ekonomi untuk melindungi masyarakat dari tekanan eksternal.

 

Menteri Keuangan Purbaya, Yudhi Sadewa menegaskan bahwa stabilitas nilai tukar rupiah menjadi salah satu prioritas pemerintah karena berdampak langsung terhadap harga kebutuhan pokok dan biaya produksi pelaku usaha.

 

“Dengan kebijakan yang lebih terarah, stabilitas rupiah dapat terjaga sehingga harga kebutuhan menjadi lebih terjangkau dan beban hidup masyarakat tidak semakin berat,” ujar Purbaya.

 

Komitmen tersebut juga tercermin dalam arah kebijakan fiskal 2027 yang difokuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat.

 

“Kami optimistis perekonomian Indonesia akan mampu berputar lebih cepat dan tumbuh lebih tinggi sebagai fondasi akselerasi peningkatan kesejahteraan rakyat. Untuk itu, kebijakan fiskal tahun 2027 diarahkan untuk mendorong perekonomian tumbuh lebih tinggi dan rakyat sejahtera lebih cepat,” pungkas Purbaya Yudhi Sadewa.

Akademisi UI: Indonesia Perlu Ada Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber

July 23, 2026

Guru Besar UKI: Regulasi Anti Spionase Asing Penting untuk Lindungi Inovasi dan Kekayaan Intelektual Nasional

July 22, 2026

Akademisi UI: Indonesia Perlu Ada Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber

By Kata IndonesiaJuly 23, 20260

Akademisi UI: Indonesia Perlu Ada Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber *Jakarta* – Akademisi UI…

Guru Besar UKI: Regulasi Anti Spionase Asing Penting untuk Lindungi Inovasi dan Kekayaan Intelektual Nasional

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Guru Besar UKI: Regulasi Anti Spionase Asing Penting untuk Lindungi Inovasi dan Kekayaan Intelektual Nasional…

Pengamat Intelijen: Pemerintah Perlu Memperkuat Sistem Keamanan Siber Guna Hadapi Ancaman Spionase Asing

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Pengamat Intelijen: Pemerintah Perlu Memperkuat Sistem Keamanan Siber Guna Hadapi Ancaman Spionase Asing Jakarta -…

Pengamat Intelijen UI Tegaskan Indonesia Butuh Payung Hukum Hadapi Spionase Asing

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Pengamat Intelijen UI Tegaskan Indonesia Butuh Payung Hukum Hadapi Spionase Asing Jakarta – Penguatan payung…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.