• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Presiden Prabowo Percepat Pembangunan Kampus Sains dan Kedokteran di Berbagai Daerah

Presiden Prabowo Percepat Pembangunan Kampus Sains dan Kedokteran di Berbagai Daerah

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 29 June 2026

Presiden Prabowo Percepat Pembangunan Kampus Sains dan Kedokteran di Berbagai Daerah

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan layanan kesehatan nasional melalui rencana pembangunan 10 universitas yang berfokus pada bidang kedokteran dan sains. Program yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto tersebut juga diarahkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di berbagai wilayah Indonesia sekaligus memperkuat kapasitas riset nasional.

 

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan rencana pembangunan universitas tersebut mendapat dukungan dari Imperial College London, salah satu perguruan tinggi terbaik dunia. Kerja sama itu dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan delegasi Imperial College London di Istana Kepresidenan Jakarta.

 

“Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 medical dan science university. Nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College,” kata Brian.

 

Menurut Brian, kolaborasi tersebut tidak hanya mencakup penyusunan kurikulum, tetapi juga peningkatan standar pengajaran, pengembangan penelitian bersama, hingga keterlibatan profesor internasional. Pemerintah menilai kerja sama tersebut dapat mempercepat peningkatan kualitas perguruan tinggi Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.

 

“Jadi nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian _joint research-nya,_ kemudian juga _visiting professor_ akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya,” jelasnya.

 

Selain aspek akademik, kerja sama itu juga mencakup pengembangan fasilitas pendidikan kesehatan, termasuk desain rumah sakit pendidikan yang akan menjadi bagian dari universitas kedokteran dan sains yang dibangun. Pemerintah berharap keberadaan kampus-kampus baru tersebut mampu melahirkan lebih banyak tenaga kesehatan, ilmuwan, dan peneliti yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan nasional.

 

“Imperial College ini peringkat keempat di dunia, sehingga kalau kerja sama ini nanti bisa direalisasikan, tentu ini peluang besar bagi Indonesia untuk bersama-sama langsung dengan kampus yang sangat top di dunia,” ungkap Brian.

 

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai rencana pembangunan universitas kedokteran dan sains merupakan langkah positif untuk memperkuat sumber daya manusia kesehatan Indonesia. Namun, ia mengingatkan agar pembangunan kampus tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, melainkan juga menjangkau daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan pendidikan kedokteran.

 

“Kalau bisa bangunnya ada yang di Kalimantan, ada yang di Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, dan Sumatera,” ujar Budi.

 

Pemerintah menilai pemerataan pembangunan kampus kedokteran dan sains akan memperkuat akses pendidikan tinggi sekaligus membantu mengatasi ketimpangan distribusi tenaga kesehatan di berbagai daerah. Dengan dukungan mitra internasional dan pemerataan lokasi pembangunan, program tersebut diharapkan menjadi fondasi penting bagi kemajuan pendidikan, riset, dan layanan kesehatan Indonesia di masa depan. (*)

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

July 21, 2026

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

July 21, 2026

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden  Oleh: Fajar Dwi Santoso Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing. Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi. Presiden juga menilai berbagai kritik terhadap MBG perlu dilihat secara proporsional. Alih-alih hanya memperdebatkan besaran anggaran, perhatian publik seharusnya diarahkan pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam pandangannya, indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka makroekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pupuk tersedia bagi petani dengan harga terjangkau, serta menjamin anak-anak memperoleh makanan bergizi di sekolah. Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia merupakan dua agenda yang berjalan beriringan. Pendekatan tersebut sejalan dengan berbagai kajian internasional yang menempatkan investasi pada gizi anak sebagai salah satu instrumen paling efektif untuk meningkatkan produktivitas nasional dalam jangka panjang. Anak yang memperoleh gizi memadai sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta menjadi tenaga kerja produktif pada masa depan. Karena itu, keberlanjutan MBG memiliki dimensi strategis yang jauh melampaui pemberian makanan semata. Pandangan serupa juga pernah disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang. Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya memperluas jangkauan penerima manfaat, tetapi juga memastikan kualitas layanan, keamanan pangan, dan tata kelola program terus diperbaiki agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada pengawasan yang baik, keterlibatan pemerintah daerah, serta sinergi dengan pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi turut mengalir ke daerah. Di sisi lain, Presiden juga memberikan penekanan kuat terhadap reformasi birokrasi sebagai prasyarat percepatan pembangunan. Ia mengakui Indonesia telah berada pada jalur pembangunan yang benar, namun efektivitas pemerintahan masih perlu terus ditingkatkan. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah banyaknya regulasi yang tumpang tindih dan prosedur birokrasi yang belum sepenuhnya efisien. Karena itu, pemerintah memilih mempercepat transformasi digital melalui pengembangan GovTech serta implementasi Single National Identity Card. Gagasan ini menjadi langkah penting untuk menyederhanakan pelayanan publik yang selama ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Dengan identitas digital nasional yang terintegrasi, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi proses administrasi yang berulang, sementara pemerintah dapat meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran berbagai program.…

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia Oleh: Shafiq Tauqy Optimisme Indonesia menjadi…

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk…

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN Presiden Prabowo Subianto menyoroti percepatan pembangunan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.