• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Menyukseskan Pemekaran Wilayah Papua

Menyukseskan Pemekaran Wilayah Papua

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 29 September 2021

Oleh : Sabby Kosay

Papua akan dimekarkan lagi menjadi 6 provinsi. Masyarakat pun berusaha untuk menyukseskan program tersebut agar ada lagi kemajuan yang signifikan di wilayah Papua.

Saat ini ada 2 provinsi di Papua yakni Papua dan Papua Barat. Pada awal berdirinya (di masa orde lama) hanya ada 1 provinsi, dan saat itu Papua masih bernama Irian Jaya. Pemekaran wilayah adalah hal yang lazim, karena banyak manfaatnya. Buktinya saat ini di Indonesia ada 34 provinsi, dari yang sebelumnya hanya ada 27 provinsi.

Rencananya Papua akan dimekarkan lagi jadi total 6 provinsi, yakni Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Tabi Saireri. Pemekaran ini masih dalam tahap persiapan (karena pandemi) tetapi sudah makin dimatangkan. Nanti ketika benar-benar dilaksanakan, maka pemda Papua dan Papua Barat sudah memiliki persiapan yang cukup.

Pemekaran wilayah adalah sesuatu yang relatif baru di Indonesia, karena saat orde lama dan orde baru nyaris tidak pernah ada. Namun ketika ada reformasi, maka ada gejolak di wilayah-wilayah di Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa. Mereka senang akan adanya desentralisasi dan meminta penambahan provinsi, untuk memajukan wilayahnya sendiri.

Begitu juga dengan di Papua. Ketika akan ada penambahan provinsi, maka semua pihak menyetujuinya.

Kepala Suku Mee Pago Hans Mote menyatakan dukungannya atas program pemekaran wilayah di Papua. Dengan adanya pemekaran wilayah dan otonomi baru maka akan ada pemerataan kemajuan di wilayah Bumi Cendrawasih, sehingga tidak akan ada ketimpangan.

Selama ini, wilayah yang terlihat modern memang baru beberapa, seperti Jayapura, Merauke, dan beberapa kota lain. Akan tetapi untuk wilayah di pegunungan seperti Yakuhimo masih nampak tradisional. Padahal kemajuan dibutuhkan agar rakyat makin makmur dan pendapatannya bisa bertambah jika didukung dengan infrastruktur yang memadai.

Untuk membangun infrastruktur maka butuh dana besar. Lantas ketika ada provinsi baru dari hasil pemekaran, maka dana otsus yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat juga makin besar. Logikanya, makin banyak provinsi maka makin besar pula dana APBD. Uang itulah yang digunakan untuk membuat wajah Papua makin maju dan lepas dari image sebagai wilayah yang masih jauh dari teknologi.

Jika makin banyak provinsi di Papua maka makin banyak pula sekolah negeri yang dibangun. Para putra Papua bisa melanjutkan studi ke SMP dan SMA di dekat rumahnya, tanpa harus berjalan kaki yang jaraknya jauh, karena hanya ada gedung sekolah di kota atau kabupaten lain. Jika makin banyak SMP dan SMA maka akan meminimalisir jumlah anak yang putus sekolah.

Para putra Papua juga bisa melanjutkan studi dengan beasiswa otsus sehingga tidak khawatir akan biayanya. Setelah lulus SMA, mereka juga bisa melanjutkan lagi untuk pengajuan beasiswa kuliah, baik untuk di perguruan tinggi di Papua, Jawa, maupun di luar negeri.

Selain itu, keuntungan lain dari pemekaran wilayah adalah makin mudah untuk mengurus administrasi. Wilayah Papua memang luas (lebih dari 4.000 KM2) dan jika hanya ada 2 provinsi, akan kesusahan untuk pergi ke kantor gubernur, bagaikan dari ujung ke ujung. Namun jika nanti ada 6 provinsi maka waga bisa mengurus perizinan dan administrasi lain dengan jarak yang lebih dekat.

Pemekaran wilayah adalah upaya untuk memajukan warga Papua, karena akan makin banyak APBD yang didapat. Rakyat juga untung karena makin banyak sekolah negeri yang dibangun. Pengurusan administrasi juga makin mudah.

Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta

Menahan Diri Pascademo adalah Cara Menjaga Demokr si Tetap Bermartabat

September 2, 2026

Masyarakat Diminta Tenang, Aparat Selidiki Kekerasan Pascademonstrasi

September 2, 2026

Menahan Diri Pascademo adalah Cara Menjaga Demokr si Tetap Bermartabat

By Kata IndonesiaSeptember 2, 20260

Menahan Diri Pascademo adalah Cara Menjaga Demokr si Tetap Bermartabat  Oleh: Ricky Rinaldi Demonstrasi merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi karena menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan penolakan terhadap kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan kepentingan publik. Kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum juga telah dijamin dalam konstitusi dan diatur melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Namun, demokrasi tidak hanya membutuhkan keberanian untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga kedewasaan untuk menahan diri setelah aspirasi disampaikan. Menahan diri pascademonstrasi bukan berarti menghentikan kritik atau mengabaikan tuntutan masyarakat. Sikap tersebut justru menjadi bagian dari upaya menjaga agar perbedaan pendapat tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Setelah aksi berakhir, semua pihak memiliki tanggung jawab untuk mengembalikan persoalan pada ruang dialog, evaluasi, dan penyelesaian melalui mekanisme hukum yang berlaku. …

Masyarakat Diminta Tenang, Aparat Selidiki Kekerasan Pascademonstrasi

By Kata IndonesiaSeptember 2, 20260

Masyarakat Diminta Tenang, Aparat Selidiki Kekerasan Pascademonstrasi JAKARTA — Pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap tenang…

Pemerintah Tegaskan Kericuhan Pascademo Diproses Berdasarkan Bukti 

By Kata IndonesiaSeptember 2, 20260

Pemerintah Tegaskan Kericuhan Pascademo Diproses Berdasarkan Bukti Jakarta — Pemerintah menegaskan penanganan kericuhan setelah aksi…

Koperasi Merah Putih Jadi Jalan Negara Serap Produk Desa yang Lama Terabaikan

By Kata IndonesiaSeptember 2, 20260

Koperasi Merah Putih Jadi Jalan Negara Serap Produk Desa yang Lama Terabaikan Oleh : Radjiman…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.