• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Ekonomi RI Dinilai Resilien, Sistem Keuangan Kuat dan Berdaya Tahan

Ekonomi RI Dinilai Resilien, Sistem Keuangan Kuat dan Berdaya Tahan

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 19 September 2026

Ekonomi RI Dinilai Resilien, Sistem Keuangan Kuat dan Berdaya Tahan

JAKARTA — Perekonomian Indonesia dinilai memiliki daya tahan yang cukup kuat dalam menghadapi ketidakpastian global yang masih tinggi. Stabilitas makroekonomi, kondisi perbankan yang solid, serta investasi yang terus bergerak menjadi sejumlah faktor yang menopang ketahanan ekonomi nasional sepanjang 2026.

 

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Solikin M. Juhro mengatakan sistem keuangan Indonesia tetap kuat di tengah meningkatnya tekanan dan dinamika global. Menurutnya, ketahanan tersebut ditopang fundamental ekonomi yang memadai sekaligus kemampuan sistem keuangan beradaptasi terhadap perubahan.

 

“Layaknya akar bambu yang kokoh untuk bertahan menghadapi tekanan namun lentur mengikuti arah angin, demikian pula sistem keuangan kita dengan fundamental ekonomi yang kuat dalam menghadapi guncangan, namun tetap responsif dan adaptif terhadap perubahan yang terjadi,” ujar Solikin.

 

Solikin menjelaskan, resiliensi sistem keuangan perlu diwujudkan melalui kemampuan membaca perubahan global, memperkuat sinergi antarlembaga, beradaptasi terhadap perkembangan, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kerentanan. Ketahanan sistem keuangan juga perlu diarahkan untuk memperkuat pembiayaan bagi kegiatan ekonomi produktif.

 

BI terus memperkuat kebijakan makroprudensial untuk mendorong intermediasi perbankan ke sektor produktif dan prioritas. Penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan implementasi program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) menjadi bagian dari upaya tersebut dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.

 

Ketahanan sektor perbankan tercermin dari kondisi permodalan dan risiko kredit yang tetap terjaga. Pada Juni 2026, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan tercatat 23,70 persen. Sementara itu, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) berada pada level 2,09 persen secara bruto dan 0,82 persen secara neto.

 

Dari sisi perekonomian, Lead Economist PT Bank Danamon Indonesia Tbk Irman Faiz memperkirakan ekonomi Indonesia dapat tumbuh sekitar 5,2 persen pada 2026. Investasi, belanja pemerintah, aktivitas domestik, serta pengembangan sektor hilirisasi dan ekonomi digital disebut menjadi penopang pertumbuhan.

 

“Perekonomian Indonesia masih memiliki fondasi yang cukup kuat untuk mempertahankan pertumbuhan di tengah berbagai tantangan global,” kata Irman.

 

Meski demikian, risiko eksternal tetap perlu diantisipasi, termasuk volatilitas pasar keuangan, perubahan kebijakan moneter global, serta tekanan terhadap nilai tukar dan transaksi berjalan. Penguatan pasar valuta asing domestik menjadi salah satu langkah untuk menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan daya tahan ekonomi nasional.

Negara Kian Solid dan Responsif Atas HAM dalam Dua Tahun Prabowo-Gibran

October 10, 2026

Perlindungan Sosial 2027 Melalui DTSEN Menghapus Celah Data Ganda dan Bantuan Salah Sasaran

October 10, 2026

Negara Kian Solid dan Responsif Atas HAM dalam Dua Tahun Prabowo-Gibran

By Kata IndonesiaOctober 10, 20260

Negara Kian Solid dan Responsif Atas HAM dalam Dua Tahun Prabowo-Gibran Oleh : Abdul Razak…

Perlindungan Sosial 2027 Melalui DTSEN Menghapus Celah Data Ganda dan Bantuan Salah Sasaran

By Kata IndonesiaOctober 10, 20260

Perlindungan Sosial 2027 Melalui DTSEN Menghapus Celah Data Ganda dan Bantuan Salah Sasaran Oleh :…

Perlinsos 2027 Membuktikan Perlindungan Sosial Berbasis Data Bersih

By Kata IndonesiaOctober 10, 20260

Perlinsos 2027 Membuktikan Perlindungan Sosial Berbasis Data Bersih Oleh: Rivka Mayangsari Pemerintah terus memperkuat perlindungan…

Sinyal Ekonomi Menguat Menunjukkan Daya Tahan RI di Tengah Tekanan Global

By Kata IndonesiaOctober 10, 20260

Sinyal Ekonomi Menguat Menunjukkan Daya Tahan RI di Tengah Tekanan Global Oleh: Raka Wicaksana Di…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.