• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Komunitas Radio Bali Antusias Mendukung Penyelenggaraan KTT Bali

Komunitas Radio Bali Antusias Mendukung Penyelenggaraan KTT Bali

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 13 November 2022

Komunitas Radio Bali Antusias Mendukung Penyelenggaraan KTT Bali

Acara Puncak Perhelatan internasional KTT G20 tinggal menghitung hari. Beragam dukungan terus menerus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, termasuk insan media di Bali. Tidak ketinggalan juga komunitas media Radio se-Bali yang antusias menggaungkan dukungannya terhadap Preaidensi G20 Indonesia ini.

Komunitas radio di Bali menyatakan aspirasinya mendukung rangkaian event KTT G20, bukan hanya karena dapat meramaikan pariwisata Bali, tapi juga dalam rangka meningkatkan citra dan pesona Indonesia di mata dunia.

Selain itu, dengan adanya pelaksanaan event-event di Indonesia, membuktikan bahwa Indonesia berhasil dari segi penanganan pandemi Covid-19, yang notabene juga melanda seluruh dunia.

Wakil Ketua PWI Bali, Arief Wibisono mengatakan bahwa peran pers adalah sebagai penyambung komunikasi yang positif antara pemerintah dan masyarakat.

“Pers membantu menyampaikan informasi kebijakan dan program-program pembangunan. Informasi yang diterima masyarakat harus jelas, berimbang, adil dan tentu saja tidak bias”, ujar Arif dalam acara silaturahmi komunitas Radio yang belangsung di Hardcoff Denpasar, Sabtu 12/11.

Arif menambahkan bahwa Pers adalah sebagai jembatan komunikasi antara Pemerintah dengan masyarakat serta sebagai penangkal Hoaks. Oleh sebab itu, dirinya sangat mengapresiasi acara komunitas radio ini yang dengan nyata menyatakan dukungannya terhadap perjelatan KTT G20.

Rangkaian acara komunitas Radio ini diakhiri dengan pernyataan bersama mendukung KTT G20 Indonesia. Tujuannya adalah untuk membangkitkan semangat insan media, khususnya di Bali dalam mendukung event G20, salah satunya melalui pemberitaan yang positif sesuai etika jurnalistik dan tanpa hoaks.

Kegiatan yang diinisiasi Radio Suara Sunari Bali ini, berlangsung di Hardcoff, Denpasar Bali, dengan suasana yang penuh keakraban.

Ajang silaturahmi ini turut dihadiri oleh sejumlah perwakilan radio dari Suara Sunari, Gema Merdeka, Beat Phoenix, Pinguin, AR, Pro 2 RRI Denpasar, Sakti, Heartline, Voks, Duta dan Pro 1 RRI Singaraja.

Pemerintah Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Wilayah 3T dan Daerah Terdampak Bencana

October 26, 2026

APBN 2027: Menjaga Daya Beli Sambil Mempercepat Investasi

October 26, 2026

Pemerintah Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Wilayah 3T dan Daerah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Pemerintah Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah Wilayah 3T dan Daerah Terdampak Bencana Jakarta – Pemerintah…

APBN 2027: Menjaga Daya Beli Sambil Mempercepat Investasi

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

APBN 2027: Menjaga Daya Beli Sambil Mempercepat Investasi Oleh: Dhita Karuniawati Pemerintah menempatkan Anggaran Pendapatan…

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas Oleh: Rangga Mahendra Program Makan Bergizi…

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.