• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Energi»Peringati Hari Disabilitas Internasional, PLN Gelar Bazar Produk Mitra Berkebutuhan Khusus

Peringati Hari Disabilitas Internasional, PLN Gelar Bazar Produk Mitra Berkebutuhan Khusus

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 3 December 2019

Dalam rangka Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember, Melalui Program Corporate Responsbility, PLN Peduli mengajak 2 mitra binaan yang dikelola oleh komunitas berkebutuhan khusus diantaranya adalah Koptul dan Batik Wistara.

Kedua mitra tersebut mendapat kesempatan untuk memperluas penjualan melalui pameran yang dihelat di Plaza Tertutup pada tanggal 3-4 Desember 2019.

Erwin, salah satu pendiri dari Koptul mengutarakan misinya di balik Koptul adalah penyebarluasan bidang industri hasil karya teman-teman difabel terutama dalam bisnis kopi, produksi, pelayanan, manufaktur dan distribusi.

“Kami ingin agar Koptul menjadi wadah pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia dengan cara membentuk teman teman Tuli Indonesia lebih percaya diri dalam berkarya dan menjadi bagian dari masyarakat Indonesia yang produktif” imbuh Erwin.

Vice President Public Relations PLN Dwi Suryo Abdullah berharap agar program pembinaan tersebut dapat menjadi acuan bagi unit-unit lain untuk mulai mengajak dan membina mitra berkebutuhan khusus untuk ke depannya.

“Ini merupakan satu bentuk kepedulian dari PLN kepada teman-teman difable yang pada hari ini merayakan hari difable nasional. Semoga langkah pembinaan ini dapat menjadi trigger di kota-kota lain” ujar Dwi Suryo.

Selain pameran produk mitra binaan, di hari yang sama juga digelar program memperingati Hari Disabilitas Internasional bersama 15 Sekolah Kebutuhan Khusus Karawaci, dengan mengadakan acara hiburan, bantuan mesin jahit, bantuan Meja Tenis dan hadiah bagi atlit berkebutuhan khusus yang berprestasi.

 

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

September 21, 2026

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional

September 21, 2026

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi JAKARTA — Pemerintah memperluas penyiapan…

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional Jakarta, – Pemerintah terus memperkuat kualitas…

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi Oleh: Fauzan Ali Upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan hak asasi manusia (HAM) terus berjalan dengan menempatkan pemulihan korban sebagai bagian penting dari proses penanganan. Langkah pemerintah mencakup penanganan kekerasan yang masih terjadi hingga membuka kembali proses penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran HAM berat pada masa lalu. Pemulihan korban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyelesaian kasus HAM. Proses penanganan tidak cukup berhenti pada pengungkapan peristiwa atau penegakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga perlu memastikan hak dan kebutuhan korban mendapatkan perhatian. Komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemulihan korban mendapat apresiasi karena menunjukkan adanya upaya untuk melihat penyelesaian kasus HAM secara lebih menyeluruh. Penanganan tidak hanya diarahkan pada aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan dampak yang dirasakan korban dan masyarakat yang terdampak. Komitmen pemerintah terlihat dari respons terhadap kekerasan yang terjadi di Papua Pegunungan. Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengecam penembakan tiga warga sipil ASN Dinas Pertanian di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil yang tengah menjalankan aktivitas untuk mencari penghidupan tidak dapat dibenarkan. KemenHAM meminta kasus tersebut diusut secara tuntas dan pelaku diproses secara tegas berdasarkan hukum yang berlaku. Thomas juga menekankan pentingnya memastikan masyarakat sipil tetap mendapatkan perlindungan. KemenHAM mengimbau seluruh pihak menahan diri agar penanganan persoalan di Papua tidak menimbulkan korban baru. Perlindungan terhadap warga sipil menjadi semakin penting ketika persoalan HAM beririsan dengan konflik dan kekerasan. Pemerintah telah menunjukkan komitmennya dengan memastikan setiap tindakan penanganan tetap berada dalam koridor hukum sekaligus menghormati hak dasar masyarakat.…

Pidato Kyai Gontor: Cermin Kejujuran di Hadapan Kekuasaan

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Oleh : KH Anis Maftukhin Viral. Zaman sekarang menyebutnya begitu. Dulu, istilahnya nggregeti—bikin gelisah. Bikin…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.