• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Teknologi»Kemenag Bahas Materi Pembekalan Petugas Haji

Kemenag Bahas Materi Pembekalan Petugas Haji

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 21 February 2020

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah menggelar rapat sinkronisasi materi pembekalan petugas haji. Rapat yang berlangsung di Jakarta ini diikuti para Kabid Haji Provinsi dan penyelenggara pembekalan petugas haji di 13 Embarkasi.

“Kami akan sinkronkan materi pembekalan agar prosesnya lebih efektif dalam meneguhkan komitmen calon petugas haji,” terang Direktur Bina Haji Khoirizi di Jakarta, Jumat (21/02).

Menurutnya, pembekalan petugas haji di Embarkasi akan mulai berlangsung pada pertengahan Maret 2020. Ada tiga belas Embarkasi yang akan menggelar pelatihan petugas, yaitu: Aceh, Medan, Batam, Padang, Palembang, Jakarta, Bekasi, Solo, Surabaya, Lombok, Makasar, Balikpapan, dan Banjarmasin.

“Untuk pusat, pembekalan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi rencananya digelar pada 10 April 2020,” jelasnya.

Dijelaskan Khoirizi, rapat sinkronisasi ini dalam rangka mensinergikan sistem pelaksanaan agar terumuskan standar baku yang akan diterapkan di semua embarkasi. Standar itu mencakup materi dan kisi-kisi bagi para narasumber. “Rumusan ini penting agar pembekalan nantinya tidak menjadi ajang lomba pidato dan materinya berulang sehingga kurang relevan dengan kebutuhan petugas,” terang Khoirizi.

Materi pembekalan, kata Khoirizi, terbagi dalam kebijakan umum penyelenggaraan haji, teknis operasional haji, dan penguatan layanan sesuai bidang. Layanan tersebut mencakup akomodasi, transportasi, katering, ibadah atau manasik, dan layanan umum.

“Termasuk juga materi tentang penguatan komitmen petugas terhadap tusi, serta lima nilai budaya kerja dan moderasi beragama,” tuturnya.

Rapat sinkronisasi juga membahas sejumlah kasus pelayanan yang terjadi di sebuah wilayah. Peta kasus ini dibedah untuk dirumuskan solusinya dan itu menjadi bagian materi yang akan dijelaskan dalam pembekalan. Dengan demikian, kejadian serupa diharapkan tidak terulang atau bisa diantisipasi lebih awal.

“Kita ingin jadikan sejumlah masalah yang muncul dalam pelayanan tahun lalu sebagai bagian materi pembekalan agar bisa dibahas bersama dan dirumuskan solusinya,” tandasnya.

(Humas Kemenag)

HUT RI ke-81, B50 dan Agenda Besar Membebaskan Indonesia dari Ketergantungan BBM Impor

August 5, 2026

B50 Jadi Momentum Kemerdekaan Energi dari Ketergantungan Impor Minyak

August 5, 2026

HUT RI ke-81, B50 dan Agenda Besar Membebaskan Indonesia dari Ketergantungan BBM Impor

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

HUT RI ke-81, B50 dan Agenda Besar Membebaskan Indonesia dari Ketergantungan BBM Impor Oleh :…

B50 Jadi Momentum Kemerdekaan Energi dari Ketergantungan Impor Minyak

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

B50 Jadi Momentum Kemerdekaan Energi dari Ketergantungan Impor Minyak Jakarta – Implementasi mandatori biodiesel B50…

HUT RI ke-81, Pemerintah Perkuat B50 untuk Ketahanan Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

HUT RI ke-81, Pemerintah Perkuat B50 untuk Ketahanan Energi Indonesia Jakarta – Momentum Hari Ulang…

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas JAKARTA — Munculnya kabinet bayangan (shadow cabinet)…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.