• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hukum & Kriminal»Mengapresiasi Penegakan Hukum Terhadap Kelompok Teror

Mengapresiasi Penegakan Hukum Terhadap Kelompok Teror

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 20 May 2022

Mengapresiasi Penegakan Hukum Terhadap Kelompok Teror

Oleh : Ismail

Masyarakat mengapresiasi penegakan hukum kepada kelompok teror. Penegakan hukum ini diharapkan dapat mencegah aksi teror dan menimbulkan efek jera kepada pelaku.

Pemberantasan dan penegakan hukum terhadap kelompok teror merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Bahkan, terobosan yang sangat baik sudah dilakukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengenai penambahan dan juga peningkatan personel dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti teror Polri.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pergerakan Milenial Nusantara (Permana), Khoirul Abidin, mengatakan bahwa sangat mendukung terobosan yang dilakukan oleh Kapolri tersebut.

Penangkapan pelaku teror tersebut sangat penting untuk dilakukan Indonesia demi mencegah seluruh kemungkinan aksi terorisme yang akan mengganggu stabilitas dan keamanan negara.

Data laporan pada tahun 2021, pihak Densus 88 Antiteror Polri telah berhasil melakukan penangkapan sebanyak 370 tersangka teroris di Tanah Air, yang mana merupakan hasil sangat baik dan perlu untuk dipertahankan bahkan akan terus ditingkatkan lagi. Dari data tersebut, sudah menjadi bukti konkret bahwa keberhasilan pihak Densus 88 memang bukan main-main.

Mereka dianggap telah bekerja dengan keras dan juga mampu untuk menjawab seluruh asumsi liar dan berita hoax yang mungkin selama ini bersebaran di media sosial mengenai narasi negatif soal pemberantasan terorisme di Indonesia.

Meski pihak Densus 88 Antiteror Polri sudah bekerja dengan sangat maksimal, namun tidak bisa dipungkiri pula bahwa penambahan jumlah dan regenerasi gerakan-gerakan intoleran dan teroris masih cukup signifikan.
Maka dari itu Khoirul Abidin mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mereka serta mampu berperan aktif juga membantu para aparat untuk bisa melakukan pencegahan dan pendeteksian dini mengenai gerakan-gerakan terorisme baik itu yang terjadi di masyarakat secara langsung ataupun yang terjadi di dunia maya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa kecanggihan teknologi dan media digital di jaman sekarang ini juga ternyata banyak dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok teroris untuk menyebarkan ajaran mereka dan melakukan pencucian otak para remaja generasi penerus Bangsa. Tidak hanya propaganda ajaran intoleran, namun proses rekrutmen juga bisa melalui media sosial. Biasanya mereka akan langsung menghalalkan segala cara untuk membuat keutuhan NKRI menjadi runtuh dan membuat seolah ideologi Pancasila adalah sebuah ideologi yang sangat buruk.
Apabila seluruh rencana propaganda tersebut berhasil, maka langkah selanjutnya adalah melakukan perekrutan simpatisan pasti akan lebih mudah. Maka dari itu dengan maraknya penyebaran gerakan teroris, tentu sangat penting adanya pengembangan serta penguatan dari personel Densus 88 Antiteror Polri. Ditegaskan oleh Cak Abid (panggilan akrab Khoirul Abidin) bahwa penegakan kemanusiaan dan juga keutuhan bangsa merupakan tugas bersama.
Senada dengan pergerakan yang telah dilakukan oleh pihak Densus 88, Polda DIY bersama dengan segenap anggota Brigade Bintang 9, Banser dan juga Santri Ponpes Ibnu Hadi juga terus merapatkan barisan dem memperkuat penegakan dan supremasi hukum demi melawan seluruh gerakan kelompok radikal, intoleran yang bermuara pada terorisme dan memecah belah keutuhan Bangsa dan Negara Indonesia.
Untuk itu sudah sangat jelas bahwa terorisme merupakan musuh bersama dan jangan sampai memberikan ruang sedikitpun bagi mereka bisa bergerak. Oleh sebab itu, diperlukan langkah penegakan hukum kepada kelompok teror agar aksi tersebut tidak terulang kembali di Indonesia.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.