• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Mengenal Program Kartu Pra Kerja Pemerintah

Mengenal Program Kartu Pra Kerja Pemerintah

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 3 August 2019

Oleh : Ismail (Pengamat Sosial Ekonomi)

Terdapat hal menarik dalam kesempatan debat Pilpres 2019, dimana dalam beberapa kartu sakti yang ditunjukkan oleh Jokowi, tampak Jokowi menunjukkan Kartu Pra – Kerja kepada mereka yang belum bekerja.

Hal ini tentu menjadi bahan perbincangan panas bagi rivalnya, bahkan sampai muncul anekdot yang mengatakan bahwa, para pengangguran tidak perlu bekerja sudah mendapatkan uang dari pemerintah.

Tentu tak kenal maka tak sayang, sebelum berasumsi lebih jauh mengenai kartu sakti ala Jokowi tersebut, alangkah baiknya kita mengenal apa fungsi dari kartu Pra Kerja Tersebut.

Jokowi pernah mengatakan, di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur, sebenarnya lapangan kerja yang tercipta semakin banyak. Namun masyarakat juga harus semakin meningkatkan keterampilan mereka.

Untuk menunjang hal tersebut, Pemerintah telah memiliki berbagai progam vokasi yang dapat diikuti oleh para peserta, sehingga diharapkan para peserta memiliki keterampilan sebelum masuk ke dunia kerja.

Program vokasi tersebut diperkuat dengan adanya program baru, yakni kartu Pra-Kerja. Kartu ini akan membantu para pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan mereka. Oleh karena itu, jika ada yang berasumsi bahwa Jokowi akan membayar para pengangguran, hal tersebut tidak sepenuhnya benar, sehingga jangan harap para pengangguran akan mendapatkan bayaran kalau ia tidak mau mengasah keterampilannya.

Jokowi juga menargetkan 500 ribu orang akan ikut dalam program ini pada tahun 2019. Tahun berikutnya ditargetkan menjadi 2 juta orang peserta.

Selain itu, Pemerintah akan berupaya dalam memperkuat program balai latihan kerja. Targetnya ada 3000 balai latihan kerja yang tercipta pada tahun 2020.

Pemerintah juga mengatakan bahwa pemegang kartu pra – kerja akan tetap menerima honor meski belum mendapatkan pekerjaan.

Menurut mantan walikota Surakarta itu, para pemegang kartu akan mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan keterampilan dan skill yang mereka miliki. Pelatihan tersebut akan diampu oleh instruktur profesional dengan kualifikasi yang baik.
Sehingga sudah jelas bahwa penerima honor bukanlah seorang pengangguran yang malas nyari kerja, tetapi mereka yang telah menempuh pelatihan dan sedang menunggu panggilan pekerjaan setelah pelatihan usai.

Hal ini dipertegas oleh penuturan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang mengatakan, tidak semua pengangguran di Indonesia bisa ikut dalam program Kartu Pra – Kerja.

Penerima program baru Presiden Jokowi tersebut hanyalah pengangguran yang telah mengikuti pelatihan keterampilan dari pemerintah, tetapi belum mendapatkan pekerjaan.

Moeldoko juga mencontohkan, seorang pengangguran yang mengikuti pelatihan itu baru mendapatkan pekerjaan dua bulan setelah pelatihan, maka insentif pemerintah diberikan selama dua bulan menganggur.

Demikian pula jika seorang peserta baru mendapatkan pekerjaan satu tahun setelah mengikuti pelatihan, maka insentif diberikan selama masa ia masih menganggur.

Pemberian insentif tersebut ditujukan agar para pencari kerja dapat fokus mencari kerja dan tak perlu pusing – pusing bagaimana caranya memenuhi kebutuhan pokok pada saat tidak ada pemasukan.

Dengan kata lain, kartu pra kerja tersebut bisa diibaratkan semacam jaminan sosial hingga seseorang dapat tetap berpenghasilan sembari menunggu mendapatkan pekerjaan.
Pemegang kartu pra kerja akan diberikan batas waktu sampai 1 tahun untuk mendapatkan kerja sampai akhirnya subsidi diputus oleh pemerintah.

Waktu 1 tahun tentu merupakan waktu yang amat cukup bagi para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang diimpikannya. Insentif yang diterimanya dari program kartu tersebut, tentu dapat digunakan untuk melengkapi syarat dalam menuliskan lamaran pekerjaan.

Program kartu Pra Kerja tersebut akan berfokus melatih ketertampilan individu dan mempersiapkan untuk menghadapi dunia kerja. Tujuannya untuk menciptakan sumber daya manusia premium yang mampu bersaing dalam dan luar negeri.

Pada tahun 2030 mendatang Indonesia akan mendapatkan bonus demografi. Oleh karena itu pemerintah perlu mempersiapkan tenaga kerja handal sehingga bisa bersaing di pasar tenaga kerja nasional maupun internasional.

Ke depannya pendataan calon penerima kartu Pra Kerja dilakukan oleh RT dan RW hampir sama seperti pendaftaran dari program kartu – kartu sebelumnya. Dengan begitu maka pengurusan kartu Pra Kerja juga akan semakin mudah dijangkau oleh para pencari kerja.

Dengan adanya kartu tersebut, bukan berarti pengangguran akan semakin malas bekerja, adanya kartu tersebut haruslah menjadi motivasi kepada para pengangguran untuk memiliki dan mengasah keterampilan yang dapat menunjang kinerjanya di dunia industri.

 

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

August 16, 2026

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

August 16, 2026

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala  Oleh : Rivka Mayangsari Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum yang kembali memperlihatkan kuatnya semangat kebangsaan masyarakat. Antusiasme publik untuk mengikuti berbagai rangkaian perayaan kemerdekaan, khususnya Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, menunjukkan bahwa rasa cinta terhadap Indonesia tetap hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat. Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang ingin menyaksikan langsung upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Tercatat lebih dari 336 ribu masyarakat telah mendaftarkan diri melalui laman Pandang Istana. Angka tersebut menjadi gambaran kuat mengenai besarnya perhatian masyarakat terhadap momentum bersejarah yang setiap tahun menjadi simbol kebersamaan seluruh rakyat Indonesia. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas tingginya minat untuk hadir langsung dalam momen peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Tingginya partisipasi publik dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana peringatan kemerdekaan yang semarak sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dengan momentum kenegaraan. Antusiasme tersebut tidak sekadar menunjukkan keinginan masyarakat untuk hadir dalam sebuah kegiatan seremonial. Lebih dari itu, tingginya jumlah pendaftar mencerminkan adanya keterikatan emosional masyarakat terhadap sejarah perjuangan bangsa. Upacara kemerdekaan menjadi ruang bersama untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran masyarakat dalam perayaan kemerdekaan juga memperlihatkan bahwa nilai-nilai nasionalisme masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika kehidupan yang semakin kompleks, momentum HUT RI tetap mampu menyatukan masyarakat dalam semangat yang sama, yaitu rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia. …

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan Oleh : Garvin Reviano Peringatan…

Antusiasme Publik Rayakan HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan Bangsa

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Publik Rayakan HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan Bangsa Jakarta – Semarak peringatan Hari…

Perayaan HUT RI Berlangsung Kondusif, Publik Tunjukkan Semangat Kebangsaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Perayaan HUT RI Berlangsung Kondusif, Publik Tunjukkan Semangat Kebangsaan Jakarta – Perayaan HUT ke-81 Republik…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.