Ekonomi

Jelang PON XX, Kemensos Siap Latih Warga Papua Menjahit untuk Souvenir

Menteri Sosial Tri Rismaharini menerima bantuan 100 unit mesin jahit Singer di Kantor Kementerian Sosial hari ini. Adapun rencananya sebagian mesin jahit akan dibawa bersamaan dengan kunjungannya ke Papua malam ini. Ia berharap bantuan tersebut dapat memperkuat produktivitas dan meningkatkan penghasilan warga Papua.

“Saya yakin bantuan mesin jahit ini sangat bermanfaat terutama dalam masa pandemi. Terima kasih kepada para distributor mesin jahit Singer yang sudah tergerak memberikan bantuan,” kata Risma dalam keterangan tertulis, Jumat (6/8/2021).

Selain menyalurkan bantuan, Risma mengatakan pihaknya juga akan memberikan penguatan kemampuan vokasional bagi warga Papua. Penguatan ini dilakukan melalui bimbingan menjahit kaos, cinderamata dan souvenir.

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

100 Juta Warga Jalani CKG, Kesehatan Berkualitas Kian Meluas

100 Juta Warga Jalani CKG, Kesehatan Berkualitas Kian Meluas Jakarta - Pemerintah terus memperkuat akses…

3 hours ago

Program CKG Tembus 100 Juta Warga, Pemerintah Perkuat Kesehatan Berkualitas

Program CKG Tembus 100 Juta Warga, Pemerintah Perkuat Kesehatan Berkualitas Jakarta – Pemerintah terus memperkuat…

6 hours ago

Intervensi Pendidikan dan Kesehatan dalam Program Sekolah Rakyat

Intervensi Pendidikan dan Kesehatan dalam Program Sekolah Rakyat Oleh : Andhika R. Sebagai fondasi utama…

6 hours ago

Sekolah Rakyat Perkuat Kesehatan dan Prestasi Siswa dari Keluarga Rentan

Sekolah Rakyat Perkuat Kesehatan dan Prestasi Siswa dari Keluarga Rentan Jakarta - Pemerintah terus memperkuat…

7 hours ago

Pelayanan Haji Tetap Aman di Tengah Dinamika Konflik Global

Pelayanan Haji Tetap Aman di Tengah Dinamika Konflik Global Jakarta - Situasi geopolitik global yang…

7 hours ago

Pemerintah Pastikan Penyelenggaraan Haji 2026 Tetap Aman di Tengah Konflik Global

Pemerintah Pastikan Penyelenggaraan Haji 2026 Tetap Aman di Tengah Konflik Global Jakarta, - Pemerintah memastikan…

9 hours ago