• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Peningkatan Kepuasan Publik Bukti Pemerintah Optimal Menangani Persoalan

Peningkatan Kepuasan Publik Bukti Pemerintah Optimal Menangani Persoalan

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 20 May 2022

Peningkatan Kepuasan Publik Bukti Pemerintah Optimal Menangani Persoalan

Oleh : Arif Rahman

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan bahwa kepuasan publik terhadap Presiden Jokowi meningkat menjadi 76.7%. Peningkatan kepuasan tersebut pantas mendapat apresiasi sebagai bukti kerja Pemerintah yang optimal menangani berbagai persoalan.

Ketika baru pertama kali terpilih jadi Presiden Indonesia tahun 2014, Jokowi mencatat rekor sebagai Presiden yang bukan berasal dari militer atau petinggi partai.

Sosoknya yang pernah jadi warga sipil biasa malah dihormati oleh seluruh kalangan masyarakat. Beliau bisa membaur dan hobi blusukan untuk mengetahui apa saja problematika di tengah masyarakat.

Sampai pada periode kedua kepemimpinannya, masyarakat masih mendukung Bapak Jokowi. Buktinya adalah hasil survei yang diadakan oleh SMRC yang menyebutkan sebanyak 76,7% warga mengaku amat puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas.

Hasil survei menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam menangani berbagai persoalan di Indonesia. Pertama, saat ada kenaikan harga minyak goreng, ditentukan harga eceran tertinggi. Lantas ketika sudah cukup stabil maka harga eceran tertinggi hanya diberlakukan pada minyak goreng curah. Ekspor minyak sawit dan bahan mentahnya juga dilarang karena persediaan minyak harus ditambah sehingga harganya bisa menurun.
Kedua adalah penanganan pandemi Covid-19. Pandemi berkepanjangan selama lebih dari dua tahun menimbulkan persoalan kompleks, mulai dari kesehatan hingga ekonomi. Untuk mengatasi masalah kesehatan maka pemerintah pada awal masa pandemi mewajibkan semua rakyat berada di rumah saja. Lantas disusul dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), ketika ada masa new normal, maka Protokol kesehatan ketat juga diberlakukan.
Kemudian, saat vaksin Corona sudah ditemukan maka Indonesia termasuk negara tercepat yang menyelenggarakan vaksinasi, jika dibanding dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara. Vaksin Sinovac didatangkan dan langsung diujikan serta disetujui Badan Pengawas Obat dan Minuman (BPOM) dan status halal Majelis Ulama Indonesia (MUI). Program vaksinasi nasional juga digratiskan sehingga tidak memberatkan rakyat. Vaksinasi door to door juga digalakkan untuk memperluas cakupan vaksinasi.
Untuk mengatasi masalah ekonomi saat pandemi maka rakyat diberi bantuan sosial (Bansos). Uang itu dimaksudkan untuk belanja karena justru dengan mengeluarkan uang, akan menyelamatkan perekonomian negara. Roda ekonomi Indonesia akan bergerak lagi jika ada banyak transaksi jual-beli di pasar.
Penerima bantuan sosial bukan hanya warga sipil biasa tetapi juga para pengusaha, agar mereka mendapat tambahan modal dan bisa membuka tokonya kembali. Pemerintah tak hanya memberikan ikan tetapi juga kailnya, seperti motto Presiden Jokowi: kerja, kerja, dan kerja.
Sementara itu, pengurusan perizinan juga dipermudah melalui online single submission sehingga pengusaha bisa mengurusnya dengan cepat dan gampang. Jika sudah punya nomor izin berusaha maka pebisnis bisa mendapatkan kredit dari Bank dengan lebih mudah.
Pemerintahan Presiden Jokowi sudah berjalan dengan baik dan wajar jika rakyat puas dengan kinerja beliau. Ada berbagai prestasi yang sudah diraih, di antaranya jadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Presiden Jokowi adalah satu-satunya pimpinan yang merakyat, hobi blusukan, dan mengerti apa saja keinginan rakyatnya. Oleh karena itu masyarakat selalu mengelu-elukan Presiden Jokowi ketika melakukan kunjungan ke berbagai daerah.
Hasil survei menyatakan bahwa kepuasan terhadap Presiden Jokowi meningkat. Hal ini menunjukkan kepiawaian pemerintah dalam mengatasi berbagai masalah di Indonesia. Kendati demikian, Pemerintah diimbau tidak terlena dan terus gencar dalam mewujudkan berbagai program nasional yang masih belum selesai.
)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.