• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»HUT RI ke-81, Pemerintah Perkuat B50 untuk Ketahanan Energi Indonesia

HUT RI ke-81, Pemerintah Perkuat B50 untuk Ketahanan Energi Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 5 August 2026

HUT RI ke-81, Pemerintah Perkuat B50 untuk Ketahanan Energi Indonesia

Jakarta – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat pentingnya memperkuat kemandirian bangsa melalui penguatan sektor energi. Pemerintah terus mendorong implementasi mandatori biodiesel B50 sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional, mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil impor, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

 

Penguatan implementasi B50 dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan energi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global dan fluktuasi harga energi dunia. Upaya tersebut juga terus diiringi penyempurnaan tata kelola agar kebijakan biodiesel mampu memberikan manfaat yang optimal bagi sektor energi, ekonomi, sosial, dan lingkungan.

 

Direktur Eksekutif Traction Energy Asia, Tommy Ardian Pratama, mengatakan keberhasilan implementasi biodiesel memerlukan landasan tata kelola yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu didukung kajian komprehensif yang mampu mengakomodasi berbagai aspek strategis.

 

“Kajian ini ingin melihat bagaimana kebijakan biodiesel dapat dijalankan secara berkelanjutan dengan menemukan titik temu antara aspek energi, ekonomi, sosial, dan ekologi,” ujar Tommy.

 

Ia juga menilai penguatan regulasi akan memberikan kepastian jangka panjang bagi pelaksanaan program biodiesel. Selain itu, reformasi tata kelola perlu mencakup pelibatan pekebun sawit mandiri dalam rantai pasok, diversifikasi bahan baku melalui pemanfaatan minyak jelantah, serta penguatan kelembagaan pengelola program biodiesel agar implementasi B50 semakin efektif.

 

Sementara itu, Perwakilan Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Andi Novianto, mengatakan implementasi B50 merupakan strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

 

“Ke depan diperlukan peningkatan produktivitas sawit, pengaturan kuota CPO, diversifikasi bahan baku biodiesel, serta penguatan infrastruktur agar implementasi B50 dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Andi.

 

Senada dengan hal tersebut, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Yayan Satyakti, menekankan tata kelola biodiesel berkelanjutan harus mampu menjaga keseimbangan antara tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Menurutnya, ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan, tetapi juga mencakup aspek distribusi, keterjangkauan, aksesibilitas, serta keberlanjutan.

 

“Peningkatan bauran biodiesel harus diiringi peningkatan produktivitas, kesiapan teknologi, penguatan kelembagaan, serta kepastian regulasi. Ini penting untuk mendukung ketahanan energi dalam jangka panjang,” ujar Yayan.

 

Kolaborasi pemerintah, akademisi, pelaku industri, organisasi masyarakat sipil, dan media menjadi modal penting dalam menyempurnakan tata kelola biodiesel. Dengan implementasi B50 yang semakin kuat dan berkelanjutan, Indonesia optimistis mampu memperkokoh ketahanan energi nasional sekaligus mewujudkan cita-cita kemandirian energi sebagai bagian dari semangat HUT RI ke-81.

Kerja Keras yang Tidak Semuanya Sama

August 19, 2026

Pemerintah Bergerak Selamatkan Penyintas Gempa NTT

August 19, 2026

Kerja Keras yang Tidak Semuanya Sama

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Oleh: Gus Izzat Fahd  Kita sering mengatakan, kalau mau sukses harus kerja keras. Tapi benarkah…

Pemerintah Bergerak Selamatkan Penyintas Gempa NTT

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Pemerintah Bergerak Selamatkan Penyintas Gempa NTT Oleh : Abdul Razak Pemerintah terus mempercepat penanganan darurat…

Pemerintah Percepat Bantuan Gempa NTT lewat Jalur Darat dan Udara

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Pemerintah Percepat Bantuan Gempa NTT lewat Jalur Darat dan Udara Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya…

Pemerintah Siapkan Dukungan Anggaran bagi Daerah Terdampak Gempa NTT

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Pemerintah Siapkan Dukungan Anggaran bagi Daerah Terdampak Gempa NTT JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat penanganan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.