Efisiensi anggaran pemerintah membuat hotel-hotel di Jakarta pusing tujuh keliling. Segala cara dilakukan untuk bertahan, termasuk memberikan harga murah.
Hotel-hotel yang selama ini mengandalkan rapat, kegiatan atau event-event yang biasa dilakukan pemerintah, terpukul hebat. Bahkan dari pantauan detikcom, hotel bintang 5 yang tarif kamar per malamnya sudah turun drastis sampai 20 persen. Padahal, biasanya menjelang akhir semester pertama, tarifnya masih tinggi.
Seperti pantauan di salah satu hotel bintang 5 di jantung Jakarta, biasanya hotel ini bisa menjual kamarnya sampai Rp 3,2 juta per malam kini terlihat sudah ada di angka Rp 2,7 juta.
“Iya hotel bintang 5 tapi harganya turun ke bintang 4,” ujar salah seorang pegawai hotel yang tidak mau disebutkan nama dan hotel tempatnya bekerja.