• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Penyintas Gempa Cianjur di Wilayah Terisolir Apresiasi Bantuan Camp to Camp BIN

Penyintas Gempa Cianjur di Wilayah Terisolir Apresiasi Bantuan Camp to Camp BIN

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 5 December 2022

Penyintas Gempa Cianjur di Wilayah Terisolir Apresiasi Bantuan Camp to Camp BIN

Badan Intelijen Negara (BIN) terus menyalurkan bantuan ke korban gempa Cianjur, sampai ke wilayah yang terisolir dan terpencil. Personel BIN bahkan rela berjalan kaki menaiki jalan yang curam di Kampung Kadu Gede demi membantu masyarakat yang terisolir. (Sabtu, 2/12/2022)

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Jawa Barat (Jabar), Brigjen TNI Ruddy Prasemilsa mengatakan, BIN terus mengupayakan pemberian bantuan langsung kepada masyarakat di wilayah terisolir, termasuk hari ini di RT 4/2, Kampung Kadu Gede, Desa Wangunjaya, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

“Kami memilih Kampung ini setelah mendengar aspirasi Asep Rahman selaku Kepala Dusun Wangunjaya, pada pengiriman bantuan logistik tiga hari lalu di RT 4/3. Sehingga hari ini BIN mengirim bantuan logistik ke RT 4/2 meskipun susah dijangkau dan hanya bisa menggunakan motor trail dan jalan kaki”, ucap Kabinda Jabar.

Dalam penyaluran bantuan ini BIN bekerjasama dengan komunitas motor Trail “Baracuda” untuk membawa berbagai macam bantuan, mulai dari makanan ringan, makanan siap saji, perlengkapan khusus wanita, perlengkapan anak-anak, hingga pelayanan kesehatan dan obat-obatan. “BIN akan terus konsisten menyalurkan bantuan _camp to camp_” imbuhnya.

Selain bantuan makanan, BIN juga memberikan bantuan berupa layanan kesehatan melalui Tim _Medical Intelligence_. Tenaga medis datang secara langsung dan memeriksa para penyintas gempa Cianjur. Dokter Tim _Medical Intelligence_, Jares Clinton, menyampaikan petugas pelayanan kesehatan BIN telah menyiapkan berbagai kebutuhan dasar kesehatan untuk warga Kp. Kadu Gede.

“Tenaga kesehatan siap melayani keluhan masyarakat, karena memang bantuan kesehatan juga sangat bermanfaat bagi warga. Selain untuk memberikan obat bagi para warga yang memiliki keluhan, kami juga memberikan sedikit _trauma healing_ bagi warga penyintas gempa”, pungkasnya.

Penyaluran bantuan yang dilakukan BIN mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Hal itu diutarakan Ketua RT 4, Kp. Kadu Gede, Yani Fitrianti (43), mengatakan warga sangat mengapresiasi adanya bantuan kemanusiaan dari BIN. Memang akses jalan menuju kampung ini terputus sehingga menghambat aktivitas warga maupun masuknya bantuan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan _camp to camp_ ini, baik dari sembako, pelayanan kesehatan, dan perlengkapan khusus wanita karena lokasi kami memang jauh dari kota. Besar harapan, kami dapat kembali menempati rumah kami setelah renovasi nantinya” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dusun (Kadus) Wangun Jaya, Asep Rahman (25), yang secara khusus menyampaikan rasa apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah, khususnya BIN. “Saya ucapkan terimakasih banyak kepada BIN karena telah memberikan bantuan kepada kami yang tinggal di pelosok”, ucapnya.

“Bantuan dari BIN tidak hanya diserahkan di wilayah yang mudah diakses saja, tapi di kampung kami yang memang jalannya sangat curam. Terimakasih kerelaannya untuk datang ketempat kami, semoga ke depan nanti bantuan seperti sembako dapat menopang kebutuhan warga” tutupnya.

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

September 22, 2026

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

September 22, 2026

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokas  Oleh: Arief Nugroho Masyarakat perlu melihat berbagai persoalan hak asasi manusia secara jernih dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi memperbesar ketegangan di tengah masyarakat. Penyelesaian persoalan HAM membutuhkan ketenangan, keterbukaan, dan kerja bersama yang berkelanjutan. Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat penyelesaian persoalan HAM melalui evaluasi kebijakan, penguatan kelembagaan, pemulihan korban, dialog, serta upaya mencari solusi yang menyentuh akar persoalan. Karena itu, berbagai perkembangan tersebut penting dipahami secara utuh agar masyarakat dapat menilai proses penyelesaian HAM berdasarkan fakta dan perkembangan nyata di lapangan. Salah satu langkah yang menunjukkan keseriusan tersebut terlihat dari evaluasi Kedeputian Bidang Koordinasi Hak Asasi Manusia Kemenko Kumham Imipas. Evaluasi yang dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target, sekaligus memetakan kegiatan yang membutuhkan percepatan dan kendala yang harus segera diselesaikan. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada penyerapan anggaran, tetapi juga kesesuaian pelaksanaan program dengan target kinerja sehingga kebijakan HAM dapat memberikan hasil yang terukur. Langkah evaluatif semacam ini penting karena penyelesaian persoalan HAM tidak cukup hanya dengan membangun komitmen. Komitmen harus diterjemahkan menjadi program, anggaran, koordinasi, pengawasan, dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Ketika masih ditemukan kendala, pemerintah memiliki ruang untuk melakukan perbaikan dan percepatan. Dengan demikian, agenda HAM dapat terus bergerak dari perencanaan menuju pelaksanaan yang lebih efektif. Upaya tersebut juga berjalan melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Di Papua, Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua mempertemukan unsur pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat sipil, lembaga bantuan hukum, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan jurnalis. Ruang dialog semacam ini menjadi penting untuk mempertemukan perspektif, memperkuat mekanisme pengaduan, meningkatkan pertukaran informasi, serta memastikan berbagai persoalan HAM memperoleh perhatian berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi. Penguatan jaringan kerja juga menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan HAM tidak semata-mata menjadi urusan satu institusi. Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua Frits B. Ramandey menekankan pentingnya membangun relasi dengan berbagai pihak dengan tetap menjaga prinsip independensi dan imparsialitas. Pendekatan tersebut diperlukan agar informasi mengenai situasi HAM dapat diperoleh, diperiksa, dan menjadi dasar bagi pelaksanaan tugas secara objektif.…

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Oleh Arga Septian Menjelang dua tahun…

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan Jakarta, Kementerian Pertanian (Kementan)…

Gus Adnan Bongkar Kunci Santri Masa Depan di PPSN VI: Jadilah Ulama yang Intelek, Bukan Intelek yang Tahu Agama Saja!

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Santri tingkat Ulya Satuan Pendidikan Salafiyah Kajian Kitab Kuning Pondok Pesantren Tahfidz Alishlah DKI Jakarta…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.