• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Waspada Hoaks, Mari Sukseskan PON XX 2021 di Papua

Waspada Hoaks, Mari Sukseskan PON XX 2021 di Papua

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 18 August 2021

Oleh: Erika Teodhora (Warganet Kota Kupang, NTT)

Ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua akan berlangsung bulan Oktober 2021 mendatang. Diketahui perhelatan olahraga nasional empat tahunan akan digelar di tengah pandemi Covid-19. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengatakan Kemenkominfo telah menyiapkan dukungan berupa media center dan pelaksanaan komunikasi publik agar PON Papua makin semarak dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Konten informasi sangat penting untuk disiapkan, secara khusus oleh juru bicara dari masing-masing cabang olahraga, Pengurus Besar PON hingga bagi awak media selama meliput PON XX Papua.

Selain itu, saat ini media sosial menjadi lebih mudah untuk diakses bahkan sepersekian detik media selalu update terhadap informasi/isu yang tengah terjadi. Hal tersebut kerap kali menjadi ancaman masyarakat Indonesia, akan tersebarnya berita hoaks yang dinilai dapat memecah belah bangsa. Banyaknya berita bohong yang beredar juga bisa menyebabkan masyarakat hilang kepercayaan kepada pemerintah.

Sebagai masyarakat Indonesia yang baik dan bijak, sudah sepatutnya kita mengakses informasi yang sudah terbukti kebenarannya, sehingga warga tidak lagi termakan oleh berita bohong yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Membaca konten narasi dari media yang sudah terpercaya juga dapat menghindari kita dari ancaman berita hoaks yang banyak beredar.

Kominfo juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menyebarkan informasi positif di tengah persiapan pelaksanaan PON XX, terlebih reporter-reporter perlu menyampaikan dengan diksi-diksi yang akurat dan penuh semangat, kameramen-kameramen perlu menampilkan angle-angle olahraga yang menantang dan hebat sehingga memberikan kebanggan bagi warga Indonesia.

Pemerintah juga mengajak masyarakat agar ruang digital tidak diisi dengan informasi hoaks, berita yang simpang siur, adu domba, hate speech dan saling mencela. Maka dari itu, sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan PON XX Papua digelar bisa berlangsung dengan optimal.

Sebagaimana tujuan diadakannya PON XX, yakni untuk mempersatukan bangsa Indonesia dan memaknai perbedaan yang ada di negara kita sendiri. Jangan sampai karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, membawa kita menjadi bangsa yang terpecah belah. Bhinneka Tunggal Ika harus tetap terpelihara di hati masing-masing rakyat Indonesia.

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global

November 2, 2026

Bikin Takjub! Inilah Cara Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Perkuat Kemandirian Pangan Lewat Tempe

November 2, 2026

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pemerintah Optimis Ketahanan Rupiah Hadapi Tekanan Global Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti…

Bikin Takjub! Inilah Cara Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Perkuat Kemandirian Pangan Lewat Tempe

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien Banyuwangi yang didirikan tahun 1987 dan resmi…

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pengawasan MBG dari Daerah Memperkuat Perlindungan Kesehatan Anak Oleh : Gavin Asadit Pengawasan dari tingkat daerah menjadi bagian penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan memberikan manfaat bagi kesehatan anak. Seiring meluasnya pelaksanaan program di berbagai wilayah, kualitas bahan pangan, kebersihan dapur, proses pengolahan, hingga ketepatan distribusi harus dijaga secara konsisten. Pengawasan yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, dan Badan Gizi Nasional (BGN) diperlukan agar makanan yang diterima peserta didik memenuhi standar keamanan dan gizi. BGN telah mendorong penguatan koordinasi pengawasan MBG melalui optimalisasi peran Satuan Tugas (Satgas) MBG di daerah serta rencana penempatan personel BGN pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Langkah ini ditujukan untuk memperpendek rentang koordinasi antara pemerintah pusat dan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyiapkan makanan bagi penerima manfaat di seluruh Indonesia. Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menjelaskan bahwa besarnya cakupan program membutuhkan pembagian peran yang jelas agar pengawasan dapat berlangsung lebih dekat dengan pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, personel BGN di daerah diharapkan dapat menjadi mitra koordinasi kepala daerah, mempercepat penanganan keluhan, dan membantu memastikan persoalan operasional segera ditindaklanjuti. BGN juga mendorong daerah yang belum membentuk Satgas MBG agar segera menyelesaikan pembentukannya. Hingga akhir Oktober, Satgas MBG telah terbentuk di 230 daerah. Penguatan tersebut diperjelas melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian SPPG di Daerah. Kebijakan ini mendorong gubernur, bupati, dan wali kota untuk terlibat dalam pemeriksaan berkala terhadap dapur MBG. Pemeriksaan dilakukan dengan mengacu pada indikator kelayakan yang telah disiapkan BGN, sehingga penilaian tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi juga kondisi nyata fasilitas dan proses pengolahan makanan. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan dan pengawasan MBG. Menurutnya, kepala daerah dapat menggerakkan perangkat daerah terkait untuk memeriksa kelayakan SPPG dan menindaklanjuti temuan di wilayah masing-masing. Keterlibatan dinas kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, ketahanan pangan, serta unsur pengawasan daerah memungkinkan pemeriksaan dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari sanitasi hingga kualitas layanan. …

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah Jakarta – Pemerintah memperketat pengawasan Program Makan Bergizi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.