• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Regional»GOR Watu Belah, Akan Digunakan Sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid 19

GOR Watu Belah, Akan Digunakan Sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid 19

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 25 November 2020

Gedung Olah Raga (GOR) Watu Belah Sumber Kabupaten Cirebon, akan digunakan sebagai tempat isolasi, warga yang terkonfirmasi positif covid 19.

Penggunaan GOR ini, sebagai salah satu bentuk antisipasi membludaknya pasien covid 19 yang harus mendapatkan perawatan medis.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno mengatakan, penggunaan GOR ini, sebagai salah satu bentuk antisipasi pemerintah, dalam memberikan pelayanan medis kepada masyarakat, terutama pasien covid 19.

Rahmat menuturkan, nantinya GOR Watu Belah ini, akan dikelola oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun. Namun dirinya belum bisa memastikan, kapan GOR ini akan mulai digunakan.

“Karena akan dianalisa dulu kebutuhannya. Kalau sudah siap, baru dipergunakan,” ujar Rahmat, Rabu 25 November 2020.

Rahmat juga mengungkapkan, bahwa Pemkab Cirebon juga mewacanakan untuk menempatkan warga yang OTG covid 19, di GOR Watu Belah.

Karena menurut Rahmat, melonjaknya warga yang terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Cirebon ini, salah satunya karena warga yang OTG, masih berinteraksi dengan masyarakat lainnya.

” Jadi rencananya, akan kita rawat. Agar tidak berinteraksi dengan yang lainnya,” kata Rahmat.

dr Bambang Sumardi, Direktur RSUD Arjawinangun Cirebon mengatakan, bahwa saat ini memang cukup mendesak untuk dilakukan penambahan tempat isolasi.

Baca juga: Siap Hadapi Era VUCA, PLN Gandeng 4 PTN dan LIPI

Bambang juga menyebutkan, bahwa di RSUD Arjawinangun saat ini, sudah menambah tempat tidur, untuk pelayanan bagi penderita covid 19.

“Namun ternyata, masih ada yang masuk daftar tunggu,” kata Bambang.

Rencananya, ada dua lokasi yang akan digunakan sebagai tempat isolasi, yaitu GOR Watu Belah dan eks RSUD Arjawinangun.

Namun menurut Bambang, untuk saat ini, pihaknya fokus untuk bisa sesegera mungkin menggunakan GOR Watu Belah. Karena untuk eks RSUD Arjawinangun, membutuhkan banyak perbaikan.

“Jadi sekarang fokus ke GOR Watu Belah dulu,” ujarnya.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.