• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»KTT G20 Menjadi Katalis Transformasi Ekonomi

KTT G20 Menjadi Katalis Transformasi Ekonomi

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 2 March 2022

KTT G20 Menjadi Katalis Transformasi Ekonomi

Oleh : Aulia Hawa

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan menjadi katalis transformasi ekonomi. KTT G20 sangat penting karena dapat meningkatkan kerja sama global dalam program pemulihan ekonomi.
Pada akhir tahun ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah KTT G20.

Penunjukan Indonesia sebagai presidensi (sekaligus tuan rumah) adalah kehormatan, karena baru kali ini negara berkembang dipercaya jadi presidensi. Berarti Indonesia dianggap penting dalam pergaulan dunia internasional.

KTT G20 yang tepatnya diselenggarakan di Bali, akan membawa banyak keuntungan. Pertama, nama Indonesia akan disorot sehingga makin viral dan terkenal secara global. Hal ini sangat bagus karena netizen bisa melihat indahnya Bali, sehingga akan tertarik untuk melancong ke sana.

Pariwisata di Pulau Dewata bisa terdongkrak lagi.
Selain itu, KTT G20 akan menjadi katalis transformasi ekonomi.

Tema besar KTT tahun 2022 ini adalah recover together, recover stronger, dan salah satu recoverynya adalah di bidang ekonomi. Sebelum KTT G20 dimulai, sudah ada forum pembuka yakni sherpa track yang memang khusus membahas perekonomian.

Development Working Group 20 juga membahas tentang transformasi ekonomi. Transformasi diperlukan untuk mengatasi efek pandemi secara global, karena kondisi ini tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga negara-negara lain.

Pemerintah Indonesia didukung penuh oleh pemerintah Australia. Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, menyatakan bahwa Australia sangat mensupport presidensi Indonesia dalam KTT G20. Tujuannya untuk memperkuat ekonomi global, mengatasi dampak pandemi, dan membuat pembangunan yang berkelanjutan.
Penny melanjutkan, Australia menyambut baik upaya Indonesia untuk fokus pada hasil yang nyata dan berdampak pada tiga prioritas utama, yakni menata kembali arsitektur kesehatan global, transformasi berbasis digital, dan energi yang ramah lingkungan serta berkelanjutan.
Transformasi berbasis digital bisa memperbaiki semuanya, terutama di bidang ekonomi. Indonesia mencontohkan kemajuan yang terjadi di negerinya sendiri. Misalnya penggunaan dompet digital sebagai alat pembayaran non tunai, yang sudah bisa digunakan baik di kota maupun di desa.
Dompet digital sangat booming justru di masa pandemi karena banyak yang belanja online untuk mengurangi keluar rumah dan mencegah kerumunan, dan pembayarannya sangat praktis. Bahkan ada yang memberi diskon agar setia top up saldo. Selain itu, dengan dompet digital maka meminimalisir penggunaan uang kertas yang bisa saja membawa virus dan bakteri.
Negara-negara lain di forum G20 bisa mencontoh langkah Indonesia dan menyadari bahwa sekarang adalah masa teknologi informasi, sehingga hampir semua lini ada versi digitalnya. Mereka bisa meniru peraturan dan UU mengenai penggunaan dompet digital, sehingga perekonomian negaranya makin baik.
Selain itu, KTT G20 menjadi transformasi ekonomi dengan cara digitalisasi UMKM. Digitalisasi amat penting, tak hanya untuk merapikan data, tetapi juga memperbanyak keuntungan. Dengan terjun ke marketing online maka UMKM bisa memasarkan produknya tak hanya di kotanya, tetapi juga di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia.
UMKM patut diberi bantuan berupa penyuluhan marketing online, karena belum semua pengusaha kecil dan menengah melek teknologi. Atau, mereka punya akun sosial media hanya untuk eksis tanpa dipakai untuk promosi. Pemerintah akan memberikan penyuluhan agar mereka memaksimalkan internet untuk berdagang. Langkah ini juga bisa dicontoh oleh negara peserta G20 lain.
KTT G20 amat menguntungkan terutama di bidang ekonomi. Dengan menyelenggarakan forum ini maka ada banyak keuntungan, salah satunya di bidang transformasi ekonomi. Digitalisasi ekonomi tak terhindarkan karena pasar global amat potensial, dan negara-negara G20 akan mau untuk diajak kerja sama.

)* Penulis adalah kontributor Nusa Bangsa Institut

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

October 3, 2026

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

October 3, 2026

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana Oleh : Rahmat Prawira Indonesia merupakan negara…

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah  Oleh: Syahrul Fahrozi Langkah pemerintah dalam meluncurkan serta mereorganisasi pilar pertahanan melalui Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) merupakan terobosan strategis yang amat penting dan patut diapresiasi. Kebijakan visioner ini menegaskan komitmen nyata dalam menghadirkan instrumen pertahanan nasional yang tidak hanya berfokus pada fungsi kedaulatan militer semata, melainkan juga bertindak sebagai motor penggerak utama pembangunan ekonomi di tingkat daerah. Konsep pertahanan negara yang ideal dan komprehensif sejatinya tidak pernah berdiri terisolasi dari kondisi sosial-ekonomi masyarakat di sekitarnya. Melalui pengembangan kekuatan pertahanan ini, keberadaan benteng keamanan di berbagai penjuru nusantara diintegrasikan secara presisi guna menjawab dua tantangan utama bangsa secara simultan, yaitu memperkuat ketahanan nasional sekaligus mengakselerasi peningkatan kesejahteraan rakyat. Inovasi kebijakan pada struktur militer ini memperlihatkan keunggulan, di mana setiap prajurit dibekali kualifikasi tempur infanteri yang handal sekaligus kapabilitas teritorial pembangunan yang adaptif. Selain wajib menguasai kemampuan taktis mendasar seperti menembak, beladiri, dan patroli wilayah, para prajurit disiapkan secara terstruktur dalam kompi-kompi khusus yang mencakup bidang produksi pertanian, peternakan, perikanan, konstruksi zeni, hingga pelayanan kesehatan masyarakat. Pembagian fungsi yang spesifik ini memungkinkan pangkalan militer berkontribusi langsung pada perbaikan sarana dan fasilitas umum masyarakat, seperti pembenahan akses jalan dan jembatan, pengolahan lahan-lahan kritis menjadi lahan produktif, serta penyediaan sarana pelayanan kesehatan warga secara berkala. Skema ini membuktikan bahwa pembaharuan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dapat diimplementasikan secara konkret dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dari perspektif pertumbuhan ekonomi daerah, penempatan satuan teritorial berkapasitas besar di berbagai wilayah memberikan dampak pengganda yang sangat signifikan terhadap roda perekonomian lokal. Kehadiran ribuan prajurit beserta keluarga yang bermukim di sekitar pangkalan secara otomatis menumbuhkan ceruk pasar baru yang sangat potensial. Permintaan akan pasokan kebutuhan pokok harian, komoditas pangan lokal, hingga ketersediaan jasa pendidikan dan sarana perumahan terbukti menstimulasi daya beli warga secara luas. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta pedagang di pasar-pasar tradisional mendapatkan kepastian keterserapan produk yang berkelanjutan. Penataan kembali fokus pangkalan militer ini secara efektif dan efisien berhasil mengubah kawasan di sekitarnya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengurangi tingkat ketimpangan pembangunan antarwilayah. Keberhasilan dalam mengimplementasikan agenda strategis pemerintah ini juga sangat bertumpu pada kuatnya sinergi antara instrumen militer, pemerintah daerah, dan segenap komponen masyarakat setempat. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa keberadaan Yonif TP ditujukan untuk senantiasa menyatu dengan rakyat, menghadirkan rasa aman secara berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan wilayah. Penempatan pangkalan militer di area-area strategis, seperti kawasan pesisir maupun wilayah batas terluar, ditargetkan untuk melindungi kekayaan sumber daya alam lokal sekaligus mendukung stabilitas kawasan ekonomi dan objek pariwisata daerah. Selain itu, pengalokasian patroli rutin berkala dan pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan bersama warga menjadi langkah nyata dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi masuknya investasi serta keberlangsungan usaha warga. Dukungan penuh yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah turut mempercepat pencapaian target penyiapan satuan teritorial ini secara optimal. Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan bahwa keberadaan Yonif TP di wilayahnya memberikan dampak positif yang nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah setempat. Apresiasi senada juga diutarakan oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, yang menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah untuk menyinergikan berbagai program pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian, peternakan, dan pelayanan kesehatan masyarakat, dengan fungsi teritorial militer. Kolaborasi lintas sektor yang terstruktur ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang terarah sanggup mempercepat pencapaian target-target pembangunan nasional secara inklusif. Dampak positif dari integrasi fungsi pertahanan dan pembangunan ini juga menjangkau hingga ke wilayah Indonesia bagian timur. Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko menjelaskan bahwa penempatan satuan berkapasitas lebih dari seribu personel di wilayah Maluku secara langsung menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Kebutuhan harian para prajurit dan keluarganya terbukti mendorong peningkatan daya beli, memperbaiki kualitas serta aksesibilitas layanan pendidikan, serta memperkuat program ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi lahan-lahan pertanian yang dikelola bersama. Pendekatan terpadu ini menciptakan kemandirian pangan di tingkat lokal sekaligus mempererat hubungan kemanunggalan antara tentara dan rakyat dalam bingkai pembangunan wilayah secara berkelanjutan. Kehadiran dan penyebaran Yonif TP di berbagai daerah membuktikan secara nyata bahwa stabilitas keamanan nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah merupakan dua pilar utama yang saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain. Dengan terus menjaga keharmonisan sinergi antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat, agenda strategis ini akan menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera di masa depan.…

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI Oleh: Indah Prameswari Memasuki dua…

Pemerintah Dorong BPJS Kesehatan Melayani Rakyat dengan Bermartabat

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Pemerintah Dorong BPJS Kesehatan Melayani Rakyat dengan Bermartabat Oleh : Aditya Anggara Pelayanan kesehatan merupakan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.