• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»KST Papua Identik dengan Boko Haram

KST Papua Identik dengan Boko Haram

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 27 July 2022

KST Papua Identik dengan Boko Haram

Oleh : Alfred Jigibalom

KST Papua ternyata memiliki kesamaan dari kelompok teroris bernama Boko Haram yang ada di Nigeria lantaran mereka tidak segan untuk melakukan tindakan sangat terkutuk berupa pembantaian warga sipil hanya supaya tujuan politis serta ideologis mereka bisa tercapai.

Ulah dari para Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua kembali menggemparkan setelah terjadinya pembantaian di Kabupaten Nduga dan juga di Pegunungan Bintang.

Bahkan jumlah korban pun terus bertambah setelah pihak Kepolisian sedang menyusuri Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Seketika, Kombes Faizal Ramadhani selaku Direskrimum Polda Papua langsung melakukan upaya evakuasi jenazah yang baru saja ditemukan tersebut.

Diduga kuat bahwa jenazah itu adalah merupakan salah satu korban dari pembantaian yang mengakibatkan 10 orang kehilangan nyawanya beserta dengan dua orang lain yang mengalami luka. Kejadian pembantaian sadis itu terjadi pada Sabtu (16/7) lalu.
Mengenai hal tersebut, Ketua Pemuda Adat Saireri II Nabire Ali Kabiay menyatakan dengan tegas bahwa ulah yang dilakukan oleh KST di Nduga itu mirip seperti apa yang telah dilakukan oleh kelompok teroris Boko Haram di Nigeria. Dirinya menegaskan bahwa tindakan pembantaian bahkan hingga pemenggalan kepala yang dilakukan kepada warga sipil yang memang tidak tahu apa-apa merupakan tindakan keji dari para teroris.
Ali Kabiay mengaku sangatlah prihatin dengan kejadian semacam itu harus terjadi di tanah Papua karena warga sipil yang sama sekali tidak berdosa dan niatnya datang ke sana untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup mereka namun malah harus dibunuh dengan sangat sadis seperti itu.
Pembunuhan yang mengakibatkan salah seorang penambang emas itu menjadi korban ternyata terjadi sejak Selasa (19/7). Sebagaimana keterangan dari Komandan Korem 172/PWY, Brigadir Jenderal TNI JO Sembiring yang mengungkapkan kalau ternyata di lokasi penambangan sama sekali tidak memiliki petugas keamanan, bahkan untuk bisa mencapai lokasinya yang cukup rumit itu harus menggunakan helikopter.
Lebih lanjut, Ali Kabiay juga menambahkan bahwa besar kemungkinan kalau tindakan yang telah dilakukan oleh KST di Nduga itu memiliki motif tertentu, yakni seperti halnya pada tindakan kelompok teroris Boko Haram di Nigeria, bahwa mereka ternyata akan melakukan segala cara demi bisa memenuhi kepentingan politik serta ideologis mereka terpenuhi bahkan tidak akan segan jika memang harus mengorbankan warga sipil.
Ketua Pemuda Adat Sairei ini juga menyatakan bahwa perilaku yang telah dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris ini sama sekali tidak boleh dibiarkan terus-menerus terjadi karena dampaknya akan menjadi rentetan panjang bagi kestabilan berjalannya negara bahkan bisa saja mempengaruhi dan menghambat proses pembangunan yang sudah diupayakan oleh Pemerintah, sehingga memang harus sesegera mungkin ditindak.
Bukan hanya sekedar proses pembangunan saja, melainkan tentunya menurut Ali Kabiay bahwa dengan adanya tindakan keji seperti pembantaian semacam itu akan berpengaruh pula pada bagaimana pengembangan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua sendiri lantaran seolah akan membuat citra jelek diantara warga Papua. Padahal dirinya menegaskan bahwa masyarakat Papua sendiri merupakan sebuah masyarakat yang sangat cinta damai dan tindakan pembunuhan yang dilakukan oleh KST tersebut sama sekali tidak mewakili orang Papua asli.
Untuk itu, dirinya berharap semoga dengan adanya kejadian semacam ini seluruh aparat bisa segera menangkap dan menindak tegas sampai ke akarnya bahkan kalau perlu diadakan kerja sama pula kepada beberapa pihak agar pengusutan kasus ini bisa sesegera mungkin diselesaikan lantaran memang sudah sangat meresahkan.
Sebagai salah satu langkah yang telah dilakukan oleh pihak TNI, jajaran dari Brigadir Jenderal JO Sembiring bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pegunungan Bintang untuk melakukan pendataan mengenai jumlah warga yang melakukan penambangan. Hal tersebut tentu sangat berguna supaya ke depan setidaknya mampu melakukan upaya preventif supaya kejadian pembunuhan warga sipil penambang tidak lagi terjadi.
Sementara itu, terkait dengan pembantaian yang terjadi di Nduga, Moeldoko selaku Kepala Kantor Staf Presiden mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk langsung melakukan penyelidikan pada kasus pelanggaran HAM yang telah dilakukan oleh KST Papua tersebut. Dirinya juga menegaskan bahwa semua orang tidak boleh menghilangkan hak hidup orang lain tanpa terkecuali.
Moeldoko juga menyampaikan bahwa Pemerintah mengutuk dengan sangat keras mengenai aksi biadab berupa pembantaian yang telah dilakukan oleh kelompok pimpinan Egianus Kogoya itu.
Diketahui sebelumnya bahwa pembantaian yang mereka lakukan adalah dengan cara melakukan penghadangan kepada truk yang memang mengangkut para pendatang beserta seorang pendeta. Kemudian di tengah jalan, tidak hanya sekedar dihadang namun ternyata KST langsung memberondongkan peluru dengan senapan mesin kepada truk tersebut hingga mengakibatkan tidak sedikit korban meninggal dunia.
Beberapa waktu lalu, tepatnya pada bulan Maret 2022 Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua juga telah melakukan sejumlah tindakan keji hingga mengakibatkan 8 orang tewas. Bahkan bukan hanya sekedar warga sipil saja, namun aparat TNI juga beberapa harus menjadi korban dari penembakan yang dilakukan oleh KST Papua.
Tentunya meski mereka menggunakan dalih apapun dan juga pembenaran apapun, tetap bahwa pembunuhan manusia adalah hal keji yang harus ditolak dan ditiadakan. Apalagi jika hanya berharap agar tujuan politis mereka bisa tercapai kemudian harus mengorbankan nyawa orang lain, tentu itu membuat gerakan dari KST Papua sangat identik dengan kelompok teroris Boko Haram yang patut untuk ditumpas hingga keakarnya.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Bali

 

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.