Keren, KBRI Nairobi Sukses Selenggarakan Business Forum di Wisma Indonesia

“Dalam memperkuat hubungan perdagangan antara Kenya dan Indonesia, KBRI Nairobi senantiasa mendorong hubungan antara sektor usaha kedua negara. Kali ini, KBRI Nairobi bekerja sama dengan PT Unirama Sukses Internasional (Unirama), sebuah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang makanan beku, dan Kenya National Chamber of Commerce and Industry (KNCCI), menyelenggarakan forum bisnis dengan perusahan-perusahan Kenya,” jelas Duta Besar Indonesia untuk Kenya, Dr. Mohamad Hery Saripudin, dalam membuka Forum Bisnis Kenya-Indonesia yang diselenggarakan di Wisma Indonesia di Nairobi, Kenya. (12/5)

Hadir pada pada forum ini, Wakil Presiden Pertama KNCCI, Dr. Eric Ruto, mengatakan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghubungkan sektor usaha Indonesia dan Kenya dalam sektor makanan beku serta mencari potensi produk Kenya untuk dapat masuk ke pasar Indonesia.

Pada forum tersebut, Presiden Direktur Unirama, Ronny Imbar, mempresentasikan berbagai kesempatan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Kenya, terutama dalam sektor makanan beku. Ronny kemudian menjelaskan bahwa industri harus dapat beradaptasi dengan modernisasi dan industrialiasi. “Dengan meningkatnya jumlah wanita pekerja di Kenya, waktu untuk menyiapkan makanan untuk keluarga semakin sedikit. Pelaku industri harus jeli melihat hal ini sebagai kesempatan yang besar,” jelasnya.

Baca Juga

Lebih lanjut, peserta forum ini berkesempatan menyaksikan demonstrasi masak makanan Indonesia, nasi goreng. Nasi goreng merupakan makanan Indonesia dan diakui sebagai salah satu makanan nasional Indonesia. “Cara memasak yang sederhana dan bahan-bahannya yang mudah ditemukan di Kenya, membuat nasi goreng cocok menjadi jembatan kuliner bagi kedua negara,” jelas istri Duta Besar Hery, Zulfah Nahdliyati Saripudin. Zulfah, sebagai juru masak dalam demonstrasi ini,  kemudian menunjukan kepada para peserta forum cara membuat nasi goreng telur sederhana dengan berbagai lauk dari makanan beku Unirama.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian inisiatif KBRI Nairobi dalam upaya mempromosikan perdagangan antara Indonesia dan Kenya”, jelas Dubes Hery. “Bahkan saat pandemi Covid-19, KBRI Nairobi senantiasa aktif dalam menghubungkan sektor usaha Indonesia dan Kenya serta mengeksplorasi berbagai kesempatan kerja sama melalui berbagai kegiatan perdagangan, antara lain Hybrid Trade Showcase pada September 2021, pembukaan galeri dagang KBRI Nairobi bertajuk Soko La Indonesia pada Oktober 2021, penyelenggaraan Bisnis Forum Indonesia-Kenya pada Januari 2022 dan sebagainya,” tambahnya.

Dari forum yang diselenggarakan tanggal 12 Mei ini, Unirama berhasil menyepakati 4 Memorandum Saling Pengertian (MSP) dengan 3 perusahaan Kenya untuk membahas tindak lanjut kerja sama ke depan.

Pada tahun 2021, nilai perdagangan antara Indonesia dan Kenya untuk pertama kalinya melampaui USD 500 juta (USD 551,9 juta lebih tepatnya).

Angka ini merupakan peningkatan lebih dari 35% dari USD 414 juta pada tahun 2020. Walau hal tersebut merupakan tren yang sudah terlihat sejak 2016, tren tersebut lebih tampak semenjak mulainya pandemi Covid-19 di tahun 2020.

Hubungan bilateral politik antara Indonesia dan Kenya tergolong kokoh. Namun, potensi di antara kedua negara belum sepenuhnya tereksplorasi bagi kemaslahatan bersama.

Di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo, pada tahun 2014 Indonesia mulai memfokuskan diplomasinya untuk mencari kesempatan kerja sama dengan mitra non-tradisional, termasuk di kawasan Afrika.

Pada 17 Maret 2022, pemerintahan Kenya telah secara resmi membuka Kedutaannya di Jakarta. Pembukaan Kedutaan Kenya di Jakarta ini dilakukan setelah pembukaan hubungan diplomatik pada tahun 1979. Pembukaan Kedutaan baru di “Ibu kota ASEAN” mengirimkan pesan positif bahwa pemerintah dan sektor swasta Kenya lebih agresif dalam mempromosikan hubungan bilateral.

Related Posts

Add New Playlist