• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Lomba Artikel»Menolak Wacana Berdirinya MUI Tandingan Bernama MPUI

Menolak Wacana Berdirinya MUI Tandingan Bernama MPUI

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 19 August 2019

Oleh : Rudi Nirwan (Pegiat Forum Jurnalis Warga Kebhinnekaan)

Salah satu pembahasan dalam Ijtima Ulama IV adalah pematangan rencana pembentukan Majelis Permusyawaratan Ulama Indonesia (MPUI) sebagai tindak lanjut dari GNPF Ulama. Pembentukan MPUI sebagai  wadah para ulama untuk mendiskusikan dan menyelesaikan berbagai persoalan agama dan kebangsaan.

MPUI akan berfungsi sebagai fasilitator ulama dalam penyelenggaraan ijtima dan berbagai diskursus keumatan. Lewat ijtima hari ini, rencana pembentukan MPUI akan dilihat keseriusannya.

Menurut salah satu penggagas MPUI nantinya Majelis Ulama yang digagas dalam Ijtima Ulama itu akan menjadi pelengkap dan pendorong dakwah yang dilakukan MUI.

MUI adalah lembaga independen yang mewadahi para ulama, zuama, dan cendikiawan Islam untuk membimbing, membina, dan mengayomi umat Islam di Indonesia. MUI adalah organisasi yang didanai pemerintah yang bertindak secara independen dari hal tersebut sudah jelas bahwa MUI akan berafiliasi kepada pemerintah.

MPUI jika dilihat dari latar belakang para ulamanya, adalah para ulama yang kontra dengan pemerintah. Jelas sekali dalam hal ini MPUI ingin mendirikan sebuah lembaga penyaing MUI agar lebih leluasa dalam memberikan pendapat yang bertentangan dengan pemerintah.

Ijtima ulama yang sudah berlangsung, telah menimbulkan pertentangan dengan kubu pemerintahan. Kubu oposisi tahu betul bahwa saat ini ulama sangat berpengaruh bagi arus perpolitikan di Indonesia. Maka dari itu dibentuklah MPUI sebagai lembaga fasilitator ulama dalam penyelenggaraan berbagai diskurs keumatan.

MPUI yang bermula dari GNPF Ulama beranggotakan para pendukung paslon nomor urut 2 yang berarti saat ini MPUI bisa dikatakan majelis milik ulama oposisi.

Sedangkan MUI sendiri merupakan lembaga independen yang didanai oleh pemerintah. Dengan dijadikannya KH. Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden negara ini, jelas sekali bahwa MUI merupakan lembaga yang di miliki oleh pemerintah.

Jika ada dua lembaga pengambil keputusan mengenai agama maka hal tersebut akan mengakibatkan masyarakat terombang ambing dengan keputusan para ulama.

Dikhawatirkan dengan keterombang ambingan tersebut, masyarakat akan terpecah dan kembali menjadi bagian dari polarisasi elite politik yang mengatasnamakan ulama.

Oleh sebab itu disini saya dengan tegas menolak dibentuknya MPUI. Walaupun dibentuknya MPUI sendiri  bukan untuk menandingi MUI, secara tidak langsung MPUI akan menimbulkan perpecahan di antara masyarakat.

 

PP TUNAS dan Komitmen Menekan Risiko Digital pada Anak

May 25, 2026

PP TUNAS Hadir untuk Cegah Paparan Konten Berbahaya bagi Anak

May 25, 2026

PP TUNAS dan Komitmen Menekan Risiko Digital pada Anak

By Kata IndonesiaMay 25, 20260

PP TUNAS dan Komitmen Menekan Risiko Digital pada Anak Oleh : Arfan Heriyanto Perkembangan teknologi…

PP TUNAS Hadir untuk Cegah Paparan Konten Berbahaya bagi Anak

By Kata IndonesiaMay 25, 20260

PP TUNAS Hadir untuk Cegah Paparan Konten Berbahaya bagi Anak JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

Implementasi PP TUNAS Diperkuat melalui Pengawasan dan Verifikasi Usia

By Kata IndonesiaMay 25, 20260

Implementasi PP TUNAS Diperkuat melalui Pengawasan dan Verifikasi Usia Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital,…

Menakar Abad Kedua NU: Sangu Dari Gus Badawi untuk Muktamar dan Penggawa Munas-Konbes 2026

By Kata IndonesiaMay 25, 20260

Menjelang perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.