• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»TNI Perkuat Layanan Kesehatan bagi Masyarakat Papua

TNI Perkuat Layanan Kesehatan bagi Masyarakat Papua

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 1 June 2026

TNI Perkuat Layanan Kesehatan bagi Masyarakat Papua

PUNCAK JAYA — Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat komitmennya dalam membantu masyarakat Papua melalui berbagai program sosial dan pelayanan kemanusiaan. Salah satu langkah nyata dilakukan personel Pos Kotis Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti dengan membuka layanan kesehatan gratis secara jemput bola di Kampung Ukuneri, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya TNI menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil yang memiliki keterbatasan akses fasilitas medis. Dalam kegiatan itu, warga memperoleh pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kesehatan mata, pemberian obat-obatan, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan.

Komandan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, mengatakan bahwa keberadaan Satgas tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga pengabdian sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran Satgas dapat dirasakan masyarakat, tidak hanya dalam pengamanan wilayah, tetapi juga melalui kepedulian dan pengabdian nyata,” ujar Yudi.

Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan jemput bola menjadi bentuk perhatian TNI terhadap kebutuhan masyarakat pedalaman Papua yang masih menghadapi keterbatasan akses kesehatan.

 

“Kami berharap masyarakat merasa terbantu dan semakin percaya bahwa negara hadir melalui TNI untuk melayani masyarakat hingga ke pelosok Papua,” tambahnya.

 

Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut mendapat sambutan hangat dari warga Kampung Ukuneri. Masyarakat merasa terbantu karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.

 

“Bapak TNI datang periksa kesehatan, dengar keluhan kami dan membantu masyarakat. Kami sangat bersyukur,” kata Yopi (48), salah seorang warga.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa TNI AD selama ini menjalankan banyak program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, meski belum banyak terekspos ke publik.

 

“TNI hadir membantu masyarakat di wilayah sulit. Banyak program sosial yang selama ini berjalan tidak pernah terekspos,” kata Donny.

 

Menurut Donny, program sosial TNI mencakup pembangunan fasilitas air bersih, pengiriman tenaga pendidik ke daerah terpencil, pelayanan kesehatan oleh satuan tugas, hingga dukungan logistik bagi masyarakat di wilayah terisolasi. Melalui program tersebut, TNI terus memperkuat kedekatan dengan rakyat sekaligus mendukung pemerataan kesejahteraan di Papua.

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

August 27, 2026

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

August 27, 2026

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir Oleh : Gavin Asadit Pemerintah terus memperkuat…

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih INDRAMAYU — Pemerintah terus mematangkan pembangunan…

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG Oleh : Irfan Aditya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Dengan cakupan penerima manfaat yang terus bertambah di berbagai daerah, pemerintah menyadari bahwa pelaksanaan program berskala nasional ini harus diiringi dengan standar kualitas yang tinggi. Oleh karena itu, berbagai kritik dan masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima. Dalam setiap kebijakan publik, kritik merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang perlu diapresiasi. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada kemampuan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Masukan mengenai kualitas makanan, ketepatan distribusi, kebersihan dapur, maupun pelayanan di lapangan menjadi indikator penting untuk memperbaiki sistem yang sudah berjalan. Pendekatan yang terbuka terhadap kritik menunjukkan bahwa pemerintah mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai prioritas utama pemerintahan. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh akses terhadap makanan yang sehat, aman, dan bergizi. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa pelaksanaan program harus terus dievaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul selama implementasi. Komitmen pemerintah dalam menerima kritik juga tercermin dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai masukan masyarakat terkait pelaksanaan MBG. Menurutnya, evaluasi merupakan bagian dari proses memperkuat tata kelola program sehingga seluruh rantai penyediaan pangan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga penyajian makanan, dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pihaknya menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Pandangan senada disampaikan oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, yang menilai pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis harus terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat. Menurutnya, DPR RI mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, namun pelaksanaannya harus disertai pengawasan yang ketat agar setiap makanan yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Pihaknya juga menekankan bahwa kritik dari masyarakat hendaknya dijadikan bahan evaluasi bersama sehingga pemerintah dapat melakukan perbaikan secara cepat dan tepat tanpa mengurangi tujuan utama program.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.