Regional

Wali Kota Depok, Mohammad Idris berikan Kondangan kepada 21 pasutri peserta Itsbat Nikah

Pemerintah Kota Depok kembali menggelar Itsbat nikah pada Jumat (23/8) di Aula Teratai, Gedung Balai Kota Depok. Program Itsbat nikah di tahun ini, diikuti 21 pasangan suami istri (Pasutri). Dengan mengikuti Istbat mereka berhak mendapatkan Akta Nikah dan pernikahannya diakui secara resmi oleh negara.

Wali Kota Depok, dalam sambutannya, mengatakan, penetapan pernikahan resmi sangat penting untuk perlindungan anak. Menurutnya, pasangan nikah siri itu belum memiliki Akta Nikah, sehingga tidak bisa melakukan pengurusan untuk Akta Kelahiran putra-putrinya.

“Isbat menandakan pernikahan yang belum kuat jadi harus dikokohkan dari sisi administrasi kenegaraannya. Sehingga bermanfaat, khususnya untuk kepentingan anak-anak,” ujarnya.

Itsbat nikah gratis di Aula Teratai, Gedung Balai Kota Depok, Jumat (23/8).
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Misbahul Munir mengatakan, masyarakat masih enggan mengikuti itsbat nikah, entah karena malu atau mungkin mereka langsung mengurusnya ke Pengadilan Agama. Padahal, menurutnya, Pemkot Depok telah memfasilitasi itsbat nikah dengan APBD, istbat nikah tersebut diberikan secara gratis khusus warga ber-KTP Depok yang kurang mampu.

“Program itsbat sendiri adalah program yang dicanangkan pemerintah kota Depok. Program tersebut bertujuan untuk ketahanan keluarga. Selain itu, juga agar masyarakat tertib administrasi kependudukan. Ada 21 Pasutri hari ini, saya harap semoga bisa selesai hari ini dokumennya,” ungkap Misbahul.

Istbat nikah sendiri sudah dilaksanakan semenjak tiga tahun yang lalu. Tambah Misbahul, dari tahun ke tahun harusnya jumlah pesertanya menurun. Untuk target tahun ini sendiri, itsbat nikah bakal diadakan 4 kali dengan jumlah 120 pasangan.

Salah satu pasutri peserta itsbat nikah yang berbahagia, Aldit Rahma mengaku merasa senang dan sangat terbantu dengan adanya program itsbat nikah gratis. Ia mengakui, mengetahui adanya isbat nikah dari keluarga. Ia berharap di tahun berikutnya isbat akan tetap diadakan dan membantu warga Depok lainnya.

Aldit Rahma dan istri.
“Saya senang dan terbantu banget. Saya menikah sejak 2016 dan akhirnya memiliki Akta Nikah. Saya berharap tahun berikutnya program seperti ini bakal ada lagi, supaya bisa membantu warga,” ungkap Aldit.

Dalam itstbat nikah yang digelar, Wali Kota Depok, Mohammad Idris memberikan tanda kegembiraan, ia memberikan kondangan kepada 21 peserta Isbat nikah.

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

Safe Screen, Safe Mind: PP TUNAS dan Perlindungan Anak

Safe Screen, Safe Mind: PP TUNAS dan Perlindungan Anak Oleh : Abdul Razak Transformasi digital…

38 minutes ago

Mufti Sabah Malaysia di Bangsal Literasi Ponpes Wali: Memetik Rahasia Kemandirian dari Candirejo

Langkah kaki Datuk Dr. Bungsu Aziz bin Haji Jaafar terhenti sejenak saat memasuki pelataran Pondok…

43 minutes ago

PP TUNAS Lindungi Anak dari Terorisme dan Radikalisme Digital

PP TUNAS Lindungi Anak dari Terorisme dan Radikalisme Digital Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmen…

48 minutes ago

PP TUNAS Perkuat Perlindungan Anak, Cegah Paparan Radikalisme Digital

PP TUNAS Perkuat Perlindungan Anak, Cegah Paparan Radikalisme Digital Jakarta, - Pemerintah terus memperkuat upaya…

56 minutes ago

Sekolah Rakyat dan Penegasan Negara atas Hak Pendidikan

Sekolah Rakyat dan Penegasan Negara atas Hak Pendidikan Oleh: Hanif Ridho Pemerintah terus memperkuat peran…

1 hour ago

Sekolah Rakyat Jamin Hak Dasar Pendidikan Masyarakat

Sekolah Rakyat Jamin Hak Dasar Pendidikan Masyarakat Oleh: Tiana Pramesti Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi penegasan…

2 hours ago