• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Bantuan Beras 30 Kg Disalurkan Mulai 17 Agustus sebagai Kado Kemerdekaan

Bantuan Beras 30 Kg Disalurkan Mulai 17 Agustus sebagai Kado Kemerdekaan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 5 August 2026

Bantuan Beras 30 Kg Disalurkan Mulai 17 Agustus sebagai Kado Kemerdekaan

Jakarta – Pemerintah akan mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram kepada 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara serentak mulai 17 Agustus 2026.

Program tersebut merupakan alokasi bantuan untuk Juli, Agustus, dan September yang disalurkan sekaligus atau _one shoot,_ sehingga setiap keluarga menerima total 30 kilogram beras. Total beras yang disiapkan mencapai sekitar 997,2 ribu ton.

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rachmi Widiriani, mengatakan pemerintah telah menyiapkan seluruh skema distribusi agar penyaluran dapat berjalan serentak dan tepat sasaran mulai 17 Agustus.

 

Menurut Rachmi, momentum Hari Kemerdekaan dipilih agar masyarakat dapat langsung merasakan manfaat kehadiran negara dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.

 

“Seluruh persiapan distribusi terus dimatangkan bersama Perum Bulog, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan agar bantuan dapat diterima masyarakat sesuai jadwal,” ujar Rachmi.

 

Rachmi juga menegaskan bahwa kondisi stok beras nasional berada pada level yang aman sehingga pelaksanaan program bantuan tidak akan mengganggu stabilitas pasokan di pasar.

 

Sebaliknya, distribusi bantuan diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara ketersediaan stok dan kebutuhan masyarakat.

 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penyaluran bantuan beras tahun ini didukung oleh kondisi produksi pangan nasional yang terus menunjukkan tren positif.

 

Menurutnya, peningkatan produksi padi memberikan ruang bagi pemerintah untuk memperkuat program perlindungan sosial sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

 

“Produksi kita meningkat dan stok nasional dalam kondisi kuat. Karena itu pemerintah dapat menjalankan program bantuan pangan dengan tetap menjaga ketahanan pangan nasional,” kata Amran.

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus memastikan petani memperoleh perlindungan melalui peningkatan produksi, sementara masyarakat berpenghasilan rendah tetap mendapatkan akses terhadap pangan yang terjangkau.

 

Sementara itu, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan secara sekaligus dipilih agar manfaatnya lebih cepat dirasakan masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas harga beras.

 

“Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima bantuan untuk alokasi tiga bulan sekaligus, sehingga distribusi menjadi lebih efisien dan manfaatnya segera dirasakan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa penyaluran tahap pertama sebelumnya telah mencapai realisasi sekitar 99,7 persen sehingga pemerintah optimistis pelaksanaan tahap kedua akan berlangsung lebih baik.

 

Menurut Ketut, masuknya hampir satu juta ton beras bantuan ke masyarakat juga diharapkan mampu mengurangi tekanan permintaan di pasar sehingga turut mendukung pengendalian inflasi pangan.

 

Program bantuan beras yang dimulai pada 17 Agustus ini melengkapi berbagai langkah pemerintah dalam menjaga pasokan pangan nasional, mulai dari peningkatan produksi padi, penguatan cadangan beras pemerintah, hingga stabilisasi harga melalui berbagai instrumen kebijakan.

 

Dengan sinergi antarlembaga dan dukungan stok pangan yang memadai, penyaluran bantuan diharapkan menjadi kado kemerdekaan yang memberikan manfaat nyata bagi jutaan keluarga sekaligus memperkuat optimisme terhadap ketahanan pangan Indonesia.

Pemerintah Siapkan MBG 2027 Lebih Presisi dan Tepat Sasaran

September 4, 2026

Efisiensi MBG 2027, Memastikan Anggaran Lebih Banyak untuk Anak Indonesia

September 4, 2026

Pemerintah Siapkan MBG 2027 Lebih Presisi dan Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 4, 20260

Pemerintah Siapkan MBG 2027 Lebih Presisi dan Tepat Sasaran Oleh : Radjiman Ari Program Makan…

Efisiensi MBG 2027, Memastikan Anggaran Lebih Banyak untuk Anak Indonesia

By Kata IndonesiaSeptember 4, 20260

Efisiensi MBG 2027, Memastikan Anggaran Lebih Banyak untuk Anak Indonesia Oleh: Catur Ronggo Program Makan…

Efisiensi Anggaran MBG 2027 Diperketat dari Dapur hingga Penerima Manfaat

By Kata IndonesiaSeptember 4, 20260

Efisiensi Anggaran MBG 2027 Diperketat dari Dapur hingga Penerima Manfaat JAKARTA — Pemerintah menyiapkan langkah…

Anggaran MBG 2027 Dipastikan Lebih Tepat Sasaran dan Minim Kebocoran

By Kata IndonesiaSeptember 4, 20260

Anggaran MBG 2027 Dipastikan Lebih Tepat Sasaran dan Minim Kebocoran Jakarta — Pemerintah terus memperkuat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.