• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 21 July 2026

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

Presiden Prabowo Subianto menyoroti percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pangan, serta efisiensi badan usaha milik negara (BUMN) dalam Taklimat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.

Salah satu capaian yang disampaikan ialah kemajuan pembangunan jembatan desa yang ditujukan untuk memperkuat konektivitas wilayah.

 

 

 

 

Saat meminta laporan perkembangan pembangunan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak, selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan Jembatan, Presiden menyampaikan bahwa realisasi pembangunan terus berjalan sesuai rencana.

 

 

 

 

“Sampai dengan Juli 2026, dari 5.000 jembatan desa yang sangat diminta oleh rakyat desa, kita sudah selesaikan 1.000 unit. Sebanyak 1.000 sudah dibangun dan sisanya bisa selesai dalam waktu dekat,” ujar Prabowo.

 

 

 

 

Presiden kemudian memastikan kembali target penyelesaian seluruh proyek tersebut sebelum akhir tahun.

 

 

 

 

“Akhir tahun 2026 berapa, KSAD sebagai Ketua Satgas?” tanya Prabowo.

 

 

 

 

“5.000,” jawab Maruli.

 

 

 

 

Merespons laporan itu, Prabowo menegaskan target pembangunan masih berada di jalur yang telah ditetapkan.

 

 

 

 

“5.000 akan selesai 2026. Bagus,” katanya.

 

 

 

 

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan pembangunan jembatan gantung di daerah terpencil menjadi langkah penting untuk membuka keterisolasian wilayah yang selama bertahun-tahun terkendala bentang sungai dan medan yang sulit dijangkau.

 

 

 

 

“Kini, melalui kerja sama pemerintah, TNI AD, dan masyarakat, jembatan-jembatan baru pun terus hadir, menghubungkan wilayah-wilayah yang selama bertahun-tahun terpisahkan oleh sungai dan medan yang sulit dijangkau,” ujar Teddy.

 

 

 

 

Pemerintah menargetkan pembangunan dilakukan secara bertahap, dengan 2.500 jembatan selesai pada Agustus 2026 dan keseluruhan 5.000 jembatan rampung pada akhir tahun.

 

 

 

 

Penguatan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi desa yang juga didukung pengembangan program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

 

 

 

 

Hingga akhir 2026, Kementerian Koperasi menargetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi penuh, dengan lebih dari 15.000 koperasi telah selesai 100 persen. Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan 1.000 titik Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan fokus di kawasan Indonesia Timur.

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

July 21, 2026

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

July 21, 2026

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden  Oleh: Fajar Dwi Santoso Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing. Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi. Presiden juga menilai berbagai kritik terhadap MBG perlu dilihat secara proporsional. Alih-alih hanya memperdebatkan besaran anggaran, perhatian publik seharusnya diarahkan pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam pandangannya, indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka makroekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pupuk tersedia bagi petani dengan harga terjangkau, serta menjamin anak-anak memperoleh makanan bergizi di sekolah. Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia merupakan dua agenda yang berjalan beriringan. Pendekatan tersebut sejalan dengan berbagai kajian internasional yang menempatkan investasi pada gizi anak sebagai salah satu instrumen paling efektif untuk meningkatkan produktivitas nasional dalam jangka panjang. Anak yang memperoleh gizi memadai sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta menjadi tenaga kerja produktif pada masa depan. Karena itu, keberlanjutan MBG memiliki dimensi strategis yang jauh melampaui pemberian makanan semata. Pandangan serupa juga pernah disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang. Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya memperluas jangkauan penerima manfaat, tetapi juga memastikan kualitas layanan, keamanan pangan, dan tata kelola program terus diperbaiki agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada pengawasan yang baik, keterlibatan pemerintah daerah, serta sinergi dengan pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi turut mengalir ke daerah. Di sisi lain, Presiden juga memberikan penekanan kuat terhadap reformasi birokrasi sebagai prasyarat percepatan pembangunan. Ia mengakui Indonesia telah berada pada jalur pembangunan yang benar, namun efektivitas pemerintahan masih perlu terus ditingkatkan. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah banyaknya regulasi yang tumpang tindih dan prosedur birokrasi yang belum sepenuhnya efisien. Karena itu, pemerintah memilih mempercepat transformasi digital melalui pengembangan GovTech serta implementasi Single National Identity Card. Gagasan ini menjadi langkah penting untuk menyederhanakan pelayanan publik yang selama ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Dengan identitas digital nasional yang terintegrasi, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi proses administrasi yang berulang, sementara pemerintah dapat meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran berbagai program.…

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia Oleh: Shafiq Tauqy Optimisme Indonesia menjadi…

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk…

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN Presiden Prabowo Subianto menyoroti percepatan pembangunan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.