• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Sepuluh Kampus Kedokteran dan Sains Akan Dibangun di Era Prabowo

Sepuluh Kampus Kedokteran dan Sains Akan Dibangun di Era Prabowo

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 29 June 2026

Sepuluh Kampus Kedokteran dan Sains Akan Dibangun di Era Prabowo

Jakarta – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembangunan 10 kampus baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan jumlah tenaga medis sekaligus memperkuat kualitas pendidikan tinggi melalui kerja sama dengan perguruan tinggi terkemuka di Inggris.

 

Rencana itu disampaikan Prabowo usai menghadiri forum UK-Indonesia Education Roundtable di London, Inggris. Menurutnya, Indonesia masih menghadapi kekurangan dokter karena jumlah lulusan setiap tahun belum mampu memenuhi kebutuhan nasional, sementara banyak tenaga medis yang akan memasuki masa pensiun.

 

“Indonesia saat ini baru mampu meluluskan sekitar 9.000 dokter setiap tahun. Dengan angka tersebut, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk memenuhi kebutuhan nasional, apalagi banyak dokter yang akan segera memasuki masa pensiun,” ujar Prabowo.

 

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut harus diatasi melalui langkah strategis agar ketersediaan dokter dapat meningkat secara berkelanjutan.

 

“Pemerintah harus menjalankan strategi jangka panjang agar kebutuhan tenaga medis di masa depan dapat dipenuhi dengan lebih cepat,” katanya.

 

Prabowo mengatakan pemerintah akan memperluas kerja sama dengan sejumlah universitas terbaik di Inggris yang telah menjalin kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kampus-kampus baru nantinya akan menerapkan standar pendidikan tinggi Inggris agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing internasional.

 

“Kami ingin menerapkan standar pendidikan tinggi Inggris karena kualitasnya termasuk yang terbaik di dunia. Dengan begitu, lulusan dari kampus-kampus ini diharapkan mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.

 

Selain itu, pemerintah akan memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa berprestasi serta membuka peluang bagi dosen dan profesor asing untuk mengajar di Indonesia. Prabowo optimistis mahasiswa angkatan pertama dapat mulai menempuh pendidikan pada awal 2028.

 

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan pemerintah tengah menyiapkan kemitraan strategis dengan Imperial College guna mendukung pembangunan 10 kampus tersebut.

 

“Saat ini kami tengah membahas berbagai bentuk kemitraan strategis bersama Imperial College untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya pada bidang kedokteran,” ujar Brian.

 

Menurutnya, kerja sama tersebut meliputi pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, riset bersama, serta program profesor tamu. Brian berharap kolaborasi itu tidak hanya meningkatkan mutu 10 kampus baru, tetapi juga mendorong daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat global.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.