• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Pemerintah Optimal Tangani Dampak Virus Corona

Pemerintah Optimal Tangani Dampak Virus Corona

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 24 February 2020

Oleh : yudi Pahlevi

Wabah Virus Corona menunjukkan adanya peningkatan korban dari berbagai negara akibat virus tersebut, meski demikian masyarakat di Indonesia tidak perlu terlampau cemas karena Pemerintah Indonesia telah optimal dalam menangani penyebaran Virus Corona termasuk dampaknya.

Keoptimalan tersebut ditunjang dengan adanya tenaga kesehatan profesional, infrastruktur medis dan standar operasional prosedur jika terdapat WNI yang terjangkit Virus Corona.

Saat ini WHO memang baru sebatas menyatakan bahwa wabah virus 2019-nCov ini darurat di Tiongkok, namun belum menjadi darurat global. Organisasi kesehatan dunia tersebut juga tengah merekomendasikan beberapa langkah praktis dan teknis untuk mencegah penularannya.

Pemerintah Indonesia telah memastikan bahwa virus corona belum masuk ke Indonesia. Meski begitu, pemerintah berencana mencari pulau kosong untuk mendirikan rumah sakit yang akan dimanfaatkan sebagai penanganan dan pencegahan penyakit menular, termasuk virus corona.

Usulan tersebutpun disambut baik oleh Anggota Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Erlina Burhan. Namun dirinya menggarisbawahi, bahwa rumah sakit tersebut diharapkan tidak hanya menangani virus corona saja, tetapi juga penyakit yang diakibatkan oleh virus lainnya.

Jika rencana tersebut terealisasi pemerintah harus mulai memikirkan nasib pegawai rumah sakit nantinya, termasuk tempat tinggal hingga kebutuhan para dokter yang bertugas.

Rencana pendirian Rumah Sakit tersebut pertamakali diungkapkan oleh Menko Polhukam Mahfud MD. Dirinya menyebutkan bahwa pemerintah tengah mencari pulau kosong yang akan dijadikan rujukan penanganan penyakit menular seperti virus corona.

Di pulau tersebut, nantinya bakal didirikan rumah sakit khusus penanganan virus sekaligus tempat observasi untuk pasien yang terjangkit virus.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia juga telah memiliki alat pendeteksi virus corona. Alat ini diharapkan dapat menjadi benteng awal untuk mendeteksi dimana saja keberadaan nCov di Indonesia.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Kemenristekdikti, Prof Amin Soebandrio menuturkan, setidaknya ada 2 jenis alat yang saat ini digunakan. Alat itu tak hanya diperuntukkan untuk mendeteksi virus corona semata.

Untuk mendeteksi virus corona asal Wuhan, China tersebut, Prof Amin menyebutkan bahwa pihaknya masih menggunakan alat deteksi virus yang sama dengan proses deteksi virus lainnya.

Ia mengatakan, pihaknya menggunakan 2 step screening menggunakan PCR untuk mendeteksi semua virus corona. Sehingga kalau ada virus corona pada sampel, maka akan langsung ketahuan.

Khusus untuk alat tersebut, Prof Amin menyebutkan bahwa semuanya itu masih diimpor dari luar negeri untuk saat ini.
Di sisi lain, pihak Kementerian Kesehatan berupaya untuk meningkatkan kapasitas laboratorium dan juga petugas di daerah-daerah untuk mencegah persebaran virus corona. Mereka juga berencana akan mengadakan pelatihan terpadu untuk para petugas laboratorium.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, Wiendra Waworuntu mengatakan, pihaknya akan melakukan lebih luas lagi jaringan untuk menguji lab di daerah, sehingga peningkatan kapasitas akan menyeluruh sampai ke tanah Papua.

Pelatihan tersebut meliputi prosedur pengambilan sampel untuk uji asap atau swap tenggorokan. Selain itu, pelatihan juga dilakukan untuk menjaga kualitas dari sampel yang diambil.

Dengan ini, Wiendra berharap agar di berbagai daerah di Indonesia dapat mengidentifikasi virus corona. Tanpa harus berpusat di Lab Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Jakarta.

Selain itu, merebaknya virus corona di China ternuata juga berdampak pada sektor Ekonomi, Sektretaris Kementerian Koordinator Bidan Perekonomian Susiwijono menuturkan, akibat virus corona pertumbuhan ekonomi di China akan mengalami penurunan. Beberapa negara pun ikut terdampak apabila pertumbuhan ekonomi di China mengalami penurunan.

Jika penurunan pertumbuhan ekonomi di China hingga 1 persen, maka hal tersebut akan berdampak pada Indonesia yang diperkirakan akan ikut merosot 0,2 persen.
Untuk itu pemerintah juga memantau perkembangan virus corona sambil menyiapkan antisipasinya. Sebab pemerintah ingin pertumbuhan ekonomi dapat bertahan di angka 5 persen.

Antisipasi yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan mempercepat pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Tak hanya itu, pemerintah juga mulai memberikan berbagai bantuan di awal tahun untuk mengantisipasi hal buruk yang bisa terjadi.

Pemerintah Indonesia telah menunjukkan kinerjanya untuk meredam penyebaran virus corona yang telah menyebar di berbagai negara, tak hanya itu, dampak dari virus corona pada sektor ekonomi juga telah diantisipasi oleh pemerintah secara optimal.

Penulis adalah pengamat sosial politik

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

September 14, 2026

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

September 14, 2026

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026 Jakarta – Pemerintah menargetkan sekitar 40 ribu Koperasi…

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global Oleh : Gavin Asadit…

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.