• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Jelang 2 Tahun Prabowo, Pemerintah Perkuat Arah Kebijakan Ekonomi dan Keuangan

Jelang 2 Tahun Prabowo, Pemerintah Perkuat Arah Kebijakan Ekonomi dan Keuangan

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 19 September 2026

Jelang 2 Tahun Prabowo, Pemerintah Perkuat Arah Kebijakan Ekonomi dan Keuangan

Jakarta – Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026, pemerintah memperkuat arah kebijakan ekonomi dan keuangan untuk memastikan agenda pembangunan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Penguatan tersebut tercermin dari langkah penataan kabinet serta penekanan terhadap kesehatan dan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Momentum evaluasi pemerintahan menjadi ruang untuk mendorong inovasi, memperbaiki kinerja, sekaligus memastikan kebijakan ekonomi semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno menilai pergantian Menteri Keuangan menjadi bagian dari upaya pemerintah melakukan perbaikan signifikan dan mempercepat kebijakan di sektor ekonomi dan keuangan. Menurut dia, menjelang dua tahun pemerintahan, Presiden membutuhkan langkah yang mampu menjawab ekspektasi publik sekaligus menyelaraskan kebijakan dengan target pembangunan nasional.

 

“Jadi ini yang menurut saya adalah sesuatu yang sebenarnya sifatnya kritikal bahwa ekspektasi di bidang ekonomi, di bidang keuangan kita itu pasti butuh semacam perbaikan-perbaikan yang signifikan mesti dilakukan oleh Presiden,” kata Adi.

 

Ia menambahkan, evaluasi dan penyegaran kebijakan diperlukan agar kinerja pemerintah di bidang ekonomi semakin adaptif. Menurut Adi, kebutuhan inovasi dan perbaikan kinerja menjadi penting seiring dinamika perekonomian nasional yang terus berkembang.

 

“Tentu ini tidak terlepas karena kebutuhan untuk melakukan perbaikan, kondisi-kondisi yang mungkin jelang dua tahun ini harus ada semacam inovasi dan perbaikan-perbaikan kinerja di bidang ekonomi,” ujarnya.

 

Di sisi lain, setelah dilantik, Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan arahan Presiden Prabowo untuk memberikan perhatian terhadap kesehatan dan kredibilitas instrumen keuangan negara. Ia menegaskan APBN harus dikelola secara hati-hati karena menjadi fondasi pembiayaan seluruh agenda prioritas pemerintah.

 

“Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ujar Suahasil.

 

Suahasil menekankan APBN tidak hanya harus sehat, tetapi juga dapat dipercaya sehingga mampu menopang stabilitas ekonomi makro. Berdasarkan postur APBN 2026, belanja negara ditetapkan Rp3.842,7 triliun dengan target pendapatan Rp3.153,6 triliun. Dengan postur tersebut, defisit diproyeksikan Rp689,1 triliun atau 2,68 persen terhadap PDB.

 

Penguatan tata kelola fiskal tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan program pemerintah. Dengan APBN yang sehat dan kredibel, pemerintah memiliki ruang fiskal yang lebih terukur untuk menjalankan agenda pembangunan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Jelang 2 Tahun Prabowo, Pemerintah Perkuat Arah Kebijakan Ekonomi dan Keuangan

September 19, 2026

Mengingat September Hitam Perlu Kedewasaan, Bukan Kemarahan yang Dibakar

September 19, 2026

Jelang 2 Tahun Prabowo, Pemerintah Perkuat Arah Kebijakan Ekonomi dan Keuangan

By Kata IndonesiaSeptember 19, 20260

Jelang 2 Tahun Prabowo, Pemerintah Perkuat Arah Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Jakarta – Menjelang dua…

Mengingat September Hitam Perlu Kedewasaan, Bukan Kemarahan yang Dibakar

By Kata IndonesiaSeptember 19, 20260

Mengingat September Hitam Perlu Kedewasaan, Bukan Kemarahan yang Dibakar Oleh : Andika Pratama Setiap momentum…

Ekonomi RI Dinilai Resilien di Tengah Perlambatan Global

By Kata IndonesiaSeptember 19, 20260

Ekonomi RI Dinilai Resilien di Tengah Perlambatan Global JAKARTA — Perekonomian Indonesia dinilai memiliki daya…

Ekonomi RI Dinilai Resilien, Sistem Keuangan Kuat dan Berdaya Tahan

By Kata IndonesiaSeptember 19, 20260

Ekonomi RI Dinilai Resilien, Sistem Keuangan Kuat dan Berdaya Tahan JAKARTA — Perekonomian Indonesia dinilai…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.