• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Melalui PYCH, BIN Maksimal Fasilitasi Talenta Muda Papua

Melalui PYCH, BIN Maksimal Fasilitasi Talenta Muda Papua

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 15 June 2023

Melalui PYCH, BIN Maksimal Fasilitasi Talenta Muda Papua

Papua — Melalui pembangunan dan peresmian gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH), Badan Intelijen Negara (BIN) sangat maksimal dalam memberikan fasilitas kepada para talenta muda Bumi Cenderawasih untuk peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat.

Diketahui bahwa Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan PYCH pada bulan Maret 2023 lalu, yang mana diproyeksikan bangunan itu akan mampu menjadi wadah penampung seluruh bakat para pemuda di Papua.

Papua Youth Creative Hub sendiri kini telah memiliki sebanyak 12.843 anggota yang seluruhnya dibina oleh BIN.

Seluruh anggota telah tersebar di sebanyak 21 kabupaten/kota di Papua dan juga Papua Barat, yang mana mereka bergerak pada berbagai bidang seperti UMKM, industri kreatif, pertanian, peternakan, perikanan, sosial budaya, pendidikan hingga kesehatan.

Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Made Kartikajaya menyampaikan bahwa adanya Papua Youth Creative Hub merupakan bukti nyata pembangunan bersifat Indonesiasentris yang digalakkan oleh Presiden Jokowi.

“Adanya gedung PYCH ini memang menjadi salah satu komitmen Presiden bahwa pembangunan di Indonesia tidak hanya bersifat Jawasentris tapi Indonesiasentris,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya juga mengungkapkan bahwa BIN tidak akan pernah berhenti untuk terus mendorong kesejahteraan masyarakat Bumi Cenderawasih melalui adanya Gedung PYCH.

“Bahkan PYCH ini menjadi gedung pertama yang menjadi bukti bahwa Pemerintah itu sangat memperhatikan Papua. Oleh karena itu, BIN tidak akan berhenti untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Papua,” tambah Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN tersebut.

Made Kartikajaya menegaskan bahwa pihaknya akan terus berada di garis terdepan dalam membantu mempercepat pembangunan kesejahteraan provinsi paling Timur di Indonesia itu.

“BIN berada di garis terdepan untuk mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua,” tegasnya.

Sementara itu, Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati menjelaskan bahwa adanya Gedung PYCH memang memiliki banyak dampak baik untuk para pemuda di Papua.

“Rumah Besar dengan center ini, akan membantu anak-anak saling bertemu, saling berdiskusi, bahkan harapannya ke depan, akan ada mentor-mentor juga yang mendampingi mereka,” katanya.

“Sehingga potensi ini tidak hanya tinggal potensi, tapi betul-betul bisa menghasilkan anak-anak muda Papua yang memiliki kemandirian,” tambahnya

“Karena mereka memiliki usaha yang bukan hanya bermanfaat untuk lokal Papua, tapi juga bisa merasakan hasil produk dan layanannya untuk kota-kota lain di Indonesia, dan tidak menutup kemungkinan di negara-negara lain,” imbuh Devie.

Kemudian, Dirjen Cipta Kerya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti menerangkan bahwa salah satu tujuan dari adanya Gedung PYCH adalah agar mampu menyatukan para pemuda di Papua Pegunungan dan Pantai untuk bisa bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Di Papua itu kan ada Pegunungan dan ada Pantai. Keduanya memiliki jarak yang jauh dan kadang-kadang memang kurang pas,” jelasnya.

“Seluruh pemudanya harusnya menyatu di dalam satu bangunan tersebut, yang saling bisa memberikan kiprahnya untuk meningkatkan ekonomi yang ada di Papua. Mereka dikumpulkan menjadi satu dan belajar, bekerja dan untuk bisa meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya.

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.