• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hikmah Menikah Ketika Pandemi, Hemat Meski Sepi Tanpa Teman

Hikmah Menikah Ketika Pandemi, Hemat Meski Sepi Tanpa Teman

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 6 June 2020

Tatanan hidup masyarakat berubah seiring diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah Pandemi Covid-19. Salah satunya ketika mengadakan pesta pernikahan. Tentunya hal ini memiliki perbedaan 180 derajat dibanding biasanya.

Tidak ada lagi pesta bertabur bunga, irama musik yang menggema, serta tamu dalam jumlah besar yang datang memberikan selamat umum terlihat saat resepsi pernikahan berlangsung.

Baca juga New Normal Life Solusi Tepat dan Cerdas Hadapi Pandemi Demi Masa Depan Berbangsa

Pembatasan acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan faktor penyebabnya. Pemerintah tidak mau penularan virus corona terjadi dari acara-acara demikian.

Meski demikian, bukan berarti musibah ini terus diratapi oleh para kawula yang baru saja menikah. Justru sebagian dari mereka malah bersyukur lantaran tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menghelat pesta jelang menjalani hidup baru bersama pasangan hidup.

Diah Putri (39) salah satunya. Diah baru saja menikah dengan Thomas di Kantor Urusan Agama (KUA) Ciracas, Jakarta Timur pada hari ini, Sabtu (6/6). Pernikahannya dihadiri tak lebih dari 10 orang anggota keluarga.

Kata dia, rasa sedih itu ada ketika saudara dan teman-teman baik tidak bisa ikut dalam momen penting dalam hidupnya.

“Namun, mau tak mau, memang itu yang harus terjadi demi mencegah penularan virus corona,” ujarnya

Dirinya pun sedikit lega karena tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menghelat resepsi, seperti sewa tempat, hingga sajian makanan untuk para tamu dan keperluan lainnya.

“Hemat pasti, kirain nikah bakal ribet ternyata cuma begini (ke KUA). Ya jauhlah akhirnya bisa dialihkan buat kebutuhan yang lain. Kepangkas 70 persen,” kata Diah mengutip CNNIndonesia.com pada Sabtu (6/6).

Diketahui ia dan suaminya Thomas, hanya perlu merogoh kocek untuk seserahan dan biaya pernikahan di KUA sebesar Rp600 ribu.

Uang lebih tersebut, ungkapnya, akan dipakai untuk bulan madu ketika pandemi virus corona sudah terkendali.

Program MBG Buka Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Baru

October 31, 2026

Komitmen Pemerintah Mengelola Potensi Nuklir Indonesia secara Aman dan Berkelanjutan

October 31, 2026

Program MBG Buka Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Baru

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Program MBG Buka Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Baru Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis…

Komitmen Pemerintah Mengelola Potensi Nuklir Indonesia secara Aman dan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Komitmen Pemerintah Mengelola Potensi Nuklir Indonesia secara Aman dan Berkelanjutan Oleh: Afrian Sadewa Pemerintah terus…

Membangun Kemandirian Energi Nuklir dengan SDM dan Regulasi Kuat

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Membangun Kemandirian Energi Nuklir dengan SDM dan Regulasi Kuat Oleh: Diandra Karisma Pengembangan energi nuklir…

Pemerintah Jajaki Kerja Sama Internasional untuk Pengembangan Energi Nuklir

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Pemerintah Jajaki Kerja Sama Internasional untuk Pengembangan Energi Nuklir Jakarta – Pemerintah Indonesia menjajaki kerja…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.