• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»MEMAKSIMALKAN ENERGI NASIONAL MEMBANGUN INFRASTRUKTUR

MEMAKSIMALKAN ENERGI NASIONAL MEMBANGUN INFRASTRUKTUR

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 December 2019

Oleh: Agung S Budi

Pemerintah Indonesia sangat sadar memaknai infrastruktur sebagai kekuatan modal nasional dalam menarik iklim investasi dan bisnis, agar menarik perhatian investor tidak ada kata lain perkuatan infrastruktur dari jalan, pelabuhan, bandara, jembatan serta diseimbangkan dengan kebutuhan mendasar masyarakat indonesia seperti ketahanan pangan dan kepemilikan perumahan. Mewujudkan hal ini tidaklah mudah, karena kompleksnya permasalahan sebagai negara Kepulauan.

Tidak ada kata menyerah bagi pemerintahan Jokowi terus memaksimalkan energinya untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur yang sebelum pemerintahannya belum signifikan menjadi fokus secara geopolitis dan ekonomis. Keseriusan itu tercermin dari peningkatan kekuatan anggaran di tahun 2019, anggaran belanja infrastruktur mencapai Rp 420 triliun. Angka ini meningkat sebesar 157% dari tahun 2014 yang hanya Rp 163 triliun.

Pertanyaan mendasar apa yang disasar dari target tersebut dari kebutuhan mendasar para petani dan ketahanan pangan yakni membangun bendungan, embung dan irigasi, kebutuhan substansial psikologis, kepemilikan rumah susun yang tersebar dan terus dibangun. Bahkan kebutuhan bersifat makro yaitu moda trasportasi laut dan darat agar semua irisan pelaku ekonomi dapat merasakan konektivitas efek ekonomi dan kesejahteraan secara menyeluruh.

Pemerintah dalam meralisasikan mimpi besarnya tersebut dari aspek perencanaan sudah sangat matang dan secara hati-hati melakukan tahap demi tahap progres pembangunan infrastruktur, tercermin dengan Standar Operasional Prosuder (SOP) yang jelas dan bersinergi dengan Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam asepk penyerapan dan pelaksaan di lapangan.

Semangat ambisius yang dibangun dan dikedepannya oleh pemerintah bersinergi dengan semua kepala daerah dan pemangku kepentingan adalah menjadi negara yang maju dengan kekuatan modal awal membangun infrastruktur yang kuat yang dibuktikan sinergi tersebut dengan menggelar 225 proyek skala makro di semua wilayah Indonesia.

Menyadari Indonesia sebagai negara kepulauan jadi sepakat bahwa pembangunan infrastruktur itu penting. Misinya cukup positif jika untuk mengurangi biaya logistik dan memperkuat konektifitas antar wilayah.

Dalam perspektif ekonomi polititk pemerintah filosofis membangun infrastruktur harus dibangun demi kepentingan rakyat. Oleh karena itu, bagi pemerintah pentingnya keterlibatan semua elemen masyarakat untuk terlibat dalam pusaran energi pembangunan infrastruktur.

Mewujudkan mimpi besar tersebut cukup banyak kendala yang dihadapi pemerintah terkait menemukan dana yang diperlukan. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, total Rp 4.796 triliun diperlukan untuk memenuhi target pembangunan infrastruktur (yang ditetapkan pemerintah) pada tahun 2019. Namun, kembali lagi semangat benih membangun yang sudah ditanam oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, keseriusan daerah meskipun hanya dapat memberikan kontribusi 41 persen untuk pembiayaan, sementara perusahaan-perusahaan milik negara (BUMN) hanya dapat memberikan kontribusi hingga 22 persen. Ini berarti bahwa 37 persen dari dana yang dibutuhkan (sekitar Rp 1.752 triliun) meskipun dicover dari sektor swasta.

Kolaborasi kerja bareng pemerintah dan sektor swasta dalam mengenjot target pembangunan infrastuktur sebagai solusi mengatasi potensi stagnasi ekonomi nasional sehingga dengan digelotorkan sejumlah proyek yang disertai paket kebijakan ada sejumlah manfaat pembangunan infrastruktur melalui mekanisme pembiayaan swasta. Misalnya, seperti percepatan pembangunan infrastruktur seperti airport, seaport, dan pendukung tol laut yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi jangka menengah-panjang.

Terakhir, yang kerap kali dalam pidato Jokowi menyetuh pembangunan infrastruktur, penekannya efek domino dari penguatan pembangunan infrasturtur melibatkan kekuatan swasta dan pemangku kepentingan dalam upaya mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Indonesia negara kepulauan untuk menyeragamkan keadilan yang dibatasi dengan luat dan perbedaan waktu tentunya memerlukan strategi khusus, menyadari kelemahan tersebut, menjadi kesepakatan dan tanggung jawab bersama bahwa pembangunan infrastruktur itu penting terutama dalam aspek mengurangi biaya logistik dan memperkuat konektifitas antar wilayah yang pada era saat ini sudah dapat dirasakan masyarakat dari Sabang hingga Maureke.

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan

September 22, 2026

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

September 21, 2026

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan *) Oleh : Dewi Astuti Jakarta…

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi JAKARTA — Pemerintah memperluas penyiapan…

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional Jakarta, – Pemerintah terus memperkuat kualitas…

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi Oleh: Fauzan Ali Upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan hak asasi manusia (HAM) terus berjalan dengan menempatkan pemulihan korban sebagai bagian penting dari proses penanganan. Langkah pemerintah mencakup penanganan kekerasan yang masih terjadi hingga membuka kembali proses penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran HAM berat pada masa lalu. Pemulihan korban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyelesaian kasus HAM. Proses penanganan tidak cukup berhenti pada pengungkapan peristiwa atau penegakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga perlu memastikan hak dan kebutuhan korban mendapatkan perhatian. Komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemulihan korban mendapat apresiasi karena menunjukkan adanya upaya untuk melihat penyelesaian kasus HAM secara lebih menyeluruh. Penanganan tidak hanya diarahkan pada aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan dampak yang dirasakan korban dan masyarakat yang terdampak. Komitmen pemerintah terlihat dari respons terhadap kekerasan yang terjadi di Papua Pegunungan. Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengecam penembakan tiga warga sipil ASN Dinas Pertanian di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil yang tengah menjalankan aktivitas untuk mencari penghidupan tidak dapat dibenarkan. KemenHAM meminta kasus tersebut diusut secara tuntas dan pelaku diproses secara tegas berdasarkan hukum yang berlaku. Thomas juga menekankan pentingnya memastikan masyarakat sipil tetap mendapatkan perlindungan. KemenHAM mengimbau seluruh pihak menahan diri agar penanganan persoalan di Papua tidak menimbulkan korban baru. Perlindungan terhadap warga sipil menjadi semakin penting ketika persoalan HAM beririsan dengan konflik dan kekerasan. Pemerintah telah menunjukkan komitmennya dengan memastikan setiap tindakan penanganan tetap berada dalam koridor hukum sekaligus menghormati hak dasar masyarakat.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.