• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pembangunan IKN Wadahi Peran Pemuda Wujudkan Perubahan

Pembangunan IKN Wadahi Peran Pemuda Wujudkan Perubahan

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 8 November 2022

Pembangunan IKN Wadahi Peran Pemuda Wujudkan Perubahan

Oleh : Tyas Permata Wiyana

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) akan mampu mewadahi peranan seluruh pemuda Indonesia turut dalam mewujudkan perubahan bangsa ini karena mampu mendukung penuh suksesi IKN dan nantinya akan tercipta sebuah bangsa yang maju, tanpa adanya kesenjangan sosial berkat pemerataan pembangunan yang telah terjadi.

Pemerintah kali ini memang sangat serius untuk bisa menghilangkan kesenjangan sosial yang terjadi diantara masyarakat Indonesia. Sejauh ini kesenjangan tersebut benar-benar terasa, apabila utamanya dibandingkan antara masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa dengan mereka yang berada di luar Jawa.

Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan, berasal dari kesalahan paradigma konsep pembangunan yang terus dilakukan oleh pemerintahan di masa sebelum kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Mereka terus saja melakukan pembangunan, namun hanya berpusat di satu wilayah saja, yakni Pulau Jawa.

Akibatnya, daerah lain di Indonesia menjadi kurang diperhatikan sehingga jelas ada perbedaan akses utamanya mengenai infrastruktur yang sangat timpang dan kemudian menjalar pada terjadinya ketimpangan atau kesenjangan perekonomian dan juga tingkat kesejahteraan masyarakat pula.

Menyadari hal tersebut, Presiden Jokowi sama sekali tidak tinggal diam, untuk itu bahkan sejak awal dilantik menjadi Presiden Indonesia ketujuh, dirinya langsung memiliki visi dan misi, yakni agar terjadi pemerataan pembangunan seluruh infrastruktur di Indonesia karena memang bangsa ini bukan hanya terdiri dari satu pulau saja, melainkan terdiri dari 17 ribu pulau.
Salah satu caranya adalah dengan melakukan sebuah terobosan yang benar-benar berani, yakni pemindahan Ibu Kota Negara, yang sebelumnya berada di DKI Jakarta, rencananya akan dipindahkan ke Kalimantan Timur. Nantinya dengan pemindahan tersebut banyak ahli memprediksikan, secara otomatis pembangunan di berbagai wilayah pelosok Indonesia juga akan jauh lebih diperhatikan.
Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, Kalimantan Timur sendiri memiliki peran dalam sejarah panjang pembentukan bangsa ini, karena dari tanah tersebut muncul peradaban awal Kerajaan Kutai sebagai kerajaan Hindu pertama di Indonesia.
Baginya, dengan penetapan Kalimantan Timur sebagai IKN Nusantara, maka sama saja sebagai upaya untuk bisa mengembalikan kebesaran sejarah awal pembangunan Indonesia dan juga kejayaan yang dulu pernah diraih. Beliau berharap supaya pembangunan IKN mampu menjadi titik balik untuk menata kemajuan Indonesia di masa depan.
Keseriusan dalam menghilangkan kesenjangan sosial tersebut akhirnya terwujud saat pembangunan IKN mulai berjalan di Kalimantan Timur. Untuk itu, pemerintah memang sangat membutuhkan bantuan dan juga dukungan dari seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
Ketika semua masyarakat yakin, percaya dan juga memberikan dukungannya secara penuh, maka seluruh kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pun akan menjadi jauh lebih jelas dan juga tepat sasaran karena tidak ada pihak-pihak lain yang berusaha untuk menolaknya, sehingga target pembangunan dengan mengutamakan adanya pemerataan pun bisa benar-benar terealisasi dengan cepat.
Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sejarah juga telah mencatat bagaimana peran pemuda sangatlah besar bagi tinggak sejarah banga Indonesia. Maka dari itu, pihaknya terus berusaha untuk mendorong supaya ada peran pemuda yang menjadi tonggak pembangunan di IKN Nusantara, termasuk juga membantu serta mendukung penuh pembangunan IKN di Kalimantan Timur.
Sejak dulu, pemuda memang memiliki peranan yang sangat krusial, bahkan termasuk dengan bagaimana perjuangan bangsa ini untuk bisa mengusir para penjajah dari Tanah Air, termasuk ketika mempersiapkan kemerdekaan hingga ketika kemerdekaan sudah berhasil direbut, tatkala masih ada praktik-praktik nepotisme yang merebak pada era Soeharto, peran pemuda sungguh sangat luar biasa untuk bisa mengembalikan demokratisasi di Indonesia dengan semangat reformasi.
Lebih lanjut, Akhmed Reza menjelaskan bahwa saat ini memang sudah saat yang sangat tepat bagi seluruh pemuda di Indonesia untuk membangkitkan semangat mereka dan bersatu, menghilangkan seluruh perbedaan, utamanya mengenai perbedaan latar belakang apapun yang berada pada individu masing-masing. Jika seluruh pemuda mampu bersatu, maka pembangunan daerah dan juga dalam rangka membantu pemerintahan untuk suksesi pembangunan nasional pun akan lebih cepat terwujud.
Pada kesempatan lain, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo menerangkan bahwa para pemuda memang sangat penting perannya untuk bisa terus mendukung dan menggelorakan semangat perwujudan IKN untuk menyongsong Indonesia maju.
Menurutnya, memang sangat penting adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat, terlebih para pemuda bahkan komitmen mereka juga sangat jelas dan tegas untuk bisa terus membersamai perwujudan dukungan penuh atas keberlanjutan pembangunan IKN. Karena IKN sendiri nantinya akan menjadi kota hutan dan salah satu kota modern dunia yang pasti menjadi kebanggaan Indonesia.
Sehingga dengan adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut memang menjadi sebuah wadah untuk terus mendorong adanya peran para pemuda dalam mewujudkan perubahan yang berkelanjutan di Indonesia karena akan menghapus adanya kesenjangan sosial.

)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

 

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.