• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Old Shanghai Sedayu City: Perjalanan Kuliner Melalui Arsitektur dan Citarasa

Old Shanghai Sedayu City: Perjalanan Kuliner Melalui Arsitektur dan Citarasa

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 8 December 2024

Tersembunyi di kawasan Cakung, Jakarta Timur, terdapat sebuah destinasi kuliner yang menghadirkan pesona Shanghai klasik: Old Shanghai. Proyek ambisius dari Agung Sedayu Group ini bukan sekadar pusat makan biasa, melainkan sebuah perjalanan imersif yang memadukan arsitektur, budaya, dan kuliner dalam satu kesatuan yang memukau.

Sejak dibuka pada Juli 2022, kompleks seluas 14.515 meter persegi ini telah mengubah lanskap kuliner Jakarta. Pengunjung disambut oleh pemandangan arsitektur yang menawan, dengan pagoda megah, mural bertema Tiongkok, dan detail arsitektur tradisional yang menghidupkan kembali romantisme kota Shanghai tempo dulu.

Daya tarik utama Old Shanghai terletak pada ekosistem kulinernya yang beragam. Para pecinta kuliner dapat menjelajahi berbagai tenant makanan, mulai dari K3Mart, Kwetiau Aboy, hingga Boloman dan Choipan Mei Mei. Setiap tenant menawarkan cita rasa unik yang memikat selera, dengan perhatian khusus pada tersedianya pilihan hidangan halal.

Namun, Old Shanghai tidak sekadar soal makanan. Tempat ini dirancang sebagai ruang multimedia yang hidup, dengan berbagai aktivitas pengisi waktu. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan musik langsung, mengikuti kelas olahraga, atau sekadar berkeliling menikmati arsitektur dan atmosfer yang menciptakan latar belakang fotogenik.

Bagi para pencari pengalaman kuliner di luar kebiasaan, Old Shanghai menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar makan. Ini adalah perjalanan sensorial yang memadukan citarasa, visual, dan budaya dalam satu lokasi yang memikat. Dengan kombinasi arsitektur Tiongkok klasik, hidangan autentik, dan suasana yang hidup, tempat ini berhasil menciptakan mikrokosmik budaya yang menarik untuk dijelajahi.

Apakah Anda penggemar fotografi, pecinta kuliner, atau sekadar pencari pengalaman baru, Old Shanghai di Sedayu City siap membawa Anda pada petualangan sensorial yang tak terlupakan.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.