• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Hadir di Bali, Ganjar Pranowo Mendapat Dukungan Puluhan Ribu Masyarakat

Hadir di Bali, Ganjar Pranowo Mendapat Dukungan Puluhan Ribu Masyarakat

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 17 June 2023

Hadir di Bali, Ganjar Pranowo Mendapat Dukungan Puluhan Ribu Masyarakat

Bali — Hadir langsung di Bali, sosok Ganjar Pranowo terus mendapatkan dukungan dari puluhan ribu masyarakat dan juga dukungan penuh dari para Kepala Daerah Pulau Dewata yang terus mengawal kemenangannya pada Pilpres 2024.

Puluhan ribu masyarakat di Bali turut menyemarakkan dengan antusiasme yang luar biasa, acara Creative Fun Walk yang dihadiri oleh Capres PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo bersama dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Acara jalan sehat itu dibuka dengan adanya penampilan para penari dengan menggunakan kostum banten yang dipadukan dengan tabuhan alat musik Okokan asal Tabanan.

Bukan hanya itu, namun acara juga diisi dengan adanya penampilan marching band dari anak-anak muda di Bali. Seluruhnya menunjukkan betapa semarak dan antusias masyarakat menyambut acara tersebut.

Diketahui bahwa acara jalan sehat itu menempuh jarak hingga sejauh 3,7 km dengan rute Jalan Basuki Rahmat, Jalan S Parman, Jalan Cut Nyak Dhien, Jalan Bung Karno, Jalan Letda Tantular, Jalan Cok Agung Tresna, Jalan Haji Juanda.

Kemudian, untuk garis finishnya sendiri diakhiri kembali ke Jalan Basuki Rahmat.

Sementara itu, tatkala melakukan kunjungannya ke Pulau Dewata, Ganjar Pranowo dan juga Wayan Koster kemudian melakukan penandatanganan nota kesepahaman mengenai kerja sama budaya Jawa-Bali.

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk bisa melestarikan nilai-nilai kebudayaan yang berada di Jawa dan juga Bali dalam kehidupan sehari-hari serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Gubernur Bali, adanya kerja sama itu bertujuan untuk membangkitkan kembali hubungan antara Tanah Jawa dengan Bali yang sebenarnya sudah terbangun ribuan tahun lalu.

“Kerja sama ini memiliki tujuan utama membangkitkan kembali hubungan kesejarahan antara tanah Jawa dan Bali yang secara historis terbangun sejak ribuan tahun lalu,” kata Koster.

Baginya, adanya kedekatan budaya antara Jawa dan Bali memang harus terus mampu dijaga dan dikawal agar tidak sampai tergerus keberadaan perkembangan zaman.

Maka dari itu, penting pula adanya langkah strategis untuk bisa merajut kembali adanya hubungan budaya antara dua pulau tersebut, termasuk juga untuk semakin memperkokoh budaya nusantara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Jangan sampai peradaban ini punah karena runtuhnya peradaban atau meruntuhkan sendi sendi kehidupan masyarakat,” katanya.

“Dalam konteks inilah diperlukan langkah strategis untuk merajut kembali hubungan budaya Jawa dan Bali agar bisa bangkit kembali guna memperkokoh budaya nusantara yang Berbhinneka Tunggal Ika,” ujar Koster.

Gubernur Bali itu kemudian juga mengatakan bahwa Pulau Dewata memang harus mampu memenangkan Ganjar Pranowo dalam gelaran Pilpres 2024.

Tidak tanggung-tanggung, dirinya memiliki target agar kader PDIP itu harus bisa menang hingga 90 persen suara di Bali.

Koster juga sempat menyapa Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dan kemudian menyampaikan bahwa dirinya dan beberapa Kepala Daerah lain di Pulau Dewata terus mendukung Ganjar.

“Saya pribadi, wali kota, Bupati Gianyar, Bupati Karangasem, Bupati Jembrana, walaupun beda warna, harus menangkan Pak Ganjar,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Capres dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo kemudian mengungkapkan bahwa sejak dulu para pendiri bangsa terus berpesan agar bangsa ini memiliki kekuatan untuk bisa menjaga budayanya dan terus mengembangkannya.

Karena, dengan adanya pengembangan budaya, maka juga akan meminimalisasi kemungkinan tekanan dari luar.

“Kalau kita tidak pernah mengembangkan, kalau kita tidak pernah mencintai, jangan-jangan kita akan ditekan oleh kekuatan luar yang pasti akan pelan pelan menggerus,” kata Ganjar.

Lebih lanjut, menurut pemimpin yang identik dengan rambut putihnya ini, Bali sendiri merupakan benteng budaya, mirip seperti apa yang dirinya terapkan di Pemprov Jateng, yakni di Solo.

“Bali ini juga salah satu tempat di Indonesia menjadi bentengnya budaya, bentengnya ada di sini. Sama, kami mencoba di Jawa Tengah. Solo sebagai episentrum budaya,” ujarnya.

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.