• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»MBG Serap Tenaga Kerja Lokal, Pendapatan Warga Meningkat

MBG Serap Tenaga Kerja Lokal, Pendapatan Warga Meningkat

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 2 April 2026

MBG Serap Tenaga Kerja Lokal, Pendapatan Warga Meningkat

*Jakarta* – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi peserta didik, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam membuka lapangan pekerjaan dengan pendapatan layak bagi masyarakat lokal. Implementasi program ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi di tingkat daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG dirancang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar.

 

“Program ini tidak hanya memastikan pemenuhan gizi anak, tetapi juga menciptakan peluang kerja bagi warga lokal melalui berbagai aktivitas di dapur layanan MBG,” ujarnya.

 

Menurutnya, kebijakan penyaluran MBG yang mengikuti hari aktif sekolah tetap mempertimbangkan kondisi khusus di lapangan.

 

“Di daerah dengan risiko stunting tinggi, distribusi tetap dilakukan hingga hari Sabtu agar kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi secara optimal,” kata Dadan Hindayana.

 

Penyaluran program ini juga dilakukan berbasis kehadiran siswa serta didukung oleh data akurat dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Pendataan yang komprehensif menjadi dasar dalam menentukan wilayah prioritas sekaligus memastikan program berjalan efektif.

 

“Integritas data sangat penting karena program ini menyangkut kesehatan generasi muda sekaligus keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat,” tegas Dadan Hindayana.

 

Selain manfaat gizi, dampak ekonomi dari MBG dirasakan langsung oleh warga lokal, Juru Masak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarwangunan 1 Kabupaten Cirebon, Adha Sidik Hidayat, mengungkapkan bahwa program ini membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar.

 

“Banyak relawan yang sebelumnya menganggur kini memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang layak, bahkan membantu orang tua tunggal dalam memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa pendapatan relawan berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per hari, sementara tenaga chef rata-rata memperoleh Rp200 ribu per hari.

 

“Jika dihitung bulanan, penghasilan tersebut sudah melampaui UMK Cirebon, sehingga sangat membantu meningkatkan kesejahteraan,” jelas Adha.

 

Menurutnya, seluruh tenaga kerja di SPPG berasal dari warga sekitar sesuai ketentuan BGN. Hal ini diwajibkan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

 

Dengan berbagai manfaat tersebut, MBG tidak hanya memperkuat kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. ****

Ekonomi RI Berpeluang Tembus 5,6 Persen Ditopang Investasi Produktif

September 1, 2026

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen

September 1, 2026

Ekonomi RI Berpeluang Tembus 5,6 Persen Ditopang Investasi Produktif

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Ekonomi RI Berpeluang Tembus 5,6 Persen Ditopang Investasi Produktif JAKARTA — Perekonomian Indonesia dinilai memiliki…

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen Jakarta – Investasi nasional menjadi…

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.